<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Dewan Pers, Panglima TNI Tegaskan Situasi Papua Sudah Aman</title><description>Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut di antaranya membahas situasi Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804801/bertemu-dewan-pers-panglima-tni-tegaskan-situasi-papua-sudah-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804801/bertemu-dewan-pers-panglima-tni-tegaskan-situasi-papua-sudah-aman"/><item><title>Bertemu Dewan Pers, Panglima TNI Tegaskan Situasi Papua Sudah Aman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804801/bertemu-dewan-pers-panglima-tni-tegaskan-situasi-papua-sudah-aman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/27/337/2804801/bertemu-dewan-pers-panglima-tni-tegaskan-situasi-papua-sudah-aman</guid><pubDate>Kamis 27 April 2023 23:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804801/bertemu-dewan-pers-panglima-tni-tegaskan-situasi-papua-sudah-aman-T8U7LPDoVS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI bertemu dengan Dewan Pers (Foto: Puspen)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/27/337/2804801/bertemu-dewan-pers-panglima-tni-tegaskan-situasi-papua-sudah-aman-T8U7LPDoVS.jpg</image><title>Panglima TNI bertemu dengan Dewan Pers (Foto: Puspen)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNy8xLzE2NTYyNS81L3g4a2d5cHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono menerima Audiensi Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu bersama Wakil Ketua Dewan Pers Muhamad Agung Dharmajaya, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Totok Suryanto, dan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Kode Etik Jurnalistik Yadi Hendriana di Wisma Yani, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2023).
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, karena telah menerima dirinya dan rombongan untuk bersilaturahmi.
Ninik Rahayu menyampaikan bahwa sejak dirinya dilantik sebenarnya memiliki keinginan bisa bersilaturahmi ke semua pimpinan lembaga negara. &quot;Walaupun dengan waktu yang sangat mendadak,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
KIB Pastikan Masih Solid dan Guyub Usai PPP Dukung Ganjar Pranowo

Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut di antaranya membahas situasi Papua.
Panglima TNI menjelaskan bahwa siaga tempur bukanlah operasi tempur, namun siaga jika sewaktu-waktu diserang sudah siap. Menurut dia, secara umum situasi di Papua sudah aman, seperti di Sorong, Manokwari, dan Merauke cukup petugas Koramil, Kodim, Lanal, Lanud, dan personel organik saja yang berinteraksi dengan masyarakat umum secara damai.

BACA JUGA:
 Polisi Bantu Anak Terlantar yang Viral di Medsos Diganjar Penghargaan&amp;nbsp;

&quot;Siaga tempur kemarin saya buat hanya di Nduga karena daerahnya rawan, namun bukan operasi tempur. Selanjutnya, jika daerah yang sudah aman seperti di Sorong, Manokwari, Biak yang ditugaskan untuk menjaga cukup personel Kodim dan Koramil,&amp;rdquo; tegas Panglima TNI.Panglima TNI mengatakan bahwa semuanya kegiatan TNI adalah operasi, seperti Operasi Teritorial, Operasi Pengamananan Daerah Rawan (Ops Pam Rahwan), Operasi Pengaman Perbatasan (Ops Pamtas), dan Operasi Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki),

&amp;ldquo;Namun, operasi penegakan hukum Damai Cartenz dan pendekatan tetap dilaksanakan,&amp;rdquo;ucap Laksamana TNI Yudo Margono.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNy8xLzE2NTYyNS81L3g4a2d5cHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono menerima Audiensi Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu bersama Wakil Ketua Dewan Pers Muhamad Agung Dharmajaya, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Totok Suryanto, dan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Kode Etik Jurnalistik Yadi Hendriana di Wisma Yani, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2023).
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, karena telah menerima dirinya dan rombongan untuk bersilaturahmi.
Ninik Rahayu menyampaikan bahwa sejak dirinya dilantik sebenarnya memiliki keinginan bisa bersilaturahmi ke semua pimpinan lembaga negara. &quot;Walaupun dengan waktu yang sangat mendadak,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
KIB Pastikan Masih Solid dan Guyub Usai PPP Dukung Ganjar Pranowo

Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut di antaranya membahas situasi Papua.
Panglima TNI menjelaskan bahwa siaga tempur bukanlah operasi tempur, namun siaga jika sewaktu-waktu diserang sudah siap. Menurut dia, secara umum situasi di Papua sudah aman, seperti di Sorong, Manokwari, dan Merauke cukup petugas Koramil, Kodim, Lanal, Lanud, dan personel organik saja yang berinteraksi dengan masyarakat umum secara damai.

BACA JUGA:
 Polisi Bantu Anak Terlantar yang Viral di Medsos Diganjar Penghargaan&amp;nbsp;

&quot;Siaga tempur kemarin saya buat hanya di Nduga karena daerahnya rawan, namun bukan operasi tempur. Selanjutnya, jika daerah yang sudah aman seperti di Sorong, Manokwari, Biak yang ditugaskan untuk menjaga cukup personel Kodim dan Koramil,&amp;rdquo; tegas Panglima TNI.Panglima TNI mengatakan bahwa semuanya kegiatan TNI adalah operasi, seperti Operasi Teritorial, Operasi Pengamananan Daerah Rawan (Ops Pam Rahwan), Operasi Pengaman Perbatasan (Ops Pamtas), dan Operasi Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki),

&amp;ldquo;Namun, operasi penegakan hukum Damai Cartenz dan pendekatan tetap dilaksanakan,&amp;rdquo;ucap Laksamana TNI Yudo Margono.</content:encoded></item></channel></rss>
