<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Kematian AKBP Buddy, Pihak Keluarga Curiga Ada Keterlibatan Mafia Narkoba</title><description>Bahkan, ada kecurigaan terkait bandar narkoba yang bermain di belakang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/29/338/2805760/soal-kematian-akbp-buddy-pihak-keluarga-curiga-ada-keterlibatan-mafia-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/29/338/2805760/soal-kematian-akbp-buddy-pihak-keluarga-curiga-ada-keterlibatan-mafia-narkoba"/><item><title>Soal Kematian AKBP Buddy, Pihak Keluarga Curiga Ada Keterlibatan Mafia Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/29/338/2805760/soal-kematian-akbp-buddy-pihak-keluarga-curiga-ada-keterlibatan-mafia-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/29/338/2805760/soal-kematian-akbp-buddy-pihak-keluarga-curiga-ada-keterlibatan-mafia-narkoba</guid><pubDate>Sabtu 29 April 2023 22:44 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/29/338/2805760/soal-kematian-akbp-buddy-pihak-keluarga-curiga-ada-keterlibatan-mafia-narkoba-7SuLFgSmPs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/29/338/2805760/soal-kematian-akbp-buddy-pihak-keluarga-curiga-ada-keterlibatan-mafia-narkoba-7SuLFgSmPs.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yOS8xLzE2NTY4MC81L3g4a2l5Z3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA -Pihak keluarga dari AKBP Buddy Alfrits Towoliu mengaku curiga atas kematian dari Kasat Narkoba Jakarta Timur tersebut. Bahkan, ada kecurigaan terkait bandar narkoba yang bermain di belakang.

Hal tersebut dikatakan oleh paman AKBP Buddy, Cyprus A Tatali. Menurutnya, bisa saja AKBP Buddy ditembak sebelum ditemukan di lintasan kereta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Christophorus Taufik: DPRt Harus Bergerak Masif Menjangkau Masyarakat Bawah


&quot;Kami menduga juga jangan-jangan ada permainan juga. Kami asumsikan atau mungkin sudah Didor duluan kami menduga-duga dilempar (ke rel). Itu kami menduga,&quot; ujar Cyprus kepada wartawan, Sabtu (29/4/2023).

Hal itu, kata Cyprus, diasumsikan karena mendiang Buddy merupakan seorang anggota kepolisian yang bertugas di bidang Narkoba. Apalagi, mending sosok yang aktif pula di dunia kerohanian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Serahkan 20 Ambulans untuk RSUD di Sumbar


&quot;Jadi begitu yang menimbulkan kecurigaan itu karena semua berjalan sehat, keluarga baik, kalau soal ekonomi tidak mungkin mati lapar, nah kebutuhan-kebutuhan pemain seperti itu kami menduga,&quot; imbuhnya.

Karena ada jabatan baru mungkin ada yang diduga dia mau sidik, kan Kasat narkoba, kan narkoba di situ berhadapan mafia, pelaku-pelaku mafia dalam dunia usaha narkoba ini menjadi pertanyaan besar dari kami keluarga,&quot; tuturnya.

Sehingga, lanjut Cyprus, ia menolak keras adanya narasi yang menyebut bahwa AKBP Buddy bunuh diri.



&quot;Dari pihak keluarga kalau dituduh bunuh diri itu kami menolak, sangat menolak. Karena apa, pertama dari kehidupan pribadi itu beliau enggak ada gangguan jiwa,&quot; pungkasnya.



Diketahui, pihak keluarga Kasat Res Narkoba Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoli membantah tudingan AKBP Buddy tewas bunuh diri. Mereka meminta pihak kepolisian menlakukan penyelidikan lebih lanjut.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yOS8xLzE2NTY4MC81L3g4a2l5Z3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA -Pihak keluarga dari AKBP Buddy Alfrits Towoliu mengaku curiga atas kematian dari Kasat Narkoba Jakarta Timur tersebut. Bahkan, ada kecurigaan terkait bandar narkoba yang bermain di belakang.

Hal tersebut dikatakan oleh paman AKBP Buddy, Cyprus A Tatali. Menurutnya, bisa saja AKBP Buddy ditembak sebelum ditemukan di lintasan kereta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Christophorus Taufik: DPRt Harus Bergerak Masif Menjangkau Masyarakat Bawah


&quot;Kami menduga juga jangan-jangan ada permainan juga. Kami asumsikan atau mungkin sudah Didor duluan kami menduga-duga dilempar (ke rel). Itu kami menduga,&quot; ujar Cyprus kepada wartawan, Sabtu (29/4/2023).

Hal itu, kata Cyprus, diasumsikan karena mendiang Buddy merupakan seorang anggota kepolisian yang bertugas di bidang Narkoba. Apalagi, mending sosok yang aktif pula di dunia kerohanian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Serahkan 20 Ambulans untuk RSUD di Sumbar


&quot;Jadi begitu yang menimbulkan kecurigaan itu karena semua berjalan sehat, keluarga baik, kalau soal ekonomi tidak mungkin mati lapar, nah kebutuhan-kebutuhan pemain seperti itu kami menduga,&quot; imbuhnya.

Karena ada jabatan baru mungkin ada yang diduga dia mau sidik, kan Kasat narkoba, kan narkoba di situ berhadapan mafia, pelaku-pelaku mafia dalam dunia usaha narkoba ini menjadi pertanyaan besar dari kami keluarga,&quot; tuturnya.

Sehingga, lanjut Cyprus, ia menolak keras adanya narasi yang menyebut bahwa AKBP Buddy bunuh diri.



&quot;Dari pihak keluarga kalau dituduh bunuh diri itu kami menolak, sangat menolak. Karena apa, pertama dari kehidupan pribadi itu beliau enggak ada gangguan jiwa,&quot; pungkasnya.



Diketahui, pihak keluarga Kasat Res Narkoba Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoli membantah tudingan AKBP Buddy tewas bunuh diri. Mereka meminta pihak kepolisian menlakukan penyelidikan lebih lanjut.

</content:encoded></item></channel></rss>
