<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Pembunuhan Bocah 6 Tahun, Pelaku Mengaku Cemburu</title><description>Pelaku mengaku cemburu lantaran korban AFA lebih disayang ketimbang dirinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/28/340/2805214/motif-pembunuhan-bocah-6-tahun-pelaku-mengaku-cemburu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/28/340/2805214/motif-pembunuhan-bocah-6-tahun-pelaku-mengaku-cemburu"/><item><title>Motif Pembunuhan Bocah 6 Tahun, Pelaku Mengaku Cemburu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/28/340/2805214/motif-pembunuhan-bocah-6-tahun-pelaku-mengaku-cemburu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/28/340/2805214/motif-pembunuhan-bocah-6-tahun-pelaku-mengaku-cemburu</guid><pubDate>Jum'at 28 April 2023 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/28/340/2805214/motif-pembunuhan-bocah-6-tahun-pelaku-mengaku-cemburu-rjetPvlm1o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/28/340/2805214/motif-pembunuhan-bocah-6-tahun-pelaku-mengaku-cemburu-rjetPvlm1o.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>BANDARLAMPUNG - Motif pembunuhan bocah 6 tahun yang dilakukan sepupunya sendiri berinisial IW (22), karena pelaku mengaku cemburu lantaran korban AFA lebih disayang ketimbang dirinya.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lampung Barat Iptu Juherdi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (28/4/2023).


BACA JUGA:
Astaga! Bocah 6 Tahun Tewas Dibacok Sepupunya Sendiri


Iptu Juherdi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kesal terhadap korban lantaran mendapat kasih sayang dari kedua orangtuanya juga dari keluarga yang lain.

&quot;Jadi pelaku ini cemburu, karena merasa korban lebih disayang. Dan sudah dari beberapa hari sebelumnya pelaku juga merasa diabaikan oleh kedua orangtua korban yang merupakan paman dan bibinya,&quot; ujar Kasat.

Kasat menuturkan, pelaku IW sehari-hari tinggal bersama kedua orang-tua korban. Bahkan, pelaku juga kerap membantu menjaga korban dan mengantar jemput korban ke sekolah.


BACA JUGA:
Bacok Bocah 6 Tahun hingga Tewas, Pelaku Ditangkap Polisi


Namun menurut Kasat, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap motif korban melakukan pembunuhan terhadap bocah laki-laki tersebut.

&quot;Itu kan pengakuan tersangka saat ini. Kita tidak bisa percaya begitu saja. Masih dilakukan pendalaman,&quot; pungkas Kasat.</description><content:encoded>BANDARLAMPUNG - Motif pembunuhan bocah 6 tahun yang dilakukan sepupunya sendiri berinisial IW (22), karena pelaku mengaku cemburu lantaran korban AFA lebih disayang ketimbang dirinya.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lampung Barat Iptu Juherdi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (28/4/2023).


BACA JUGA:
Astaga! Bocah 6 Tahun Tewas Dibacok Sepupunya Sendiri


Iptu Juherdi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kesal terhadap korban lantaran mendapat kasih sayang dari kedua orangtuanya juga dari keluarga yang lain.

&quot;Jadi pelaku ini cemburu, karena merasa korban lebih disayang. Dan sudah dari beberapa hari sebelumnya pelaku juga merasa diabaikan oleh kedua orangtua korban yang merupakan paman dan bibinya,&quot; ujar Kasat.

Kasat menuturkan, pelaku IW sehari-hari tinggal bersama kedua orang-tua korban. Bahkan, pelaku juga kerap membantu menjaga korban dan mengantar jemput korban ke sekolah.


BACA JUGA:
Bacok Bocah 6 Tahun hingga Tewas, Pelaku Ditangkap Polisi


Namun menurut Kasat, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap motif korban melakukan pembunuhan terhadap bocah laki-laki tersebut.

&quot;Itu kan pengakuan tersangka saat ini. Kita tidak bisa percaya begitu saja. Masih dilakukan pendalaman,&quot; pungkas Kasat.</content:encoded></item></channel></rss>
