<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes TNI Pastikan Video Prajurit Ditangkap dan Disandera KKB Hoaks</title><description>Dalam potongan video yang diviralkan tersebut, sejumlah anggota TNI tampak sedang berada di kerangkeng buatan dari kayu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801859/mabes-tni-pastikan-video-prajurit-ditangkap-dan-disandera-kkb-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801859/mabes-tni-pastikan-video-prajurit-ditangkap-dan-disandera-kkb-hoaks"/><item><title>Mabes TNI Pastikan Video Prajurit Ditangkap dan Disandera KKB Hoaks</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801859/mabes-tni-pastikan-video-prajurit-ditangkap-dan-disandera-kkb-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/337/2801859/mabes-tni-pastikan-video-prajurit-ditangkap-dan-disandera-kkb-hoaks</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/337/2801859/mabes-tni-pastikan-video-prajurit-ditangkap-dan-disandera-kkb-hoaks-I9W7IzBc9K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/337/2801859/mabes-tni-pastikan-video-prajurit-ditangkap-dan-disandera-kkb-hoaks-I9W7IzBc9K.jpg</image><title>Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMC82Ni8xNjU0MDgvNS94OGs5OGlk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono menegaskan bahwa video viral dengan narasi tertangkapnya prajurit TNI oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua adalah informasi bohong alias hoaks. Julius menegaskan tidak ada anggota TNI yang ditangkap KKB.
Julius juga memastikan bahwa informasi yang menyebut sembilan anggota Anggota Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad meninggal dunia usai diserang KKB tidak benar. Kata Julius, sejauh ini ada empat Anggota Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad yang telah ditemukan meninggal dunia dan sudah dievakuasi. Sementara satu anggota lainnya masih dalam pencarian.
&quot;Informasi hoaks. Kalau ada sembilan mayat, tinggal tunjukkan saja, seperti apa. Jangan foto lama, foto latihan diputar ulang. Itu foto latihan kerangkeng kayu dengan tali rapia, mana mungkin,&quot; kata Julius saat dikonfirmasi, Kamis (20/4/2023).
Sekadar informasi, beredar video viral dengan narasi anggota TNI ditangkap teroris KKB di Twitter. Video tersebut diviralkan oleh pemilik akun Twitter @UlmwpB. Dalam potongan video yang diviralkan tersebut, sejumlah anggota TNI tampak sedang berada di kerangkeng buatan dari kayu.

BACA JUGA:
Brutal! Evakuasi 4 Jenazah Prajurit Raider yang Gugur Dihujani Tembakan Teroris KKB

Julius memastikan video yang sengaja diviralkan tersebut merupakan video lama saat prajurit TNI sedang melakukan latihan. Lagipula, kata Julius, tidak mungkin KKB menggunakan kerangkeng buatan dari kayu yang diikat dengan tali rapiah.

BACA JUGA:
Siaga Tempur! Pasukan Khusus Temukan Persembunyian Teroris KKB Egianus Kogoya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Iya hoaks. Coba lihat saja, talinya di kayu, terus pakai tali rapiah. Kalau mereka tidak model seperti itu cara menahannya. Iya itu latihan pembebasan seperti apa,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMC82Ni8xNjU0MDgvNS94OGs5OGlk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono menegaskan bahwa video viral dengan narasi tertangkapnya prajurit TNI oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua adalah informasi bohong alias hoaks. Julius menegaskan tidak ada anggota TNI yang ditangkap KKB.
Julius juga memastikan bahwa informasi yang menyebut sembilan anggota Anggota Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad meninggal dunia usai diserang KKB tidak benar. Kata Julius, sejauh ini ada empat Anggota Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad yang telah ditemukan meninggal dunia dan sudah dievakuasi. Sementara satu anggota lainnya masih dalam pencarian.
&quot;Informasi hoaks. Kalau ada sembilan mayat, tinggal tunjukkan saja, seperti apa. Jangan foto lama, foto latihan diputar ulang. Itu foto latihan kerangkeng kayu dengan tali rapia, mana mungkin,&quot; kata Julius saat dikonfirmasi, Kamis (20/4/2023).
Sekadar informasi, beredar video viral dengan narasi anggota TNI ditangkap teroris KKB di Twitter. Video tersebut diviralkan oleh pemilik akun Twitter @UlmwpB. Dalam potongan video yang diviralkan tersebut, sejumlah anggota TNI tampak sedang berada di kerangkeng buatan dari kayu.

BACA JUGA:
Brutal! Evakuasi 4 Jenazah Prajurit Raider yang Gugur Dihujani Tembakan Teroris KKB

Julius memastikan video yang sengaja diviralkan tersebut merupakan video lama saat prajurit TNI sedang melakukan latihan. Lagipula, kata Julius, tidak mungkin KKB menggunakan kerangkeng buatan dari kayu yang diikat dengan tali rapiah.

BACA JUGA:
Siaga Tempur! Pasukan Khusus Temukan Persembunyian Teroris KKB Egianus Kogoya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Iya hoaks. Coba lihat saja, talinya di kayu, terus pakai tali rapiah. Kalau mereka tidak model seperti itu cara menahannya. Iya itu latihan pembebasan seperti apa,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
