<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Perusahaan Tuding Pasangan Akrobat Maut di China Sempat Bertengkar Sebelum Beraksi</title><description>Seorang pemain akrobat tewas usai terjatuh saat melakukan pertunjukan. Kematian perempuan itu kini memunculkan polemik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/21/18/2802062/perusahaan-tuding-pasangan-akrobat-maut-di-china-sempat-bertengkar-sebelum-beraksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/21/18/2802062/perusahaan-tuding-pasangan-akrobat-maut-di-china-sempat-bertengkar-sebelum-beraksi"/><item><title> Perusahaan Tuding Pasangan Akrobat Maut di China Sempat Bertengkar Sebelum Beraksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/21/18/2802062/perusahaan-tuding-pasangan-akrobat-maut-di-china-sempat-bertengkar-sebelum-beraksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/21/18/2802062/perusahaan-tuding-pasangan-akrobat-maut-di-china-sempat-bertengkar-sebelum-beraksi</guid><pubDate>Jum'at 21 April 2023 02:49 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/21/18/2802062/perusahaan-tuding-pasangan-akrobat-maut-di-china-sempat-bertengkar-sebelum-beraksi-Y1FrNzz9OX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sun dan Zhang (Shangyou News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/21/18/2802062/perusahaan-tuding-pasangan-akrobat-maut-di-china-sempat-bertengkar-sebelum-beraksi-Y1FrNzz9OX.jpg</image><title>Sun dan Zhang (Shangyou News)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNS8xLzE2MzMzMC81L3g4ajVlY2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CHINA - Seorang pemain akrobat tewas usai terjatuh saat melakukan pertunjukan. Kematian perempuan itu kini memunculkan polemik antara sang suami dengan pihak perusahaan penyelenggara.

Sun, perempuan malang itu berpasangan dengan suaminya saat beraksi. Mereka melakukan pertunjukan di dekat Kota Suzhou, Provinsi Anhui, China.

Dari berbagai rekaman video yang beredar di sejumlah media sosial China, korban berusia 37 tahun dan bermarga Sun itu jatuh ke tanah saat tampil berdua di udara bersama suaminya bermarga Zhang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Horor, Pemain Akrobat Jatuh Hingga Tewas di Tengah Pertunjukan

Dalam sebuah wawancara, Wang dari perusahaan pertunjukan yang mempekerjakan suami-istri tersebut menyatakan bahwa pasangan akrobatik berpengalaman tersebut terlibat pertengkaran pada malam kecelakaan itu.

Wang menyebtu Sun tidak mengencangkan sabuk pengamannya sehingga terjatuh meskipun suaminya berusaha menyelamatkannya dengan kedua kakinya. Namun, suami Sun membantah pernyataan Wang dengan mengatakan bahwa tidak ada pertengkaran dan hubungannya dengan istrinya baik-baik saja.

Hasil investigasi yang dilakukan oleh aparat Kabupaten Yongqia terhadap Anhui Yaxi Performing Art Media menunjukkan bahwa perusahaan pertunjukan itu tidak mematuhi prosedur dan tidak mendapatkan izin dari departemen terkait sehingga pertunjukan tersebut dianggap ilegal.

Tim investigasi juga menemukan perusahaan pertunjukan tersebut menandatangani kontrak dengan korban dan suaminya pada 26 Maret untuk tampil pada 15 April dan 16 April di Desa Yinlou.

Kejadian berawal pada 15 April saat perusahaan tersebut mengundang Sun dan suaminya untuk melakukan akrobat di depan para penonton yang memadati tempat pertunjukan. Sekitar pukul 20.50 waktu setempat, Sun jatuh dari ketinggian di atas panggung yang tidak dilengkapi dengan pengaman berupa jaring-jaring.

Meskipun langsung dilarikan ke rumah sakit, nyawa Sun tidak tertolong pada pukul 23.00 waktu setempat karena luka-luka yang dideritanya sangat parah.
Perusahaan pertunjukan menyatakan bersedia bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi sesuai dengan persetujuan kerabat korban.&amp;nbsp;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNS8xLzE2MzMzMC81L3g4ajVlY2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CHINA - Seorang pemain akrobat tewas usai terjatuh saat melakukan pertunjukan. Kematian perempuan itu kini memunculkan polemik antara sang suami dengan pihak perusahaan penyelenggara.

Sun, perempuan malang itu berpasangan dengan suaminya saat beraksi. Mereka melakukan pertunjukan di dekat Kota Suzhou, Provinsi Anhui, China.

Dari berbagai rekaman video yang beredar di sejumlah media sosial China, korban berusia 37 tahun dan bermarga Sun itu jatuh ke tanah saat tampil berdua di udara bersama suaminya bermarga Zhang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Horor, Pemain Akrobat Jatuh Hingga Tewas di Tengah Pertunjukan

Dalam sebuah wawancara, Wang dari perusahaan pertunjukan yang mempekerjakan suami-istri tersebut menyatakan bahwa pasangan akrobatik berpengalaman tersebut terlibat pertengkaran pada malam kecelakaan itu.

Wang menyebtu Sun tidak mengencangkan sabuk pengamannya sehingga terjatuh meskipun suaminya berusaha menyelamatkannya dengan kedua kakinya. Namun, suami Sun membantah pernyataan Wang dengan mengatakan bahwa tidak ada pertengkaran dan hubungannya dengan istrinya baik-baik saja.

Hasil investigasi yang dilakukan oleh aparat Kabupaten Yongqia terhadap Anhui Yaxi Performing Art Media menunjukkan bahwa perusahaan pertunjukan itu tidak mematuhi prosedur dan tidak mendapatkan izin dari departemen terkait sehingga pertunjukan tersebut dianggap ilegal.

Tim investigasi juga menemukan perusahaan pertunjukan tersebut menandatangani kontrak dengan korban dan suaminya pada 26 Maret untuk tampil pada 15 April dan 16 April di Desa Yinlou.

Kejadian berawal pada 15 April saat perusahaan tersebut mengundang Sun dan suaminya untuk melakukan akrobat di depan para penonton yang memadati tempat pertunjukan. Sekitar pukul 20.50 waktu setempat, Sun jatuh dari ketinggian di atas panggung yang tidak dilengkapi dengan pengaman berupa jaring-jaring.

Meskipun langsung dilarikan ke rumah sakit, nyawa Sun tidak tertolong pada pukul 23.00 waktu setempat karena luka-luka yang dideritanya sangat parah.
Perusahaan pertunjukan menyatakan bersedia bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi sesuai dengan persetujuan kerabat korban.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
