<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zalalludin: Tadinya Saya Mau Mudik Sama Gebetan, Tapi Saya Lihat Dia Sudah Mudik dengan yang Lain</title><description>Zalalludin yang melakukan perjalanan mudik seorang diri, harus melintasi 'Jalur Tengkorak' Lingkar Gentong, Kadipaten, Tasikmalaya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801548/zalalludin-tadinya-saya-mau-mudik-sama-gebetan-tapi-saya-lihat-dia-sudah-mudik-dengan-yang-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801548/zalalludin-tadinya-saya-mau-mudik-sama-gebetan-tapi-saya-lihat-dia-sudah-mudik-dengan-yang-lain"/><item><title>Zalalludin: Tadinya Saya Mau Mudik Sama Gebetan, Tapi Saya Lihat Dia Sudah Mudik dengan yang Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801548/zalalludin-tadinya-saya-mau-mudik-sama-gebetan-tapi-saya-lihat-dia-sudah-mudik-dengan-yang-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801548/zalalludin-tadinya-saya-mau-mudik-sama-gebetan-tapi-saya-lihat-dia-sudah-mudik-dengan-yang-lain</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/337/2801548/zalalludin-tadinya-saya-mau-mudik-sama-gebetan-tapi-saya-lihat-dia-sudah-mudik-dengan-yang-lain-wJCRnRRK5w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/337/2801548/zalalludin-tadinya-saya-mau-mudik-sama-gebetan-tapi-saya-lihat-dia-sudah-mudik-dengan-yang-lain-wJCRnRRK5w.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>TASIKMALAYA - Perjalan mudik lebaran merupakan hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Namun, agaknya hal itu tak dirasakan oleh pemudik asal Bekasi, Zalalludin (24), yang hendak menuju ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah.

Zalalludin yang melakukan perjalanan mudik seorang diri, harus melintasi 'Jalur Tengkorak' Lingkar Gentong, Kadipaten, Tasikmalaya.

&quot;Sendiri dari Bekasi ke Cilacap. Jadi kita kalau mau berhenti kita yang ngatur sendiri ritmenya,&quot; kata Zalalludin kepada MNC Portal Indonesia.

Semula, dia berniat mengajak gebetannya untuk mudik bersama karena satu kampung halaman.

Namun sayang, harapan tersebut pupus setelah calon pacarnya membatalkan perjalanan mereka.

&quot;Sebenarnya di PHP, awalnya tuh dia mau nebeng eh tiba-tiba batal. Tapi bikin Snap WA sama orang lain mudik juga, tadinya buat isi jok belakanglah,&quot; tutur Zalalludin.

Usut punya usut, keduanya sudah bersepakat untuk melakukan mudik bersama sepekan sebelum hari cuti bersama.

&quot;Terus mendadak dia bilang 'gue baru libur tanggal 20' saya bilang 'ya sudah ditungguin'. Tapi tiba-tiba dia ngomong 'yaudah duluan aja gue udah sama teman', kan awalnya bilang nggak ada teman ya tadi. Itu (ngebatalinnya) sekitar tiga harian sebelum berangkat,&quot; ucapnya.

Zalalludin bahkan sempat berniat mengenalkan calon pacarnya itu ke orang tuanya di Cilacap.

Akan tetapi, dia malah menuai harapan palsu dari sang gebetan. Zalalludin juga harus berlapang dada lantaran wanita yang tak disebutkan namanya itu memilih mudik bersama pria lain.

&quot;Kalau dari niat seriusnya mah belum, kan aturannya nyampenya itu duluan ke tempat saya ya, eh malah nggak jadi, paling (tadinya) cuma mampir aja sebentar sekalian bawain oleh-oleh buat orang tua,&quot; kata dia lagi.
</description><content:encoded>TASIKMALAYA - Perjalan mudik lebaran merupakan hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Namun, agaknya hal itu tak dirasakan oleh pemudik asal Bekasi, Zalalludin (24), yang hendak menuju ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah.

Zalalludin yang melakukan perjalanan mudik seorang diri, harus melintasi 'Jalur Tengkorak' Lingkar Gentong, Kadipaten, Tasikmalaya.

&quot;Sendiri dari Bekasi ke Cilacap. Jadi kita kalau mau berhenti kita yang ngatur sendiri ritmenya,&quot; kata Zalalludin kepada MNC Portal Indonesia.

Semula, dia berniat mengajak gebetannya untuk mudik bersama karena satu kampung halaman.

Namun sayang, harapan tersebut pupus setelah calon pacarnya membatalkan perjalanan mereka.

&quot;Sebenarnya di PHP, awalnya tuh dia mau nebeng eh tiba-tiba batal. Tapi bikin Snap WA sama orang lain mudik juga, tadinya buat isi jok belakanglah,&quot; tutur Zalalludin.

Usut punya usut, keduanya sudah bersepakat untuk melakukan mudik bersama sepekan sebelum hari cuti bersama.

&quot;Terus mendadak dia bilang 'gue baru libur tanggal 20' saya bilang 'ya sudah ditungguin'. Tapi tiba-tiba dia ngomong 'yaudah duluan aja gue udah sama teman', kan awalnya bilang nggak ada teman ya tadi. Itu (ngebatalinnya) sekitar tiga harian sebelum berangkat,&quot; ucapnya.

Zalalludin bahkan sempat berniat mengenalkan calon pacarnya itu ke orang tuanya di Cilacap.

Akan tetapi, dia malah menuai harapan palsu dari sang gebetan. Zalalludin juga harus berlapang dada lantaran wanita yang tak disebutkan namanya itu memilih mudik bersama pria lain.

&quot;Kalau dari niat seriusnya mah belum, kan aturannya nyampenya itu duluan ke tempat saya ya, eh malah nggak jadi, paling (tadinya) cuma mampir aja sebentar sekalian bawain oleh-oleh buat orang tua,&quot; kata dia lagi.
</content:encoded></item></channel></rss>
