<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Balik Kedua 30 April-1 Mei, Menhub Bujuk Pemudik Hindari Tanggal Tersebut</title><description>emudik diminta untuk menghindari puncak arus balik kedua yang diprediksi akan terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2023</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804524/puncak-arus-balik-kedua-30-april-1-mei-menhub-bujuk-pemudik-hindari-tanggal-tersebut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804524/puncak-arus-balik-kedua-30-april-1-mei-menhub-bujuk-pemudik-hindari-tanggal-tersebut"/><item><title>Puncak Arus Balik Kedua 30 April-1 Mei, Menhub Bujuk Pemudik Hindari Tanggal Tersebut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804524/puncak-arus-balik-kedua-30-april-1-mei-menhub-bujuk-pemudik-hindari-tanggal-tersebut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804524/puncak-arus-balik-kedua-30-april-1-mei-menhub-bujuk-pemudik-hindari-tanggal-tersebut</guid><pubDate>Kamis 27 April 2023 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804524/puncak-arus-balik-kedua-30-april-1-mei-menhub-bujuk-pemudik-hindari-tanggal-tersebut-6eCEY7ev1L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tol Cikampek. (Foto: Jasa Marga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804524/puncak-arus-balik-kedua-30-april-1-mei-menhub-bujuk-pemudik-hindari-tanggal-tersebut-6eCEY7ev1L.jpg</image><title>Tol Cikampek. (Foto: Jasa Marga)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNy8xLzE2NTYwNi81L3g4a2doNm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemudik diminta untuk menghindari puncak arus balik kedua yang diprediksi akan terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2023. Pasalnya, masih ada 55,8% kendaraan yang belum kembali ke Ibu Kota atau Jakarta dan sekitarnya.

&amp;ldquo;Kita masih ada 5 hari lagi sampai dengan tanggal 1 Mei 2023 nanti untuk menjaga kelancaran arus balik. Karena masih ada Lebaran Kupat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura yang jatuh di hari Minggu (30/4) nanti, maka kecenderungannya masyarakat akan melakukan perjalanan balik di hari Minggu atau Senin depan,&amp;rdquo; ungkap Menhub dalam keterangan resminya, Kamis (27/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mudik Lebaran 2023, Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Turun hingga 72%

Selain itu, ada pergerakan kendaraan di kawasan aglomerasi seperti Jakarta, Bandung, dan sekitarnya pada akhir pekan ini, akan menambah jumlah pergerakan kendaraan yang berpotensi terjadi kemacetan total jika dibiarkan.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan perjalanan balik mulai hari ini, Kamis, Jumat, serta Sabtu (27 sampai 29 April 2023) untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik pada Minggu dan Senin (30 April dan 1 Mei 2023).

&amp;ldquo;Selama tiga hari ini, Jasa Marga memberikan diskon tarif tol 20%. Manfaatkan tiga hari ke depan untuk perjalanan balik, jangan di hari Minggu atau Senin,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko PMK: Alhamdulillah Mudik Lancar, Hanya Macet-Macet Kecil

Dirinya berharap, penanganan arus balik bisa sebaik apa yang dilakukan pada arus mudik.

&amp;ldquo;Beberapa hari kedepan masih ada ujian yang harus dilewati. Kalau ini berjalan lancar hingga tanggal 1 Mei nanti, Insyaallah harapan mudik yang aman dan berkesan ini bisa terwujud,&amp;rdquo; ucap Menhub.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Polri Firman Santyabudi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.



&amp;ldquo;Dengan lalu lintas yang cukup lancar menuju Jakarta, agar jangan terlalu buru-buru ingin sampai dan perhatikan batas kecepatan kendaraan,&amp;rdquo; katanya.



Dia mengungkapkan, rekayasa lalu lintas seperti contra flow, one way, serta rekayasa lainnya masih akan terus dilakukan sampai akhir pekan, dengan tetap melihat situasi dan kondisi lapangan (situasional).



&amp;ldquo;Masyarakat (diimbau) untuk memastikan saldo kartu elektronik pembayaran tol masih mencukupi, sehingga tidak menimbulkan antrean karena harus mengisi saldo di gerbang tol,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNy8xLzE2NTYwNi81L3g4a2doNm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemudik diminta untuk menghindari puncak arus balik kedua yang diprediksi akan terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2023. Pasalnya, masih ada 55,8% kendaraan yang belum kembali ke Ibu Kota atau Jakarta dan sekitarnya.

&amp;ldquo;Kita masih ada 5 hari lagi sampai dengan tanggal 1 Mei 2023 nanti untuk menjaga kelancaran arus balik. Karena masih ada Lebaran Kupat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura yang jatuh di hari Minggu (30/4) nanti, maka kecenderungannya masyarakat akan melakukan perjalanan balik di hari Minggu atau Senin depan,&amp;rdquo; ungkap Menhub dalam keterangan resminya, Kamis (27/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mudik Lebaran 2023, Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Turun hingga 72%

Selain itu, ada pergerakan kendaraan di kawasan aglomerasi seperti Jakarta, Bandung, dan sekitarnya pada akhir pekan ini, akan menambah jumlah pergerakan kendaraan yang berpotensi terjadi kemacetan total jika dibiarkan.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan perjalanan balik mulai hari ini, Kamis, Jumat, serta Sabtu (27 sampai 29 April 2023) untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik pada Minggu dan Senin (30 April dan 1 Mei 2023).

&amp;ldquo;Selama tiga hari ini, Jasa Marga memberikan diskon tarif tol 20%. Manfaatkan tiga hari ke depan untuk perjalanan balik, jangan di hari Minggu atau Senin,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko PMK: Alhamdulillah Mudik Lancar, Hanya Macet-Macet Kecil

Dirinya berharap, penanganan arus balik bisa sebaik apa yang dilakukan pada arus mudik.

&amp;ldquo;Beberapa hari kedepan masih ada ujian yang harus dilewati. Kalau ini berjalan lancar hingga tanggal 1 Mei nanti, Insyaallah harapan mudik yang aman dan berkesan ini bisa terwujud,&amp;rdquo; ucap Menhub.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Polri Firman Santyabudi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.



&amp;ldquo;Dengan lalu lintas yang cukup lancar menuju Jakarta, agar jangan terlalu buru-buru ingin sampai dan perhatikan batas kecepatan kendaraan,&amp;rdquo; katanya.



Dia mengungkapkan, rekayasa lalu lintas seperti contra flow, one way, serta rekayasa lainnya masih akan terus dilakukan sampai akhir pekan, dengan tetap melihat situasi dan kondisi lapangan (situasional).



&amp;ldquo;Masyarakat (diimbau) untuk memastikan saldo kartu elektronik pembayaran tol masih mencukupi, sehingga tidak menimbulkan antrean karena harus mengisi saldo di gerbang tol,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
