<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita 30 Perempuan Indonesia Ikut Membentuk Populasi Awal Madagaskar</title><description>Tak disangka, ternyata 22 persen di antaranya memiliki tanda genetik &amp;ldquo;orang Indonesia&amp;rdquo;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801397/cerita-30-perempuan-indonesia-ikut-membentuk-populasi-awal-madagaskar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801397/cerita-30-perempuan-indonesia-ikut-membentuk-populasi-awal-madagaskar"/><item><title>Cerita 30 Perempuan Indonesia Ikut Membentuk Populasi Awal Madagaskar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801397/cerita-30-perempuan-indonesia-ikut-membentuk-populasi-awal-madagaskar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801397/cerita-30-perempuan-indonesia-ikut-membentuk-populasi-awal-madagaskar</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 04:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/337/2801397/cerita-30-perempuan-indonesia-ikut-membentuk-populasi-awal-madagaskar-HnXQ7cOP38.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perahu suku Mandar (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/337/2801397/cerita-30-perempuan-indonesia-ikut-membentuk-populasi-awal-madagaskar-HnXQ7cOP38.jpg</image><title>Perahu suku Mandar (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>

JAKARTA &amp;ndash; DNA milik 266 orang Madagaskar di Afrika diketahui telah dianalisa oleh para peneliti di Universitas Massey, Selandia Baru. Tak disangka, ternyata 22 persen di antaranya memiliki tanda genetik 'orang Indonesia'.
Jika fakta ini bnear, ini artinya diperkirakan ada sekitar 30 perempuan Indonesia yang ikut membentuk populasi awal di Madagaskar.


BACA JUGA:
Benarkah Orang Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar?&amp;nbsp;

Seperti diketahui, Pulau Madagaskar pertama kali dihuni oleh pendatang asal Nusantara atau Indonesia. Mereka diyakini berlayar sejauh 8 ribu kilometer dari Kalimantan dan Sulawesi.


BACA JUGA:
Mengenal  Kecoa Terbesar di Dunia, Kecoa Madagaskar yang Banyak Dipelihara

Ilmuwan sejauh ini memang belum menemukan bukti fisik, kecuali hasil uji Mitokondria DNA yang mengungkap garis keturunan penduduk Madagaskar berasal dari Indonesia.

Ridwan Alimuddin, tim leader pembuat kapal di acara Jalur Rempah, Museum Nasional, Jakarta, menuturkan bahwa daerah Sulawesi Barat dan Selatan terkenal dengan pembuatan perahu tradisional seperti kapal Kalewang di Mandar dan perahu pinisi di Bira.

&amp;nbsp;BACA SELENGKAPNYA:&amp;nbsp;Kisah Pelaut Nusantara Berlayar 8 Ribu Km ke Madagaskar dengan Perahu Kayu</description><content:encoded>

JAKARTA &amp;ndash; DNA milik 266 orang Madagaskar di Afrika diketahui telah dianalisa oleh para peneliti di Universitas Massey, Selandia Baru. Tak disangka, ternyata 22 persen di antaranya memiliki tanda genetik 'orang Indonesia'.
Jika fakta ini bnear, ini artinya diperkirakan ada sekitar 30 perempuan Indonesia yang ikut membentuk populasi awal di Madagaskar.


BACA JUGA:
Benarkah Orang Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar?&amp;nbsp;

Seperti diketahui, Pulau Madagaskar pertama kali dihuni oleh pendatang asal Nusantara atau Indonesia. Mereka diyakini berlayar sejauh 8 ribu kilometer dari Kalimantan dan Sulawesi.


BACA JUGA:
Mengenal  Kecoa Terbesar di Dunia, Kecoa Madagaskar yang Banyak Dipelihara

Ilmuwan sejauh ini memang belum menemukan bukti fisik, kecuali hasil uji Mitokondria DNA yang mengungkap garis keturunan penduduk Madagaskar berasal dari Indonesia.

Ridwan Alimuddin, tim leader pembuat kapal di acara Jalur Rempah, Museum Nasional, Jakarta, menuturkan bahwa daerah Sulawesi Barat dan Selatan terkenal dengan pembuatan perahu tradisional seperti kapal Kalewang di Mandar dan perahu pinisi di Bira.

&amp;nbsp;BACA SELENGKAPNYA:&amp;nbsp;Kisah Pelaut Nusantara Berlayar 8 Ribu Km ke Madagaskar dengan Perahu Kayu</content:encoded></item></channel></rss>
