<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Misterius di Pemakaman Keramat Petilasan Kemuning, Tempat Adu Strategi Penyerangan ke Batavia</title><description>Di wilayah in terdapat petilasan prajurit Mataram, yakni petilasan makam Kemangi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801399/kisah-misterius-di-pemakaman-keramat-petilasan-kemuning-tempat-adu-strategi-penyerangan-ke-batavia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801399/kisah-misterius-di-pemakaman-keramat-petilasan-kemuning-tempat-adu-strategi-penyerangan-ke-batavia"/><item><title>Kisah Misterius di Pemakaman Keramat Petilasan Kemuning, Tempat Adu Strategi Penyerangan ke Batavia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801399/kisah-misterius-di-pemakaman-keramat-petilasan-kemuning-tempat-adu-strategi-penyerangan-ke-batavia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801399/kisah-misterius-di-pemakaman-keramat-petilasan-kemuning-tempat-adu-strategi-penyerangan-ke-batavia</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/337/2801399/kisah-misterius-di-pemakaman-keramat-petilasan-kemuning-tempat-adu-strategi-penyerangan-ke-batavia-0feW8Man78.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makam keramat di Kendal, Jawa Tengah (Foto: Okezone/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/337/2801399/kisah-misterius-di-pemakaman-keramat-petilasan-kemuning-tempat-adu-strategi-penyerangan-ke-batavia-0feW8Man78.jpg</image><title>Makam keramat di Kendal, Jawa Tengah (Foto: Okezone/Istimewa)</title></images><description>KENDAL &amp;ndash; Nilai sejarah yang berhubungan dengan serangan Sultan Agung, raja Mataram Islam ke Batavia, sangat kental terasa di sebuah wilayah Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Di wilayah in terdapat petilasan prajurit Mataram, yakni petilasan makam Kemangi. Juru kunci Makam Kemangi, Kiai Saturi mengatakan tempat ini dulu menjadi tempat untuk berkumpul mengatur strategi penyerangan ke Batavia.

BACA JUGA:
Kisah Sultan Agung Ingin Taklukkan Kerajaan Pendirian Sunan Giri

Ketika Sultan Agung memutuskan perang terhadap Belanda di Batavia, semua adipati, tumenggung, dan para pembesar kerajaan dipanggil pada suatu pertemuan agung di Kerajaan Mataram yang dipimpin langsung oleh Sultan.


BACA JUGA:
Kisah Kesaktian Sultan Agung, Disebut Bisa Taklukkan Jin Pergi ke Makkah Secepat Kilat

Setelah rapat dan mendapat banyak saran dari para adipati dan pembesar kerajaan, Mataram pun akhirnya menyatakan perang terhadap Belanda di Batavia.


Pimpinan perang diputuskan yaitu Tumenggung Bahurekso, Adipati Kendal, dan Adipati Pesisir Laut Jawa

&amp;nbsp;BACA SELENGKAPNYA:&amp;nbsp;Misteri Anak Hilang dan Kiriman Semen dari Orang yang Telah Mati di Makam Kemangi Weleri </description><content:encoded>KENDAL &amp;ndash; Nilai sejarah yang berhubungan dengan serangan Sultan Agung, raja Mataram Islam ke Batavia, sangat kental terasa di sebuah wilayah Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Di wilayah in terdapat petilasan prajurit Mataram, yakni petilasan makam Kemangi. Juru kunci Makam Kemangi, Kiai Saturi mengatakan tempat ini dulu menjadi tempat untuk berkumpul mengatur strategi penyerangan ke Batavia.

BACA JUGA:
Kisah Sultan Agung Ingin Taklukkan Kerajaan Pendirian Sunan Giri

Ketika Sultan Agung memutuskan perang terhadap Belanda di Batavia, semua adipati, tumenggung, dan para pembesar kerajaan dipanggil pada suatu pertemuan agung di Kerajaan Mataram yang dipimpin langsung oleh Sultan.


BACA JUGA:
Kisah Kesaktian Sultan Agung, Disebut Bisa Taklukkan Jin Pergi ke Makkah Secepat Kilat

Setelah rapat dan mendapat banyak saran dari para adipati dan pembesar kerajaan, Mataram pun akhirnya menyatakan perang terhadap Belanda di Batavia.


Pimpinan perang diputuskan yaitu Tumenggung Bahurekso, Adipati Kendal, dan Adipati Pesisir Laut Jawa

&amp;nbsp;BACA SELENGKAPNYA:&amp;nbsp;Misteri Anak Hilang dan Kiriman Semen dari Orang yang Telah Mati di Makam Kemangi Weleri </content:encoded></item></channel></rss>
