<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Prabowo Naik Motor Berziarah ke Makam Ayahnya Soemitro Djojohadikusumo di TPU Karet Bivak</title><description>Ketua Umum Partai Gerindra ini menuju ke dalam makam dengan dibonceng sepeda motor oleh petugas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/25/337/2803545/momen-prabowo-naik-motor-berziarah-ke-makam-ayahnya-soemitro-djojohadikusumo-di-tpu-karet-bivak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/25/337/2803545/momen-prabowo-naik-motor-berziarah-ke-makam-ayahnya-soemitro-djojohadikusumo-di-tpu-karet-bivak"/><item><title>Momen Prabowo Naik Motor Berziarah ke Makam Ayahnya Soemitro Djojohadikusumo di TPU Karet Bivak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/25/337/2803545/momen-prabowo-naik-motor-berziarah-ke-makam-ayahnya-soemitro-djojohadikusumo-di-tpu-karet-bivak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/25/337/2803545/momen-prabowo-naik-motor-berziarah-ke-makam-ayahnya-soemitro-djojohadikusumo-di-tpu-karet-bivak</guid><pubDate>Selasa 25 April 2023 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/25/337/2803545/momen-prabowo-naik-motor-berziarah-ke-makam-ayahnya-soemitro-djojohadikusumo-di-tpu-karet-bivak-63DOLuGXsT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto/ tim media prabowo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/25/337/2803545/momen-prabowo-naik-motor-berziarah-ke-makam-ayahnya-soemitro-djojohadikusumo-di-tpu-karet-bivak-63DOLuGXsT.jpg</image><title>Prabowo Subianto/ tim media prabowo</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNC8xLzE2NTUzNy81L3g4a2Q3aDU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;mdash;Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto berziarah ke Makam ayahandanya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, yang merupakan begawan ekonomi Indonesia, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat (25/4/2023).

BACA JUGA:
Usai Bertemu Jokowi, Prabowo Silaturahmi Lebaran dengan Aburizal Bakrie dan Airlangga Hartarto

Mantan Danjen Kopassus ini berziarah ke makam ayahnya pada pagi hari. Ia datang seorang diri mengenakan pakaian batik dan kopiah hitam.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menuju ke dalam makam dengan dibonceng sepeda motor oleh petugas. Setelah sampai di makam, ia duduk di samping makam ayahandanya, memanjatkan doa, dan menaburkan bunga.

BACA JUGA:
Penuh Pengalaman Militer, Kisah Prabowo Tidur Sambil Jalan saat Jadi Baret Merah Kopassus

Sekadar diketahui, Prof. Soemitro merupakan sosok ekonom Indonesia paling terkemuka semasa hidupnya. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian RI di Kabinet Natsir (1950-1951).
Selanjutnya, menjabat Menteri Keuangan RI di Kabinet Wilopo (1952-1953), Menteri Keuangan RI di Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956), Menteri Perdagangan RI di Kabinet Pembangunan I (1968-1973), dan terakhir Menteri Riset di Kabinet Pembangunan II (1973-1978).


Prof. Soemitro memulai kariernya sebagai Pembantu Staf Perdana Menteri RI Sutan Syahrir (1946), Presiden Direktur Indonesian Banking Corporation (1947), dan Kuasa Usaha KBRI di Washington, D.C. (1950).



Prof. Soemitro merupakan salah satu contoh pemimpin yang mampu &amp;lsquo;menelurkan&amp;rsquo; calon-calon ekonom generasi penerus, yang kelak terbukti sukses mengemban amanah sebagai menteri Republik Indonesia di bidang perekonomian. J. B. Sumarlin, Ali Wardhana, dan Widjojo Nitisastro merupakan murid-murid beliau.



Prof. Soemitro lahir di Kabupaten Kebumen pada 29 Mei 1917 dan tutup usia di 83 tahun pada 9 Maret 2001 di Jakarta.



Ia adalah anak dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan Ketua DPAS pertama dan anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNC8xLzE2NTUzNy81L3g4a2Q3aDU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;mdash;Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto berziarah ke Makam ayahandanya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, yang merupakan begawan ekonomi Indonesia, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat (25/4/2023).

BACA JUGA:
Usai Bertemu Jokowi, Prabowo Silaturahmi Lebaran dengan Aburizal Bakrie dan Airlangga Hartarto

Mantan Danjen Kopassus ini berziarah ke makam ayahnya pada pagi hari. Ia datang seorang diri mengenakan pakaian batik dan kopiah hitam.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menuju ke dalam makam dengan dibonceng sepeda motor oleh petugas. Setelah sampai di makam, ia duduk di samping makam ayahandanya, memanjatkan doa, dan menaburkan bunga.

BACA JUGA:
Penuh Pengalaman Militer, Kisah Prabowo Tidur Sambil Jalan saat Jadi Baret Merah Kopassus

Sekadar diketahui, Prof. Soemitro merupakan sosok ekonom Indonesia paling terkemuka semasa hidupnya. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian RI di Kabinet Natsir (1950-1951).
Selanjutnya, menjabat Menteri Keuangan RI di Kabinet Wilopo (1952-1953), Menteri Keuangan RI di Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956), Menteri Perdagangan RI di Kabinet Pembangunan I (1968-1973), dan terakhir Menteri Riset di Kabinet Pembangunan II (1973-1978).


Prof. Soemitro memulai kariernya sebagai Pembantu Staf Perdana Menteri RI Sutan Syahrir (1946), Presiden Direktur Indonesian Banking Corporation (1947), dan Kuasa Usaha KBRI di Washington, D.C. (1950).



Prof. Soemitro merupakan salah satu contoh pemimpin yang mampu &amp;lsquo;menelurkan&amp;rsquo; calon-calon ekonom generasi penerus, yang kelak terbukti sukses mengemban amanah sebagai menteri Republik Indonesia di bidang perekonomian. J. B. Sumarlin, Ali Wardhana, dan Widjojo Nitisastro merupakan murid-murid beliau.



Prof. Soemitro lahir di Kabupaten Kebumen pada 29 Mei 1917 dan tutup usia di 83 tahun pada 9 Maret 2001 di Jakarta.



Ia adalah anak dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan Ketua DPAS pertama dan anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI).</content:encoded></item></channel></rss>
