<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>32 Orang Keracunan Massal, Diduga Usai Minum Es Kelapa</title><description>32 warga Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dilaporkan keracunan diduga akibat minuman es kelapa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/525/2801839/32-orang-keracunan-massal-diduga-usai-minum-es-kelapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/20/525/2801839/32-orang-keracunan-massal-diduga-usai-minum-es-kelapa"/><item><title>32 Orang Keracunan Massal, Diduga Usai Minum Es Kelapa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/20/525/2801839/32-orang-keracunan-massal-diduga-usai-minum-es-kelapa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/20/525/2801839/32-orang-keracunan-massal-diduga-usai-minum-es-kelapa</guid><pubDate>Kamis 20 April 2023 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Didin Jalaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/525/2801839/32-orang-keracunan-massal-diduga-usai-minum-dari-es-kelapa-K52RkxRCNI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Mcguff)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/525/2801839/32-orang-keracunan-massal-diduga-usai-minum-dari-es-kelapa-K52RkxRCNI.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Mcguff)</title></images><description>PURWAKARTA - Sedikitnya 32 warga Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dilaporkan keracunan diduga akibat minuman es kelapa.
Korban dilarikan ke puskesmas dan klinik terdekat lantaran mengalami gejala pusing, mual dan muntah-muntah hingga buang air besar atau muntaber.

BACA JUGA:
Gegara Masalah Hutang, Tukang Es Kelapa Bacok Temannya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Peristiwa keracunan massal ini diketahui ketika terdapat puluhan warga dilarikan ke Puskesmas Maniis pada Rabu dini hari. Korban mengaku jika sebelumnya mereka membeli eskelapa dari pedang di sekitar wilayah Maniis, untuk buka puasa pada Selasa 18 April 2023 lalu,&quot; ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan, Kamis (20/4/2023).
&quot;Lalu sehari setelah itu warga dilarikan ke puskesmas, karena mengalami gejala-gejala seperti muntaber, pusing dan lemas,&quot; imbuhnya.
Artinya warga yang diduga korban keracunan itu baru merasakan keluhan tersebut sehari setelahnya, pada Rabu 19 April 2023 dini hari atau saat menjelang sahur.

BACA JUGA:
Satu Keluarga di Musi Rawas Keracunan Usai Santap Takjil Buka Puasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban yang mendapat pertolongan medis dari tenaga medis di Puskesmas Maniis saat ini sebagian besar sudah berangsur membaik. Meskipun ada sekitar 20 warga yang terpaksa harus dilakukan perawatan rawat intensip di Puskesmas Maniis.
&quot;Sementara enpat orang sudah dibolehkan pulang dan melakukan rawat jalan. Kemudian enam orang yang ditangani oleh bidan desa dan satu orang dirujuk ke RS Abdul Radjak Purwakarta,&quot; tutur Deni.Pihaknya saat ini tengah melalukan penelusuran untuk mengetahui pasti penyebab keracunan, dengan mengambil sampel makanan dari penjual es kelapa, termasuk sisa konsumsi korban.
&quot;Bisa jadi korban bertambah di sana. Untuk sementara data yang masuk baru sekitar 32 orang,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>PURWAKARTA - Sedikitnya 32 warga Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dilaporkan keracunan diduga akibat minuman es kelapa.
Korban dilarikan ke puskesmas dan klinik terdekat lantaran mengalami gejala pusing, mual dan muntah-muntah hingga buang air besar atau muntaber.

BACA JUGA:
Gegara Masalah Hutang, Tukang Es Kelapa Bacok Temannya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Peristiwa keracunan massal ini diketahui ketika terdapat puluhan warga dilarikan ke Puskesmas Maniis pada Rabu dini hari. Korban mengaku jika sebelumnya mereka membeli eskelapa dari pedang di sekitar wilayah Maniis, untuk buka puasa pada Selasa 18 April 2023 lalu,&quot; ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan, Kamis (20/4/2023).
&quot;Lalu sehari setelah itu warga dilarikan ke puskesmas, karena mengalami gejala-gejala seperti muntaber, pusing dan lemas,&quot; imbuhnya.
Artinya warga yang diduga korban keracunan itu baru merasakan keluhan tersebut sehari setelahnya, pada Rabu 19 April 2023 dini hari atau saat menjelang sahur.

BACA JUGA:
Satu Keluarga di Musi Rawas Keracunan Usai Santap Takjil Buka Puasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban yang mendapat pertolongan medis dari tenaga medis di Puskesmas Maniis saat ini sebagian besar sudah berangsur membaik. Meskipun ada sekitar 20 warga yang terpaksa harus dilakukan perawatan rawat intensip di Puskesmas Maniis.
&quot;Sementara enpat orang sudah dibolehkan pulang dan melakukan rawat jalan. Kemudian enam orang yang ditangani oleh bidan desa dan satu orang dirujuk ke RS Abdul Radjak Purwakarta,&quot; tutur Deni.Pihaknya saat ini tengah melalukan penelusuran untuk mengetahui pasti penyebab keracunan, dengan mengambil sampel makanan dari penjual es kelapa, termasuk sisa konsumsi korban.
&quot;Bisa jadi korban bertambah di sana. Untuk sementara data yang masuk baru sekitar 32 orang,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
