<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Status Peneliti BRIN Halalkan Darah dan Tuding Muhammadiyah Disusupi Hizbut Tahrir</title><description>Warganet di media sosial dihebohkan dengan status mengerikan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803175/viral-status-peneliti-brin-halalkan-darah-dan-tuding-muhammadiyah-disusupi-hizbut-tahrir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803175/viral-status-peneliti-brin-halalkan-darah-dan-tuding-muhammadiyah-disusupi-hizbut-tahrir"/><item><title>Viral Status Peneliti BRIN Halalkan Darah dan Tuding Muhammadiyah Disusupi Hizbut Tahrir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803175/viral-status-peneliti-brin-halalkan-darah-dan-tuding-muhammadiyah-disusupi-hizbut-tahrir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803175/viral-status-peneliti-brin-halalkan-darah-dan-tuding-muhammadiyah-disusupi-hizbut-tahrir</guid><pubDate>Senin 24 April 2023 11:13 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/24/337/2803175/viral-status-peneliti-brin-halalkan-darah-dan-tuding-muhammadiyah-disusupi-hizbut-tahrir-7VrU4vCaSv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Status viral (tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/24/337/2803175/viral-status-peneliti-brin-halalkan-darah-dan-tuding-muhammadiyah-disusupi-hizbut-tahrir-7VrU4vCaSv.jpg</image><title>Status viral (tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNi8xLzE2MDIzMi81L3g4ajk3bXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Warganet di media sosial dihebohkan dengan status mengerikan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ungkapan itu muncul di tengah perdebatan soal hari Lebaran Muhammadiyah, Jumat (21/4/2023).

Persoalan berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.

Eks Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu heran warga Muhammadiyah minta difasilitasi lapangan untuk salat Idul Fitri.

&quot;Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas,&quot; ujar Thomas dalam status yang viral dikutip Senin (24/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mudik Lebaran Lancar, Muhammadiyah Sebut Kapolri Serius Berikan Pelayanan Terbaik&amp;nbsp;

Status Thomas ditanggapi anak buahnya yang merupakan pakar astronomi BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin. Melalui akun AP Hasanuddin, ia menuliskan kemarahan atas sikap Muhammadiyah dengan me-mention akun Ahmad Fauzan S.

&quot;Kalian Muhammadiyah, meski masih jadi saudara seiman kami, rekan diskusi lintas keilmuan tapi kalian sudah kami anggap jadi musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral. Buat apa kalian berbangga-bangga punya masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit yang lebih banyak dibandingkan kami kalau hanya egosentris dan egosektoral saja?&quot; kata Hasanuddin.



Ia melanjutkan komenyatnya dengan nada ancaman setelah berdebat dengan warganet lain.
&quot;Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian,&quot; kata Andi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ratusan Warga Muhamadiyah Sholat Idul Fitri di Pusat Dakwah Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Kini status AP Hasanudin viral di berbagai kanal media sosial, seperti Twitter dan Facebook.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNi8xLzE2MDIzMi81L3g4ajk3bXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Warganet di media sosial dihebohkan dengan status mengerikan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ungkapan itu muncul di tengah perdebatan soal hari Lebaran Muhammadiyah, Jumat (21/4/2023).

Persoalan berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.

Eks Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu heran warga Muhammadiyah minta difasilitasi lapangan untuk salat Idul Fitri.

&quot;Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas,&quot; ujar Thomas dalam status yang viral dikutip Senin (24/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mudik Lebaran Lancar, Muhammadiyah Sebut Kapolri Serius Berikan Pelayanan Terbaik&amp;nbsp;

Status Thomas ditanggapi anak buahnya yang merupakan pakar astronomi BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin. Melalui akun AP Hasanuddin, ia menuliskan kemarahan atas sikap Muhammadiyah dengan me-mention akun Ahmad Fauzan S.

&quot;Kalian Muhammadiyah, meski masih jadi saudara seiman kami, rekan diskusi lintas keilmuan tapi kalian sudah kami anggap jadi musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral. Buat apa kalian berbangga-bangga punya masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit yang lebih banyak dibandingkan kami kalau hanya egosentris dan egosektoral saja?&quot; kata Hasanuddin.



Ia melanjutkan komenyatnya dengan nada ancaman setelah berdebat dengan warganet lain.
&quot;Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian,&quot; kata Andi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ratusan Warga Muhamadiyah Sholat Idul Fitri di Pusat Dakwah Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Kini status AP Hasanudin viral di berbagai kanal media sosial, seperti Twitter dan Facebook.</content:encoded></item></channel></rss>
