<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Diprediksi Terjadi hingga Besok</title><description>Peringatan dini gelombang tinggi dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804401/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-diprediksi-terjadi-hingga-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804401/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-diprediksi-terjadi-hingga-besok"/><item><title>Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Diprediksi Terjadi hingga Besok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804401/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-diprediksi-terjadi-hingga-besok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804401/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-diprediksi-terjadi-hingga-besok</guid><pubDate>Kamis 27 April 2023 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804401/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-diprediksi-terjadi-hingga-besok-hLOHHfqmyg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804401/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-diprediksi-terjadi-hingga-besok-hLOHHfqmyg.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ant)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNS8xLzE2NTU0NC81L3g4a2RxMGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Peringatan dini gelombang tinggi dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gelombang tinggi berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 27 - 28 April 2023.

Bahkan, gelombang tinggi ini dapat mencapai hingga 4 meter. Berdasarkan pengamatan BMKG, hal itu disebabkan karena pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 3 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 BMKG Catat Titik Panas di Kaltim Naik Jadi 68 Lokasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (27/4/2023).


Hal ini menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Kep. Simeulue - P. Nias, perairan barat Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, Teluk Lampung, Laut Natuna Utara, perairan P. Sabu, perairan Kupang - P. Rotte, Laut Sawu, perairan Kep. Sermata - Letti, perairan Kep. Babar - Tanimbar, perairan Kep. Aru, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sumba.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Selat Sunda, Masyarakat Diminta Waspada


Sementara gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan P. Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia Barat Lampung, perairan selatan P. Jawa, perairan selatan Bali - Lombok - Sumbawa bagian selatan, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, perairan selatan P. Sumbawa, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, Laut Arafuru.

Masyarakat pun diminta untuk memerhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan, seperti pelayaran menggunakan perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, kapal kargo, maupun kapal pesiar.





&quot;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; ungkap BMKG.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNS8xLzE2NTU0NC81L3g4a2RxMGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Peringatan dini gelombang tinggi dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gelombang tinggi berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 27 - 28 April 2023.

Bahkan, gelombang tinggi ini dapat mencapai hingga 4 meter. Berdasarkan pengamatan BMKG, hal itu disebabkan karena pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 3 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 BMKG Catat Titik Panas di Kaltim Naik Jadi 68 Lokasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (27/4/2023).


Hal ini menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Kep. Simeulue - P. Nias, perairan barat Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, Teluk Lampung, Laut Natuna Utara, perairan P. Sabu, perairan Kupang - P. Rotte, Laut Sawu, perairan Kep. Sermata - Letti, perairan Kep. Babar - Tanimbar, perairan Kep. Aru, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sumba.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Selat Sunda, Masyarakat Diminta Waspada


Sementara gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan P. Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia Barat Lampung, perairan selatan P. Jawa, perairan selatan Bali - Lombok - Sumbawa bagian selatan, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, perairan selatan P. Sumbawa, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, Laut Arafuru.

Masyarakat pun diminta untuk memerhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan, seperti pelayaran menggunakan perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, kapal kargo, maupun kapal pesiar.





&quot;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; ungkap BMKG.</content:encoded></item></channel></rss>
