<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M7,3 Mentawai Bikin Warga Panik, Berlarian Mengungsi hingga Jalanan Macet   </title><description>Gempa sempat membuat panik warga Kota Padang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/25/340/2803455/gempa-m7-3-mentawai-bikin-warga-panik-berlarian-mengungsi-hingga-jalanan-macet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/25/340/2803455/gempa-m7-3-mentawai-bikin-warga-panik-berlarian-mengungsi-hingga-jalanan-macet"/><item><title>Gempa M7,3 Mentawai Bikin Warga Panik, Berlarian Mengungsi hingga Jalanan Macet   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/25/340/2803455/gempa-m7-3-mentawai-bikin-warga-panik-berlarian-mengungsi-hingga-jalanan-macet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/25/340/2803455/gempa-m7-3-mentawai-bikin-warga-panik-berlarian-mengungsi-hingga-jalanan-macet</guid><pubDate>Selasa 25 April 2023 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/25/340/2803455/gempa-m7-3-mentawai-bikin-warga-panik-berlarian-mengungsi-hingga-jalanan-macet-FvWxci9xIZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepanikan warga Padang saat terjadi gempa M7,3 di Mentawai. (Foto: Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/25/340/2803455/gempa-m7-3-mentawai-bikin-warga-panik-berlarian-mengungsi-hingga-jalanan-macet-FvWxci9xIZ.jpg</image><title>Kepanikan warga Padang saat terjadi gempa M7,3 di Mentawai. (Foto: Rus Akbar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMy8xLzE2NTQ4Ny81L3g4a2J4NDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANG - Ratusan warga Padang, Sumatera Barat yang mengungsi di beberapa tempat sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Mereka sempat mengalami kepanikan saat gempa gempa M 7,3 terjadi di Mentawai, pada pukul 03.00 WIB, Selasa (25/6/2023).
Gempa sempat membuat panik warga Kota Padang. Mereka berlarian dan bahkan mengungsi ke tempat yang aman sepeti di Jalan By Pass, Ampang, Andalas. Bahkan kepanikan warga membuat jalan macet.

Sementara ratusan warga lainnya memilih mengungsi di shelter, masjid raya Sumbar dan di Mapolda Sumbar.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Gempa M7,3 Mentawai, Ratusan Warga Pantai Barat Madina Mengungsi

Pasca ditariknya potensi tsunami oleh BMKG pada pukul 05.17 WIB, sebagian warga sudah mulai meninggalkan lokasi tempat pengungsian. Tapi beberapa warga memilih bertahan di Jalan By Pass.

&quot;Saya menunggu terang dulu baru saya kembali ke rumah di Purus, soalnya banyak anak-anak,&quot; kata Herman (40) warga yang mengungsi menggunakan sepeda motor.&amp;nbsp;

Dari pantauan di lokasi pengungsi juga membawa tas, berisi surat-surat berharga, selain itu ada makanan serta bebrapa lainnya menggendong anaknya.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Peringatan Tsunami Gempa M7,3 Mentawai Dinyatakan Berakhir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Sumbar Ilham Waha, mengatakan sampai saat ini kondisi masih tergolong aman.

&amp;ldquo;Belum ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa, namun warga mengungsi,&quot; terangnya.&amp;nbsp;Dia juga meminta kepada warga yang mengungsi untuk memastikan rumahnya sudah terkunci. &quot;Tapi saat ini kondisi sudah normal diminta untuk kembali ke rumah masing-masing,&quot; jelasnya.



Saat ini BPBD Sumbar masih mencoba menghubungi Mentawai lewat radio namun belum bisa disambungkan.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMy8xLzE2NTQ4Ny81L3g4a2J4NDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANG - Ratusan warga Padang, Sumatera Barat yang mengungsi di beberapa tempat sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Mereka sempat mengalami kepanikan saat gempa gempa M 7,3 terjadi di Mentawai, pada pukul 03.00 WIB, Selasa (25/6/2023).
Gempa sempat membuat panik warga Kota Padang. Mereka berlarian dan bahkan mengungsi ke tempat yang aman sepeti di Jalan By Pass, Ampang, Andalas. Bahkan kepanikan warga membuat jalan macet.

Sementara ratusan warga lainnya memilih mengungsi di shelter, masjid raya Sumbar dan di Mapolda Sumbar.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Gempa M7,3 Mentawai, Ratusan Warga Pantai Barat Madina Mengungsi

Pasca ditariknya potensi tsunami oleh BMKG pada pukul 05.17 WIB, sebagian warga sudah mulai meninggalkan lokasi tempat pengungsian. Tapi beberapa warga memilih bertahan di Jalan By Pass.

&quot;Saya menunggu terang dulu baru saya kembali ke rumah di Purus, soalnya banyak anak-anak,&quot; kata Herman (40) warga yang mengungsi menggunakan sepeda motor.&amp;nbsp;

Dari pantauan di lokasi pengungsi juga membawa tas, berisi surat-surat berharga, selain itu ada makanan serta bebrapa lainnya menggendong anaknya.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Peringatan Tsunami Gempa M7,3 Mentawai Dinyatakan Berakhir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Sumbar Ilham Waha, mengatakan sampai saat ini kondisi masih tergolong aman.

&amp;ldquo;Belum ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa, namun warga mengungsi,&quot; terangnya.&amp;nbsp;Dia juga meminta kepada warga yang mengungsi untuk memastikan rumahnya sudah terkunci. &quot;Tapi saat ini kondisi sudah normal diminta untuk kembali ke rumah masing-masing,&quot; jelasnya.



Saat ini BPBD Sumbar masih mencoba menghubungi Mentawai lewat radio namun belum bisa disambungkan.



</content:encoded></item></channel></rss>
