<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inggris Evakuasi Diplomat dari Sudan, Libatkan 1.200 Prajurit Militer</title><description>Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan Inggris berhasil mengevakuasi para diplomat beserta keluarganya dari Sudan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/23/18/2803075/inggris-evakuasi-diplomat-dari-sudan-libatkan-1-200-prajurit-militer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/23/18/2803075/inggris-evakuasi-diplomat-dari-sudan-libatkan-1-200-prajurit-militer"/><item><title>Inggris Evakuasi Diplomat dari Sudan, Libatkan 1.200 Prajurit Militer</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/23/18/2803075/inggris-evakuasi-diplomat-dari-sudan-libatkan-1-200-prajurit-militer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/23/18/2803075/inggris-evakuasi-diplomat-dari-sudan-libatkan-1-200-prajurit-militer</guid><pubDate>Minggu 23 April 2023 23:35 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/23/18/2803075/inggris-evakuasi-diplomat-dari-sudan-libatkan-1-200-prajurit-militer-A3CLnJn9l0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Inggris Rishi Sunak (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/23/18/2803075/inggris-evakuasi-diplomat-dari-sudan-libatkan-1-200-prajurit-militer-A3CLnJn9l0.jpg</image><title>PM Inggris Rishi Sunak (Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMy8yMC8xNjU1MDkvNS94OGtjYzZq&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUDAN - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan pasukan Inggris berhasil mengevakuasi para diplomat beserta keluarganya dari Sudan. Ia mengungkap proses evakuasi berjalan rumit.

Sunak mengucapkan rasa terima kasihnya atas proses evakuasi yang dia anggap rumit itu, setelah dia mengatakan bahwa ada ancaman kekerasan yang signifikan terhadap para staf kedutaan besar.

&quot;Saya memberikan penghormatan atas komitmen para diplomat kita dan keberanian anggota militer kita yang menjalankan operasi yang sulit ini,&quot; kata Sunak di Twitter dikutip Reuters.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sudan Memanas, Korsel Kirim Pesawat Militer untuk Evakuasi Warganya

&quot;Kami akan terus mencoba setiap langkah untuk mengakhiri pertumpahan darah di Sudan dan menjamin keamanan warga Inggris yang masih berada di negara itu,&quot; imbuhnya.

Sementara, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa pasukan Inggris berpartisipasi dalam operasi penyelamatan bersama Amerika Serikat, Prancis, serta beberapa sekutu yang namanya tidak disebutkan.



Wallace menginformasikan bahwa ada lebih dari 1.200 anggota militer yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kudeta Mematikan Sudan, WHO: 413 Korban Tewas dan 3.551 Terluka

Sebelumnya, Militer AS telah mengevakuasi diplomat Amerika dan keluarga mereka dari Khartoum. Hal itu diketahui dari Pasukan Dukungan Cepat (RSF) tentara paramiliter Sudan.

RSF menyebut enam pesawat digunakan dalam misi pagi hari Minggu (23/4/2023). RSF mengatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan AS untuk mengkoordinasikan evakuasi. Tidak jelas berapa banyak orang yang diterbangkan. AS belum berkomentar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMy8yMC8xNjU1MDkvNS94OGtjYzZq&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUDAN - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan pasukan Inggris berhasil mengevakuasi para diplomat beserta keluarganya dari Sudan. Ia mengungkap proses evakuasi berjalan rumit.

Sunak mengucapkan rasa terima kasihnya atas proses evakuasi yang dia anggap rumit itu, setelah dia mengatakan bahwa ada ancaman kekerasan yang signifikan terhadap para staf kedutaan besar.

&quot;Saya memberikan penghormatan atas komitmen para diplomat kita dan keberanian anggota militer kita yang menjalankan operasi yang sulit ini,&quot; kata Sunak di Twitter dikutip Reuters.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sudan Memanas, Korsel Kirim Pesawat Militer untuk Evakuasi Warganya

&quot;Kami akan terus mencoba setiap langkah untuk mengakhiri pertumpahan darah di Sudan dan menjamin keamanan warga Inggris yang masih berada di negara itu,&quot; imbuhnya.

Sementara, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa pasukan Inggris berpartisipasi dalam operasi penyelamatan bersama Amerika Serikat, Prancis, serta beberapa sekutu yang namanya tidak disebutkan.



Wallace menginformasikan bahwa ada lebih dari 1.200 anggota militer yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kudeta Mematikan Sudan, WHO: 413 Korban Tewas dan 3.551 Terluka

Sebelumnya, Militer AS telah mengevakuasi diplomat Amerika dan keluarga mereka dari Khartoum. Hal itu diketahui dari Pasukan Dukungan Cepat (RSF) tentara paramiliter Sudan.

RSF menyebut enam pesawat digunakan dalam misi pagi hari Minggu (23/4/2023). RSF mengatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan AS untuk mengkoordinasikan evakuasi. Tidak jelas berapa banyak orang yang diterbangkan. AS belum berkomentar.</content:encoded></item></channel></rss>
