<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disebut Jokowi Layak Dampingi Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno: Itu Ranah Para Pimpinan</title><description>Sebab menurutnya, pencalonan merupakan wewenang ketua umum partai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/22/337/2802622/disebut-jokowi-layak-dampingi-ganjar-pranowo-sandiaga-uno-itu-ranah-para-pimpinan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/22/337/2802622/disebut-jokowi-layak-dampingi-ganjar-pranowo-sandiaga-uno-itu-ranah-para-pimpinan"/><item><title>Disebut Jokowi Layak Dampingi Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno: Itu Ranah Para Pimpinan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/22/337/2802622/disebut-jokowi-layak-dampingi-ganjar-pranowo-sandiaga-uno-itu-ranah-para-pimpinan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/22/337/2802622/disebut-jokowi-layak-dampingi-ganjar-pranowo-sandiaga-uno-itu-ranah-para-pimpinan</guid><pubDate>Sabtu 22 April 2023 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/22/337/2802622/disebut-jokowi-layak-dampingi-ganjar-pranowo-sandiaga-uno-itu-ranah-para-pimpinan-9EAagkgnx4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/22/337/2802622/disebut-jokowi-layak-dampingi-ganjar-pranowo-sandiaga-uno-itu-ranah-para-pimpinan-9EAagkgnx4.jpg</image><title>Sandiaga Uno (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMi8xLzE2NTQ3My81L3g4a2I5emo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan sejumlah nama yang dianggap cocok menjadi pasangan bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP, Ganjar Pranowo. Salah satunya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno.
Mendengar namanya dianggap cocok menjadi bakal cawapres Ganjar, Sandiaga pun enggan memberi komentar atas pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Sebab menurutnya, pencalonan merupakan wewenang ketua umum partai.
&quot;Sekali lagi itu ranah para pimpinan partai politik dan saya tentunya menyadari batas wewenang saya,&quot; kata Sandi saat ditemui di kediaman Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (22/4/2023).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu mengatakan, saat ini dirinya ingin fokus untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, serta membuka lapangan kerja.

BACA JUGA:
KPK: Momentum Idul Fitri Lahirkan Sikap Antikorupsi

&quot;Saya akan kerja terus fokus untuk membangkitkan ekonomi kita, untuk buka peluang kerja dan lapangan kerja. Termasuk harga-harga nih,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Hanura Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Oso Ungkap Alasannya

&quot;(Pencalonan) Ini ranahnya Pak Ketua Umum. saya kerja aja,&quot; sambungnya.
Diketahui, Presiden Jokowi menyebutkan beberapa nama yang menurutnya cocok menjadi pendamping Ganjar.&quot;Yang cocok, banyak, banyak,&quot; kata Jokowi saat ditemui usai salat Idul Fitri di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2023).

Adapun nama yang nama-nama yang diungkap Jokowi kalah Menteri BUMN sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir, Menparekraf sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, hingga Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMi8xLzE2NTQ3My81L3g4a2I5emo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan sejumlah nama yang dianggap cocok menjadi pasangan bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP, Ganjar Pranowo. Salah satunya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno.
Mendengar namanya dianggap cocok menjadi bakal cawapres Ganjar, Sandiaga pun enggan memberi komentar atas pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Sebab menurutnya, pencalonan merupakan wewenang ketua umum partai.
&quot;Sekali lagi itu ranah para pimpinan partai politik dan saya tentunya menyadari batas wewenang saya,&quot; kata Sandi saat ditemui di kediaman Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (22/4/2023).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu mengatakan, saat ini dirinya ingin fokus untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, serta membuka lapangan kerja.

BACA JUGA:
KPK: Momentum Idul Fitri Lahirkan Sikap Antikorupsi

&quot;Saya akan kerja terus fokus untuk membangkitkan ekonomi kita, untuk buka peluang kerja dan lapangan kerja. Termasuk harga-harga nih,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Hanura Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Oso Ungkap Alasannya

&quot;(Pencalonan) Ini ranahnya Pak Ketua Umum. saya kerja aja,&quot; sambungnya.
Diketahui, Presiden Jokowi menyebutkan beberapa nama yang menurutnya cocok menjadi pendamping Ganjar.&quot;Yang cocok, banyak, banyak,&quot; kata Jokowi saat ditemui usai salat Idul Fitri di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2023).

Adapun nama yang nama-nama yang diungkap Jokowi kalah Menteri BUMN sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir, Menparekraf sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, hingga Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.</content:encoded></item></channel></rss>
