<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PM Kamboja Ngeluh Kena Dampak Perubahan Iklim: Medan Perang dan Kelaparan Sudah Bisa Dilewati</title><description>Perdana Menteri Kerajaan Kamboja Hun Sen mengungkap negaranya merasakan dampak nyata perubahan iklim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/18/2801811/pm-kamboja-ngeluh-kena-dampak-perubahan-iklim-medan-perang-dan-kelaparan-sudah-bisa-dilewati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/18/2801811/pm-kamboja-ngeluh-kena-dampak-perubahan-iklim-medan-perang-dan-kelaparan-sudah-bisa-dilewati"/><item><title>PM Kamboja Ngeluh Kena Dampak Perubahan Iklim: Medan Perang dan Kelaparan Sudah Bisa Dilewati</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/18/2801811/pm-kamboja-ngeluh-kena-dampak-perubahan-iklim-medan-perang-dan-kelaparan-sudah-bisa-dilewati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/18/2801811/pm-kamboja-ngeluh-kena-dampak-perubahan-iklim-medan-perang-dan-kelaparan-sudah-bisa-dilewati</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 14:58 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/18/2801811/pm-kamboja-ngeluh-kena-dampak-perubahan-iklim-medan-perang-dan-kelaparan-sudah-bisa-dilewati-BuIHiizYN4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hun Sen (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/18/2801811/pm-kamboja-ngeluh-kena-dampak-perubahan-iklim-medan-perang-dan-kelaparan-sudah-bisa-dilewati-BuIHiizYN4.jpg</image><title>Hun Sen (Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wOS8xLzE2NTA3Mi81L3g4andyNGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KAMBOJA - Perdana Menteri Kerajaan Kamboja Hun Sen mengungkap negaranya merasakan dampak nyata perubahan iklim. Ia menyebut perubahan iklim menyebabkan masalah-masalah besar.

Hun Sen mengungkap perubahan iklim berdampak buruk pada Kamboja dalam pidatonya saat meresmikan gedung bangsal bersalin Rumah Sakit Anak Nasional di Phnom Penh, Kamis (20/4/2023). Dia mengatakan rakyat Kamboja sudah melewati dua &quot;medan&quot;, yakni medan perang dan medan kelaparan.

Medan yang ketiga, lanjut Hun Sen, adalah medan penyebaran penyakit menular yang tidak bisa sepenuhnya dilalui. Hal itu terjadi akibat perubahan iklim yang menyebabkan semakin banyak virus bermunculan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Airlangga Teken Joint Declaration of Intent (JDoI) dengan Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman

Perubahan iklim adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi umat manusia pada abad ke-21. Seiring dengan naiknya suhu Bumi, dampak buruk perubahan iklim terus membesar sehingga mendesak umat manusia mencari solusi guna mengatasinya.




Pemerintahan Kerajaan Kamboja telah meluncurkan Cambodia Climate Change Strategic Plan 2014-2023 (CCCSP) yang bertujuan membangun sinergi dengan berbagai kebijakan pemerintahan yang sudah ada.

Strategi itu guna memastikan kohesi strategis dalam menangani berbagai masalah perubahan iklim yang berkaitan dengan adaptasi, efek gas rumah kaca, mitigasi, dan realisasi penurunan emisi karbon.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wOS8xLzE2NTA3Mi81L3g4andyNGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KAMBOJA - Perdana Menteri Kerajaan Kamboja Hun Sen mengungkap negaranya merasakan dampak nyata perubahan iklim. Ia menyebut perubahan iklim menyebabkan masalah-masalah besar.

Hun Sen mengungkap perubahan iklim berdampak buruk pada Kamboja dalam pidatonya saat meresmikan gedung bangsal bersalin Rumah Sakit Anak Nasional di Phnom Penh, Kamis (20/4/2023). Dia mengatakan rakyat Kamboja sudah melewati dua &quot;medan&quot;, yakni medan perang dan medan kelaparan.

Medan yang ketiga, lanjut Hun Sen, adalah medan penyebaran penyakit menular yang tidak bisa sepenuhnya dilalui. Hal itu terjadi akibat perubahan iklim yang menyebabkan semakin banyak virus bermunculan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Airlangga Teken Joint Declaration of Intent (JDoI) dengan Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman

Perubahan iklim adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi umat manusia pada abad ke-21. Seiring dengan naiknya suhu Bumi, dampak buruk perubahan iklim terus membesar sehingga mendesak umat manusia mencari solusi guna mengatasinya.




Pemerintahan Kerajaan Kamboja telah meluncurkan Cambodia Climate Change Strategic Plan 2014-2023 (CCCSP) yang bertujuan membangun sinergi dengan berbagai kebijakan pemerintahan yang sudah ada.

Strategi itu guna memastikan kohesi strategis dalam menangani berbagai masalah perubahan iklim yang berkaitan dengan adaptasi, efek gas rumah kaca, mitigasi, dan realisasi penurunan emisi karbon.</content:encoded></item></channel></rss>
