<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Soekarno : Saya Menyukai Wanita yang Kolot dan Setia   </title><description>Fatmawati pernah tinggal di rumah Soekarno sehingga keduanya jadi akrab.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/30/337/2805807/soekarno-saya-menyukai-wanita-yang-kolot-dan-setia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/30/337/2805807/soekarno-saya-menyukai-wanita-yang-kolot-dan-setia"/><item><title> Soekarno : Saya Menyukai Wanita yang Kolot dan Setia   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/30/337/2805807/soekarno-saya-menyukai-wanita-yang-kolot-dan-setia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/30/337/2805807/soekarno-saya-menyukai-wanita-yang-kolot-dan-setia</guid><pubDate>Minggu 30 April 2023 05:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rafika Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/30/337/2805807/soekarno-saya-menyukai-wanita-yang-kolot-dan-setia-Jks3oDJpu0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soekarno dan Fatmawati (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/30/337/2805807/soekarno-saya-menyukai-wanita-yang-kolot-dan-setia-Jks3oDJpu0.jpg</image><title>Soekarno dan Fatmawati (foto: dok ist)</title></images><description>
KETIKA masih pelajar, Fatmawati pernah tinggal di rumah Soekarno sehingga keduanya jadi akrab. Soekarno sering mengajar Fatmawati untuk bermain bulu tangkis dan bahkan berjalan-jalan di tepi pantai.

Pada saat keduanya berjalan-jalan di sore hari, Fatmawati yang memakai baju kurung merah dan berkerudung kuning bertanya kepada Soekarno, &amp;ldquo;Jenis perempuan mana yang Bapak sukai?&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Bapak menyukai perempuan dengan keasliannya. Bukan wanita modern pakai rok pendek, baju ketat dan gincu yang menyilaukan. Bapak lebih menyukai wanita kolot yang setia menjaga suaminya dan senantiasa mengambilkan alas kakinya. Bapak tidak menyukai wanita Amerika dari generasi baru, yang bapak dengar menyuruh suaminya mencuci piring,&amp;rdquo; jawab Soekarno dikutip dalam buku &amp;lsquo;Soekarno Fatmawati Sebuah Kisah Cinta Klasik&amp;rsquo;.

BACA JUGA:
Terjadi Bentrokan Pasca-Pembacaan Proklamasi, Begini Cara Soekarno Meredakan Situasi

&amp;ldquo;Saya setuju,&amp;rdquo; kata Fatmawati lirih setelah mendengar jawaban Soekarno. Ia melihat Soekarno sambil malu-malu.

&amp;ldquo;Bapak juga menyukai perempuan yang merasa berbahagia dengan anak banyak. Bapak sangat mencintai anak-anak,&amp;rdquo; lanjut Soekarno.

Soekarno menjawab pertanyaan Fatmawati dengan sangat jelas. Ia ingin memiliki pasangan yang tradisional, wanita kolot, tidak mau seperti wanita Amerika dan menyukai perempuan yang bahagia dengan anak banyak.

BACA JUGA:
Lara Hati Soekarno Kecil Tak Bisa Lebaran dengan Petasan

Kata-kata Soekarno menyiratkan dia ingin memiliki anak yang banyak dari wanita yang dinikahinya nanti. Siapapun wanita tersebut, jawaban yang diberikan akan tetap sama seperti itu.

Soekarno dan Fatmawati menikah pada 1 Juni 1943. Keduanya punya lima orang anak yakni Megawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra.

</description><content:encoded>
KETIKA masih pelajar, Fatmawati pernah tinggal di rumah Soekarno sehingga keduanya jadi akrab. Soekarno sering mengajar Fatmawati untuk bermain bulu tangkis dan bahkan berjalan-jalan di tepi pantai.

Pada saat keduanya berjalan-jalan di sore hari, Fatmawati yang memakai baju kurung merah dan berkerudung kuning bertanya kepada Soekarno, &amp;ldquo;Jenis perempuan mana yang Bapak sukai?&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Bapak menyukai perempuan dengan keasliannya. Bukan wanita modern pakai rok pendek, baju ketat dan gincu yang menyilaukan. Bapak lebih menyukai wanita kolot yang setia menjaga suaminya dan senantiasa mengambilkan alas kakinya. Bapak tidak menyukai wanita Amerika dari generasi baru, yang bapak dengar menyuruh suaminya mencuci piring,&amp;rdquo; jawab Soekarno dikutip dalam buku &amp;lsquo;Soekarno Fatmawati Sebuah Kisah Cinta Klasik&amp;rsquo;.

BACA JUGA:
Terjadi Bentrokan Pasca-Pembacaan Proklamasi, Begini Cara Soekarno Meredakan Situasi

&amp;ldquo;Saya setuju,&amp;rdquo; kata Fatmawati lirih setelah mendengar jawaban Soekarno. Ia melihat Soekarno sambil malu-malu.

&amp;ldquo;Bapak juga menyukai perempuan yang merasa berbahagia dengan anak banyak. Bapak sangat mencintai anak-anak,&amp;rdquo; lanjut Soekarno.

Soekarno menjawab pertanyaan Fatmawati dengan sangat jelas. Ia ingin memiliki pasangan yang tradisional, wanita kolot, tidak mau seperti wanita Amerika dan menyukai perempuan yang bahagia dengan anak banyak.

BACA JUGA:
Lara Hati Soekarno Kecil Tak Bisa Lebaran dengan Petasan

Kata-kata Soekarno menyiratkan dia ingin memiliki anak yang banyak dari wanita yang dinikahinya nanti. Siapapun wanita tersebut, jawaban yang diberikan akan tetap sama seperti itu.

Soekarno dan Fatmawati menikah pada 1 Juni 1943. Keduanya punya lima orang anak yakni Megawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra.

</content:encoded></item></channel></rss>
