<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Warung Dadakan yang Berebut Cuan di Tengah Masyarakat yang Rindu Pulang</title><description>Warga di Kabupaten Bekasi mendirikan warung bambu sederhana di sepanjang bahu jalan yang dilintasi pemudik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801544/kisah-warung-dadakan-yang-berebut-cuan-di-tengah-masyarakat-yang-rindu-pulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801544/kisah-warung-dadakan-yang-berebut-cuan-di-tengah-masyarakat-yang-rindu-pulang"/><item><title>Kisah Warung Dadakan yang Berebut Cuan di Tengah Masyarakat yang Rindu Pulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801544/kisah-warung-dadakan-yang-berebut-cuan-di-tengah-masyarakat-yang-rindu-pulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801544/kisah-warung-dadakan-yang-berebut-cuan-di-tengah-masyarakat-yang-rindu-pulang</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/337/2801544/kisah-warung-dadakan-yang-berebut-cuan-di-tengah-masyarakat-yang-rindu-pulang-hTFndXqELu.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/337/2801544/kisah-warung-dadakan-yang-berebut-cuan-di-tengah-masyarakat-yang-rindu-pulang-hTFndXqELu.JPG</image><title></title></images><description>BEKASI - Warga di Kabupaten Bekasi mendirikan warung bambu sederhana di sepanjang bahu jalan yang dilintasi pemudik. Para pedagang itu mengeluarkan modal jutaan rupiah untuk menyambut meriahnya arus mudik Lebaran 2023.

Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI), sepanjang bahu jalan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, dan Jawa Timur  tampak dipenuhi sejumlah warung dadakan seperti yang berada di jalur arteri Jalan Pantura Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat mendirikan warung yang terbuat dari bambu.

Momen menyambut keramaian mudik Lebaran juga rutin dilakukan Wawan (25). Ia bersama tunangannya dan saudaranya saling bekerjasama menyiapkan warung dadakan di pinggir jalan.

&quot;Iya setiap tahun, setiap mudik Idul Fitri, rutin dagang disini, kalau sodara saya sebelahnya dagang pecel ayam sama lele,&quot; kata Wawan kepada MPI, Rabu (19/4/2023) malam.

Berbeda dengan tahun kemarin ketika masih pandemi COVID-19. Kali ini warung bambu buatan Wawan sedikit lebih luas. Bahkan, ia harus mengeluarkan modal hingga Rp3 juta untuk keperluan material bambu, terpal sampai meja.

Warung bambu dibuat para pedagang lebih simpel. Dari potongan bambu sesuai ukuran yang dirancang sebelum ditutup pakai terpal. Bahkan, sebagian pedagang membuat warung agar lebih nyaman.

&quot;Kalau untuk warungnya ini bisa sampai satu juta. Ya kurang lebih Rp3 juta lah sudah termasuk belanjaan,&quot; ujar dia.

Bagi Wawan, menjadi pedagang dadakan seperti itu jadi kebanggaan tersendiri. Selain bisa menikmati keramaian lalu lintas. Ia pun bisa membantu para pemudik untuk beristirahat.

&quot;Iya setiap tahun, disini juga saya siapkan karpet untuk yang mudik istirahat sambil ngopi sama makan juga biar nyaman lah,&quot; kata Wawan.

Selain itu, Wawan juga bisa menjajaki aneka jajanan kepada pengunjung. Mulai dari minuman segar, kopi, makanan siap saji.

&quot;Kalau tahun kemarin kadang sehari Rp200 ribu kadang nyampe 300,&quot; pungkas Wawan.
</description><content:encoded>BEKASI - Warga di Kabupaten Bekasi mendirikan warung bambu sederhana di sepanjang bahu jalan yang dilintasi pemudik. Para pedagang itu mengeluarkan modal jutaan rupiah untuk menyambut meriahnya arus mudik Lebaran 2023.

Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI), sepanjang bahu jalan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, dan Jawa Timur  tampak dipenuhi sejumlah warung dadakan seperti yang berada di jalur arteri Jalan Pantura Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat mendirikan warung yang terbuat dari bambu.

Momen menyambut keramaian mudik Lebaran juga rutin dilakukan Wawan (25). Ia bersama tunangannya dan saudaranya saling bekerjasama menyiapkan warung dadakan di pinggir jalan.

&quot;Iya setiap tahun, setiap mudik Idul Fitri, rutin dagang disini, kalau sodara saya sebelahnya dagang pecel ayam sama lele,&quot; kata Wawan kepada MPI, Rabu (19/4/2023) malam.

Berbeda dengan tahun kemarin ketika masih pandemi COVID-19. Kali ini warung bambu buatan Wawan sedikit lebih luas. Bahkan, ia harus mengeluarkan modal hingga Rp3 juta untuk keperluan material bambu, terpal sampai meja.

Warung bambu dibuat para pedagang lebih simpel. Dari potongan bambu sesuai ukuran yang dirancang sebelum ditutup pakai terpal. Bahkan, sebagian pedagang membuat warung agar lebih nyaman.

&quot;Kalau untuk warungnya ini bisa sampai satu juta. Ya kurang lebih Rp3 juta lah sudah termasuk belanjaan,&quot; ujar dia.

Bagi Wawan, menjadi pedagang dadakan seperti itu jadi kebanggaan tersendiri. Selain bisa menikmati keramaian lalu lintas. Ia pun bisa membantu para pemudik untuk beristirahat.

&quot;Iya setiap tahun, disini juga saya siapkan karpet untuk yang mudik istirahat sambil ngopi sama makan juga biar nyaman lah,&quot; kata Wawan.

Selain itu, Wawan juga bisa menjajaki aneka jajanan kepada pengunjung. Mulai dari minuman segar, kopi, makanan siap saji.

&quot;Kalau tahun kemarin kadang sehari Rp200 ribu kadang nyampe 300,&quot; pungkas Wawan.
</content:encoded></item></channel></rss>
