<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Anggota Kopasgat Praka ANG Tendang Emak-Emak, Panglima TNI Minta Maaf   </title><description>Kejadian ini pun menimbulkan kemarahan masyarakat hingga petinggi TNI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/26/337/2803790/5-fakta-anggota-kopasgat-praka-ang-tendang-emak-emak-panglima-tni-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/26/337/2803790/5-fakta-anggota-kopasgat-praka-ang-tendang-emak-emak-panglima-tni-minta-maaf"/><item><title>5 Fakta Anggota Kopasgat Praka ANG Tendang Emak-Emak, Panglima TNI Minta Maaf   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/26/337/2803790/5-fakta-anggota-kopasgat-praka-ang-tendang-emak-emak-panglima-tni-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/26/337/2803790/5-fakta-anggota-kopasgat-praka-ang-tendang-emak-emak-panglima-tni-minta-maaf</guid><pubDate>Rabu 26 April 2023 06:04 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/26/337/2803790/5-fakta-anggota-kopasgat-praka-ang-tendang-emak-emak-panglima-tni-minta-maaf-r3gNSMa32J.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Prajurit TNi tendang ibu-ibu. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/26/337/2803790/5-fakta-anggota-kopasgat-praka-ang-tendang-emak-emak-panglima-tni-minta-maaf-r3gNSMa32J.jpeg</image><title>Prajurit TNi tendang ibu-ibu. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Viral&amp;nbsp;di media sosial video pria berbaju loreng menendang pemotor ibu-ibu yang sedang membonceng anaknya. Peristiwa terjadi di Jatiwarna Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Kejadian ini pun menimbulkan kemarahan masyarakat hingga petinggi TNI.

Berikut sejumlah fakata-faktanya:

1. Tendang Ibu-Ibu
Dalam video berdurasi 12 detik, terlihat dua pengendara motor nampak berhenti di tengah jalan. Awalnya, mereka saling menoleh, kemudian pria seragam&amp;nbsp;TNI&amp;nbsp;ini pun menendang motor ibu-ibu berbaju krem yang membonceng anaknya.

2. Anggota Kopasgat
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengungkap, pelaku merupakan anggota Detasemen Pertahanan Udara 471 (Denhanud 471)&amp;nbsp;Kopasgat&amp;nbsp;berpangkat Praka.

BACA JUGA:
Viral Pria Berseragam Loreng Tendang Motor yang Dikendarai Ibu-Anak

&quot;Data anggota TNI yang diduga menendang sepeda motor warga sipil sebagai berikut, nama berinisial ANG, dengan pangkat Praka,&quot; kata Julius kepada MNC Portal, Selasa (25/4/2023) .

3. Dikenai Sanksi
Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan bahwa&amp;nbsp;Praka ANG telah mendapatkan sanksi disiplin.

Kemudian, kata Indan, Komandan Detasemen Pertahanan Udara 471 (Dandenhanud 471) tengah mencari korban yang motornya ditendang.

BACA JUGA:
Ini Momen Pertemuan Praka ANG dan Komandannya Minta Maaf ke Emak-Emak yang Ditendang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Anggota tersebut adalah Praka ANG, Anggota Denhanud 471 Kopasgat TNI AU. Saat ini yang bersangkutan sudah mendapat sanksi disiplin dari atasannya,&quot; katanya kepada MNC Portal, Selasa (25/4/2023).

&quot;Dandenhanud 471 juga sedang mencari ibu tersebut untuk meminta maaf secara langsung,&quot;ujarnya.4. Panglima TNI Minta Maaf



Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan, bahwa Laksamana Yudo Margono pun meminta maaf atas arogansi oknum TNI.



&quot;Panglima TNI atas nama segenap Prajurit TNI mohon maaf adanya prilaku arogan yang ditampilkan oleh oknum TNI tersebut,&quot; kata Julius saat dihubungi MNC Portal, Selasa (25/4/2023).



5. Pelaku Temui Korban dan Minta Maaf



Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Dandenhanud) 471 Kopasgat, Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas bersama Praka ANG mendatangi Sri Dewi Kemuning (21 th), pemotor yang ditendang di Jalan Raya Hankam Mabes TNI, Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat.



