<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Peneliti BRIN Akan Dilaporkan ke Polisi</title><description>Ia melanjutkan komentarnya dengan nada ancaman setelah berdebat dengan warganet lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803306/ancam-bunuh-warga-muhammadiyah-peneliti-brin-akan-dilaporkan-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803306/ancam-bunuh-warga-muhammadiyah-peneliti-brin-akan-dilaporkan-ke-polisi"/><item><title>Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Peneliti BRIN Akan Dilaporkan ke Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803306/ancam-bunuh-warga-muhammadiyah-peneliti-brin-akan-dilaporkan-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/24/337/2803306/ancam-bunuh-warga-muhammadiyah-peneliti-brin-akan-dilaporkan-ke-polisi</guid><pubDate>Senin 24 April 2023 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Amelia Hermawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/24/337/2803306/ancam-bunuh-warga-muhammadiyah-peneliti-brin-akan-dilaporkan-ke-polisi-kidF251Fd2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/24/337/2803306/ancam-bunuh-warga-muhammadiyah-peneliti-brin-akan-dilaporkan-ke-polisi-kidF251Fd2.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras tindakan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin dan telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

BACA JUGA:
 Geger Status Penelitinya Halalkan Darah Muhammadiyah, BRIN Lakukan Ini

&quot;Menuntut kepada Polri untuk memproses laporan kasus ini secara tegas,&amp;rdquo; ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum dan advokasi Publik Pimpinan Muhammadiyah, Taufiq Nugroho,  Senin (24/4/2023)
&amp;ldquo;Besok kami laporkan (Andi Pangerang) ke Polisi, akan kami proses,&quot;tutup  Taufiq Nugroho.
Sebelumnya, persoalan ini berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.
Mantan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu heran warga Muhammadiyah minta difasilitasi lapangan untuk salat Idul Fitri.


Viral Status Peneliti BRIN Halalkan Darah dan Tuding Muhammadiyah Disusupi Hizbut Tahrir

&quot;Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas,&quot; ujar Thomas dalam status yang viral dikutip Senin (24/4).
Status Thomas ditanggapi anak buahnya yang merupakan pakar astronomi BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin. Melalui akun AP Hasanuddin, ia menuliskan kemarahan atas sikap Muhammadiyah dengan me-mention akun Ahmad Fauzan S.
&quot;Kalian Muhammadiyah, meski masih jadi saudara seiman kami, rekan diskusi lintas keilmuan tapi kalian sudah kami anggap jadi musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral. Buat apa kalian berbangga-bangga punya masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit yang lebih banyak dibandingkan kami kalau hanya egosentris dan egosektoral saja?&quot; kata Hasanuddin.Ia melanjutkan komentarnya dengan nada ancaman setelah berdebat dengan warganet lain.

&quot;Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian,&quot; kata Andi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras tindakan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin dan telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

BACA JUGA:
 Geger Status Penelitinya Halalkan Darah Muhammadiyah, BRIN Lakukan Ini

&quot;Menuntut kepada Polri untuk memproses laporan kasus ini secara tegas,&amp;rdquo; ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum dan advokasi Publik Pimpinan Muhammadiyah, Taufiq Nugroho,  Senin (24/4/2023)
&amp;ldquo;Besok kami laporkan (Andi Pangerang) ke Polisi, akan kami proses,&quot;tutup  Taufiq Nugroho.
Sebelumnya, persoalan ini berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.
Mantan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu heran warga Muhammadiyah minta difasilitasi lapangan untuk salat Idul Fitri.


Viral Status Peneliti BRIN Halalkan Darah dan Tuding Muhammadiyah Disusupi Hizbut Tahrir

&quot;Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas,&quot; ujar Thomas dalam status yang viral dikutip Senin (24/4).
Status Thomas ditanggapi anak buahnya yang merupakan pakar astronomi BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin. Melalui akun AP Hasanuddin, ia menuliskan kemarahan atas sikap Muhammadiyah dengan me-mention akun Ahmad Fauzan S.
&quot;Kalian Muhammadiyah, meski masih jadi saudara seiman kami, rekan diskusi lintas keilmuan tapi kalian sudah kami anggap jadi musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral. Buat apa kalian berbangga-bangga punya masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit yang lebih banyak dibandingkan kami kalau hanya egosentris dan egosektoral saja?&quot; kata Hasanuddin.Ia melanjutkan komentarnya dengan nada ancaman setelah berdebat dengan warganet lain.

&quot;Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian,&quot; kata Andi.

</content:encoded></item></channel></rss>
