<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petasan Makan Korban Lagi, Kali Ini Bocah Meninggal Kena Ledakan di Pekalongan</title><description>Seorang bocah tewas terkena ledakan petasan di Pekalongan, Jawa Tengah</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/29/512/2805651/petasan-makan-korban-lagi-kali-ini-bocah-meninggal-kena-ledakan-di-pekalongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/29/512/2805651/petasan-makan-korban-lagi-kali-ini-bocah-meninggal-kena-ledakan-di-pekalongan"/><item><title>Petasan Makan Korban Lagi, Kali Ini Bocah Meninggal Kena Ledakan di Pekalongan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/29/512/2805651/petasan-makan-korban-lagi-kali-ini-bocah-meninggal-kena-ledakan-di-pekalongan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/29/512/2805651/petasan-makan-korban-lagi-kali-ini-bocah-meninggal-kena-ledakan-di-pekalongan</guid><pubDate>Sabtu 29 April 2023 17:08 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/29/512/2805651/petasan-makan-korban-lagi-kali-ini-bocah-meninggal-kena-ledakan-di-pekalongan-kP2ctCkWKz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/29/512/2805651/petasan-makan-korban-lagi-kali-ini-bocah-meninggal-kena-ledakan-di-pekalongan-kP2ctCkWKz.jpg</image><title>Ilustrasi (Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNC8xLzE2NDkxNC81L3g4anFxdGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKALONGAN - Seorang bocah tewas terkena ledakan petasan di Pekalongan, Jawa Tengah. Dalam ledakan itu, empat orang juga turut menjadi korban luka.
Kepala Kepolisian Resor Pekalongan AKBP Arif Fajar Satria di Pekalongan mengatakan bahwa kasus meledaknya petasan itu berawal saat enam anak menyalakan beberapa petasan untuk menyambut perayaan Syawalan 1444 Hijriah.
&quot;Akan tetapi, ada salah satu petasan yang berukuran cukup besar tidak bisa meledak karena tidak ada sumbu. Akibat tidak bisa meledak, sejumlah anak itu mengambil batu untuk menekan petasan itu dan akhirnya meledak,&quot; katanya dikutip Antara, Sabtu (29/4/2023).

BACA JUGA:
Bayi Kaget Dengar Ledakan Petasan, Pembuluh Darah Otak Pecah Hingga Meninggal!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Arif Fajar Satria mengatakan sebenarnya pihak kepolisian telah melakukan penyisiran ke sejumlah daerah sejak Sabtu pagi (29/4/2023) untuk menyita balon yang akan dilepaskan ke udara secara liar. Selain balon, petasan juga disita.
Demikian pula, kata dia, polisi dibantu kepala desa telah memberikan sosialisasi terhadap bahaya petasan sekaligus melakukan penyisiran.

BACA JUGA:
Ganjar Larang Warga Produksi dan Berjualan Petasan

Adapun korban tewas adalah MN (12) warga Desa Jrebeng Kembang, Kecamatan Karangdadap dan empat korban lainnya harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam Pekajangan dan satu korban menjalani rawat jalan.






Saat ini, di lokasi kejadian telah dibentangkan garis polisi (police line) dan dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

&quot;Kami telah berulang kali memberikan sosialisasi larangan menyalakan petasan pada masyarakat karena hal itu selain akan membahayakan diri sendiri juga pada orang lain,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNC8xLzE2NDkxNC81L3g4anFxdGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKALONGAN - Seorang bocah tewas terkena ledakan petasan di Pekalongan, Jawa Tengah. Dalam ledakan itu, empat orang juga turut menjadi korban luka.
Kepala Kepolisian Resor Pekalongan AKBP Arif Fajar Satria di Pekalongan mengatakan bahwa kasus meledaknya petasan itu berawal saat enam anak menyalakan beberapa petasan untuk menyambut perayaan Syawalan 1444 Hijriah.
&quot;Akan tetapi, ada salah satu petasan yang berukuran cukup besar tidak bisa meledak karena tidak ada sumbu. Akibat tidak bisa meledak, sejumlah anak itu mengambil batu untuk menekan petasan itu dan akhirnya meledak,&quot; katanya dikutip Antara, Sabtu (29/4/2023).

BACA JUGA:
Bayi Kaget Dengar Ledakan Petasan, Pembuluh Darah Otak Pecah Hingga Meninggal!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Arif Fajar Satria mengatakan sebenarnya pihak kepolisian telah melakukan penyisiran ke sejumlah daerah sejak Sabtu pagi (29/4/2023) untuk menyita balon yang akan dilepaskan ke udara secara liar. Selain balon, petasan juga disita.
Demikian pula, kata dia, polisi dibantu kepala desa telah memberikan sosialisasi terhadap bahaya petasan sekaligus melakukan penyisiran.

BACA JUGA:
Ganjar Larang Warga Produksi dan Berjualan Petasan

Adapun korban tewas adalah MN (12) warga Desa Jrebeng Kembang, Kecamatan Karangdadap dan empat korban lainnya harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam Pekajangan dan satu korban menjalani rawat jalan.






Saat ini, di lokasi kejadian telah dibentangkan garis polisi (police line) dan dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

&quot;Kami telah berulang kali memberikan sosialisasi larangan menyalakan petasan pada masyarakat karena hal itu selain akan membahayakan diri sendiri juga pada orang lain,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