Kedatangan Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas adalah untuk meminta maaf langsung atas arogansi anak buahnya. Sri Dewi Kemuning dan ayahnya pun sudah memaafkan peristiwa yang terjadi pada Senin (24/4) siang itu.



Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, permohonan maaf langsung itu sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.



&quot;Sesuai instruksi pimpinan TNI AU, kejadian tersebut telah ditindak lanjuti dengan penyampaikan permohonan maaf kepada korban. Anggota yang bersangkutan juga sudah diberi sanksi tegas oleh atasannya,&quot; kata Indan kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).

</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Viral&amp;nbsp;di media sosial video pria berbaju loreng menendang pemotor ibu-ibu yang sedang membonceng anaknya. Peristiwa terjadi di Jatiwarna Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Kejadian ini pun menimbulkan kemarahan masyarakat hingga petinggi TNI.

Berikut sejumlah fakata-faktanya:

1. Tendang Ibu-Ibu
Dalam video berdurasi 12 detik, terlihat dua pengendara motor nampak berhenti di tengah jalan. Awalnya, mereka saling menoleh, kemudian pria seragam&amp;nbsp;TNI&amp;nbsp;ini pun menendang motor ibu-ibu berbaju krem yang membonceng anaknya.

2. Anggota Kopasgat
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengungkap, pelaku merupakan anggota Detasemen Pertahanan Udara 471 (Denhanud 471)&amp;nbsp;Kopasgat&amp;nbsp;berpangkat Praka.

BACA JUGA:
Viral Pria Berseragam Loreng Tendang Motor yang Dikendarai Ibu-Anak

&quot;Data anggota TNI yang diduga menendang sepeda motor warga sipil sebagai berikut, nama berinisial ANG, dengan pangkat Praka,&quot; kata Julius kepada MNC Portal, Selasa (25/4/2023) .

3. Dikenai Sanksi
Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan bahwa&amp;nbsp;Praka ANG telah mendapatkan sanksi disiplin.

Kemudian, kata Indan, Komandan Detasemen Pertahanan Udara 471 (Dandenhanud 471) tengah mencari korban yang motornya ditendang.

BACA JUGA:
Ini Momen Pertemuan Praka ANG dan Komandannya Minta Maaf ke Emak-Emak yang Ditendang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Anggota tersebut adalah Praka ANG, Anggota Denhanud 471 Kopasgat TNI AU. Saat ini yang bersangkutan sudah mendapat sanksi disiplin dari atasannya,&quot; katanya kepada MNC Portal, Selasa (25/4/2023).

&quot;Dandenhanud 471 juga sedang mencari ibu tersebut untuk meminta maaf secara langsung,&quot;ujarnya.4. Panglima TNI Minta Maaf



Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan, bahwa Laksamana Yudo Margono pun meminta maaf atas arogansi oknum TNI.



&quot;Panglima TNI atas nama segenap Prajurit TNI mohon maaf adanya prilaku arogan yang ditampilkan oleh oknum TNI tersebut,&quot; kata Julius saat dihubungi MNC Portal, Selasa (25/4/2023).



5. Pelaku Temui Korban dan Minta Maaf



Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Dandenhanud) 471 Kopasgat, Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas bersama Praka ANG mendatangi Sri Dewi Kemuning (21 th), pemotor yang ditendang di Jalan Raya Hankam Mabes TNI, Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat.



Kedatangan Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas adalah untuk meminta maaf langsung atas arogansi anak buahnya. Sri Dewi Kemuning dan ayahnya pun sudah memaafkan peristiwa yang terjadi pada Senin (24/4) siang itu.



Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, permohonan maaf langsung itu sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.



&quot;Sesuai instruksi pimpinan TNI AU, kejadian tersebut telah ditindak lanjuti dengan penyampaikan permohonan maaf kepada korban. Anggota yang bersangkutan juga sudah diberi sanksi tegas oleh atasannya,&quot; kata Indan kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
