<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Pimpin Ratas Persiapan KTT ke-42 ASEAN, Ini yang Dibahas</title><description>Retno juga menyebut bahwa Presiden Jokowi akan memimpin langsung 7 dari 8 pertemuan tersebut</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804780/jokowi-pimpin-ratas-persiapan-ktt-ke-42-asean-ini-yang-dibahas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804780/jokowi-pimpin-ratas-persiapan-ktt-ke-42-asean-ini-yang-dibahas"/><item><title>Jokowi Pimpin Ratas Persiapan KTT ke-42 ASEAN, Ini yang Dibahas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804780/jokowi-pimpin-ratas-persiapan-ktt-ke-42-asean-ini-yang-dibahas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804780/jokowi-pimpin-ratas-persiapan-ktt-ke-42-asean-ini-yang-dibahas</guid><pubDate>Kamis 27 April 2023 21:19 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804780/jokowi-pimpin-ratas-persiapan-ktt-ke-42-asean-ini-yang-dibahas-qSYd16tfSa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804780/jokowi-pimpin-ratas-persiapan-ktt-ke-42-asean-ini-yang-dibahas-qSYd16tfSa.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNy8xLzE2NTYyNS81L3g4a2d5cHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/3/2023).
Dalam rapat tersebut, Kepala Negara membahas sejumlah persiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN yang akan berlangsung di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 10-11 Mei 2023 mendatang.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya usai mengikuti ratas mengatakan bahwa terdapat delapan pertemuan yang akan diselenggarakan dalam puncak KTT ke-42 ASEAN.
Retno juga menyebut bahwa Presiden Jokowi akan memimpin langsung 7 dari 8 pertemuan tersebut, di antaranya pertemuan dengan parlemen, pemuda, bisnis, hingga Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

BACA JUGA:
Ruko di Pademangan Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik

&quot;Jadi total ada 8 pertemuan, 7 pertemuan di antaranya itu akan dipimpin oleh Bapak Presiden karena yang BIMP-EAGA itu akan dipimpin oleh PM Malaysia karena rotasinya memang keketuaan BIMP-EAGA sedang ada di Malaysia,&quot; ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (27/4/2023).

BACA JUGA:
Gerindra Gelar Rapat Koordinasi di Kediaman Prabowo Subianto Malam Ini, Bahas Apa?

Sedangkan terkait dokumen yang akan dihasilkan dalam KTT ke-42 ASEAN, Retno mengungkapkan bahwa hingga saat ini dokumen-dokumen tersebut masih dalam tahap negosiasi di tingkat pejabat tinggi (SOM/Senior Officials Meeting). Nantinya, dokumen yang dihasilkan KTT ke-42 ASEAN akan fokus pada tema yang diangkat dalam keketuaan Indonesia, yaitu &quot;ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&quot;.
&quot;Di ASEAN Matters itu dokumennya terkait bagaimana upaya ASEAN untuk meningkatkan, memperkuat diri sehingga mampu menghadapi tantangan ke depan. 'Epicentrum of Growth' terkait dengan resiliensi ekonomi ASEAN,&quot; kata Retno.

&quot;Intinya adalah memperkuat resiliensi ekonomi sehingga ASEAN dapat menjadi epicentrum of growth. Semua dokumen masih dinegosiasikan saat ini. Mudah-mudahan semuanya selesai pada saat pertemuan KTT ASEAN,&quot; tambahnya.

Menurut Menlu, dalam KTT ke-42 ASEAN, Indonesia sebagai ketua juga berusaha untuk membumikan ASEAN dalam bentuk berbagai kerja sama dan proyek-proyek yang bersifat konkret, mulai dari bidang kesehatan, ekonomi, dan lain-lain.

&quot;Intinya adalah membumikan kerja sama ASEAN sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,&quot; jelasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNy8xLzE2NTYyNS81L3g4a2d5cHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/3/2023).
Dalam rapat tersebut, Kepala Negara membahas sejumlah persiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN yang akan berlangsung di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 10-11 Mei 2023 mendatang.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya usai mengikuti ratas mengatakan bahwa terdapat delapan pertemuan yang akan diselenggarakan dalam puncak KTT ke-42 ASEAN.
Retno juga menyebut bahwa Presiden Jokowi akan memimpin langsung 7 dari 8 pertemuan tersebut, di antaranya pertemuan dengan parlemen, pemuda, bisnis, hingga Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

BACA JUGA:
Ruko di Pademangan Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik

&quot;Jadi total ada 8 pertemuan, 7 pertemuan di antaranya itu akan dipimpin oleh Bapak Presiden karena yang BIMP-EAGA itu akan dipimpin oleh PM Malaysia karena rotasinya memang keketuaan BIMP-EAGA sedang ada di Malaysia,&quot; ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (27/4/2023).

BACA JUGA:
Gerindra Gelar Rapat Koordinasi di Kediaman Prabowo Subianto Malam Ini, Bahas Apa?

Sedangkan terkait dokumen yang akan dihasilkan dalam KTT ke-42 ASEAN, Retno mengungkapkan bahwa hingga saat ini dokumen-dokumen tersebut masih dalam tahap negosiasi di tingkat pejabat tinggi (SOM/Senior Officials Meeting). Nantinya, dokumen yang dihasilkan KTT ke-42 ASEAN akan fokus pada tema yang diangkat dalam keketuaan Indonesia, yaitu &quot;ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&quot;.
&quot;Di ASEAN Matters itu dokumennya terkait bagaimana upaya ASEAN untuk meningkatkan, memperkuat diri sehingga mampu menghadapi tantangan ke depan. 'Epicentrum of Growth' terkait dengan resiliensi ekonomi ASEAN,&quot; kata Retno.

&quot;Intinya adalah memperkuat resiliensi ekonomi sehingga ASEAN dapat menjadi epicentrum of growth. Semua dokumen masih dinegosiasikan saat ini. Mudah-mudahan semuanya selesai pada saat pertemuan KTT ASEAN,&quot; tambahnya.

Menurut Menlu, dalam KTT ke-42 ASEAN, Indonesia sebagai ketua juga berusaha untuk membumikan ASEAN dalam bentuk berbagai kerja sama dan proyek-proyek yang bersifat konkret, mulai dari bidang kesehatan, ekonomi, dan lain-lain.

&quot;Intinya adalah membumikan kerja sama ASEAN sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,&quot; jelasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
