<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Persiapan Khusus Pemudik Sebelum Lewati Jalur Tengkorak Lingkar Gentong</title><description>Jalur Lingkar Gentong juga menyimpan kisah mengerikan karena sangat rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/525/2801473/ini-persiapan-khusus-pemudik-sebelum-lewati-jalur-tengkorak-lingkar-gentong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/19/525/2801473/ini-persiapan-khusus-pemudik-sebelum-lewati-jalur-tengkorak-lingkar-gentong"/><item><title>Ini Persiapan Khusus Pemudik Sebelum Lewati Jalur Tengkorak Lingkar Gentong</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/525/2801473/ini-persiapan-khusus-pemudik-sebelum-lewati-jalur-tengkorak-lingkar-gentong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/19/525/2801473/ini-persiapan-khusus-pemudik-sebelum-lewati-jalur-tengkorak-lingkar-gentong</guid><pubDate>Rabu 19 April 2023 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/525/2801473/ini-persiapan-khusus-pemudik-sebelum-lewati-jalur-tengkorak-lingkar-gentong-j9clYuGZfD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zalalludin mengaku ada persiapan khsuus seblum dirinya melewati jalur Lingkar Gentong (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/525/2801473/ini-persiapan-khusus-pemudik-sebelum-lewati-jalur-tengkorak-lingkar-gentong-j9clYuGZfD.jpg</image><title>Zalalludin mengaku ada persiapan khsuus seblum dirinya melewati jalur Lingkar Gentong (Foto : MPI)</title></images><description>TASIKMALAYA - Jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, menjadi jalan favorit warga ketika melakukan perjalanan Mudik Lebaran. Jalur tersebut dikenal memiliki keindahan alam yang ekotis sejauh mata memandang.

Namun, Jalur Lingkar Gentong juga menyimpan kisah mengerikan karena sangat rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan longsor yang menutup jalan. Maka Lingkar Genting juga kerap disebut 'jalur tengkorak'.


BACA JUGA:
Mudik Lebaran 2023, Arus Lalin di Cioray Kersamanah Garut Padat Merayap


Tanjakan dan tikungan tajam juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemudik yang melintasi jalur ini. Zalalludin (24) misalnya, pemudik asal Bekasi ini memilih mudik seorang diri menuju kampung halamannya di Cilacap.

&quot;Kayak enggak mau nunggu-nunggu, jadi kita mau berhenti kita yang ngatur sendiri,&quot; kata Zalalludin kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (18/4/2023).

Dia mengaku melakukan persiapan khusus sebelum melintasi Jalur Lingkar Gentong mulai dari ketahanan fisik, hingga memeriksa kondisi kuda besinya.

&quot;Saya berangkat dari Bekasi itu sekitar jam 01.00 WIB. Sebelumnya pulang kerja jam 23.00, istirahat dulu, siapkan mental, baru berangkat,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
Kapolri Anjurkan Pemudik Gunakan Kereta Api, Lebih Aman dan Tepat Waktu


Tak hanya itu, Zalalludin juga melakukan persiapan mental untuk menembus 'Jalur Tengkorak'  di Lingkar Gentong. Dia tak ingin hal buruk terjadi diperjalan karena persiapan yang kurang matang.

&quot;Kalau kesiapan lain, budget perlu kan buat jaga-jaga kalau dijalan ada apa-apa, terus kontak darurat yang bisa dihubungi suatu saat,&quot; ujarnya lagi.&quot;Enggak usah buru-buru, yang penting selamat. Kalau takut mah pasti ada ya, namanya kecelakaan kan kalau kita berhati-hati pun bisa saja. Tapi ya ngurangin kecepatan saja, kalau ngantuk jangan dipaksain, lebih gimana ngatur ritmenya itu,&quot; pungkasnya.

Untuk diketahui, sedikitnya ada tiga insiden lakalantas yang terjadi di Jalur Lingkar Gentong selama kurang dari sepekan.

Insiden pertama terjadi di jembatan Gentong yang menyebabkan pengendara sepeda motor masuk ke kolong truk pada Minggu 16 April 2023. Korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ciawi.

Kemudian, lakalantas terjadi lagi di dua titik berbeda yakni tanjakan Kadipaten dan perbatasan Tasikmalaya-Garut. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kedua lakalantas ini terjadi bahkan di hari yang sama tepatnya Selasa 18 April.</description><content:encoded>TASIKMALAYA - Jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, menjadi jalan favorit warga ketika melakukan perjalanan Mudik Lebaran. Jalur tersebut dikenal memiliki keindahan alam yang ekotis sejauh mata memandang.

Namun, Jalur Lingkar Gentong juga menyimpan kisah mengerikan karena sangat rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan longsor yang menutup jalan. Maka Lingkar Genting juga kerap disebut 'jalur tengkorak'.


BACA JUGA:
Mudik Lebaran 2023, Arus Lalin di Cioray Kersamanah Garut Padat Merayap


Tanjakan dan tikungan tajam juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemudik yang melintasi jalur ini. Zalalludin (24) misalnya, pemudik asal Bekasi ini memilih mudik seorang diri menuju kampung halamannya di Cilacap.

&quot;Kayak enggak mau nunggu-nunggu, jadi kita mau berhenti kita yang ngatur sendiri,&quot; kata Zalalludin kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (18/4/2023).

Dia mengaku melakukan persiapan khusus sebelum melintasi Jalur Lingkar Gentong mulai dari ketahanan fisik, hingga memeriksa kondisi kuda besinya.

&quot;Saya berangkat dari Bekasi itu sekitar jam 01.00 WIB. Sebelumnya pulang kerja jam 23.00, istirahat dulu, siapkan mental, baru berangkat,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
Kapolri Anjurkan Pemudik Gunakan Kereta Api, Lebih Aman dan Tepat Waktu


Tak hanya itu, Zalalludin juga melakukan persiapan mental untuk menembus 'Jalur Tengkorak'  di Lingkar Gentong. Dia tak ingin hal buruk terjadi diperjalan karena persiapan yang kurang matang.

&quot;Kalau kesiapan lain, budget perlu kan buat jaga-jaga kalau dijalan ada apa-apa, terus kontak darurat yang bisa dihubungi suatu saat,&quot; ujarnya lagi.&quot;Enggak usah buru-buru, yang penting selamat. Kalau takut mah pasti ada ya, namanya kecelakaan kan kalau kita berhati-hati pun bisa saja. Tapi ya ngurangin kecepatan saja, kalau ngantuk jangan dipaksain, lebih gimana ngatur ritmenya itu,&quot; pungkasnya.

Untuk diketahui, sedikitnya ada tiga insiden lakalantas yang terjadi di Jalur Lingkar Gentong selama kurang dari sepekan.

Insiden pertama terjadi di jembatan Gentong yang menyebabkan pengendara sepeda motor masuk ke kolong truk pada Minggu 16 April 2023. Korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ciawi.

Kemudian, lakalantas terjadi lagi di dua titik berbeda yakni tanjakan Kadipaten dan perbatasan Tasikmalaya-Garut. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kedua lakalantas ini terjadi bahkan di hari yang sama tepatnya Selasa 18 April.</content:encoded></item></channel></rss>
