<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Korban Keracunan Massal Makanan Resepsi Pernikahan di Sragen: Makan Daging Dikit, Perut Kayak Diaduk-aduk</title><description>Setidaknya 280 orang di dua desa di Sragen, Jawa Tengah keracunan. Mereka keracunan diduga karena makanan dari hajatan resepsi pernikahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/30/512/2805972/cerita-korban-keracunan-massal-makanan-resepsi-pernikahan-di-sragen-makan-daging-dikit-perut-kayak-diaduk-aduk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/30/512/2805972/cerita-korban-keracunan-massal-makanan-resepsi-pernikahan-di-sragen-makan-daging-dikit-perut-kayak-diaduk-aduk"/><item><title>Cerita Korban Keracunan Massal Makanan Resepsi Pernikahan di Sragen: Makan Daging Dikit, Perut Kayak Diaduk-aduk</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/30/512/2805972/cerita-korban-keracunan-massal-makanan-resepsi-pernikahan-di-sragen-makan-daging-dikit-perut-kayak-diaduk-aduk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/30/512/2805972/cerita-korban-keracunan-massal-makanan-resepsi-pernikahan-di-sragen-makan-daging-dikit-perut-kayak-diaduk-aduk</guid><pubDate>Minggu 30 April 2023 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Joko Piroso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/30/512/2805972/cerita-korban-keracunan-massal-makanan-resepsi-pernikahan-di-sragen-makan-daging-dikit-perut-kayak-diaduk-aduk-lOxzuxyQp4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/30/512/2805972/cerita-korban-keracunan-massal-makanan-resepsi-pernikahan-di-sragen-makan-daging-dikit-perut-kayak-diaduk-aduk-lOxzuxyQp4.jpg</image><title>Ilustrasi (Freepik)</title></images><description>


SRAGEN - Setidaknya 280 orang di dua desa di Sragen, Jawa Tengah keracunan. Mereka keracunan diduga karena makanan dari hajatan resepsi pernikahan salah seorang warga.
Salah satu korban Ari Setyantini mengatakan merasakan mual setelah makan daging sapi di nasi kotak hantaran hajatan tersebut. Setelah merasa mual, ia mengaku kondisinya semakin memburuk.
Tak tahan dengan kondisi tubuhnya. Ia kemudian pergi ke bidan desa sekitar pukul 21.30 WIB.
&amp;ldquo;Minum obat malah muntah-muntah. Akhirnya ke puskesmas,&amp;rdquo; ujar Ari di lokasi.

BACA JUGA:
 Ngeri! 280 Orang Keracunan Massal di Sragen, Diduga karena Makanan Resepsi Pernikahan

&amp;ldquo;Makan daging sapi dari orang hajatan itu. Makannya hanya sedikit, tapi perut itu rasanya seperti kayak diaduk-aduk,&amp;rdquo; imbuhnya.
Sebelumnya, ratusan warga keracunan makanan di Sragen, Jawa Tengah. Mereka keracunan usai menyantap makanan hantaran dari salah seorang warga yang sedang menggelar resepsi pernikahan.

BACA JUGA:
Setidaknya 11 Orang Tewas Akibat Kebocoran Gas di India

Setidaknya 280 warga di dua desa, Desa Jambeyan dan Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo itu harus dilarikan puskesmas. Mereka dilarikan ke fasilitas kesehatan karena mengalami mual, muntah hingga pusing.
Warga di dua desa itu mengeluhkan mual, muntah hingga diare sejak Jumat (28/4/2023) malam. Dari 280 korban keracunan, saat ini 10 korban dirawat di Puskesmas Sambirejo dan satu korban dirawat di Rumah Sakit Sarila.Camat Sambirejo, Didik purwanto mengatakan dugaan sementara para warga keracunan karena menyantap nasi boks dari hajatan. Dugaan itu semakin kuat karena dari situasi pasien yang berobat, kebanyakan yang mengkonsumsi sajian hantaran.
Menurut didik awalnya hanya ada 1 warga yang mengeluhkan mual dan datang ke bidan desa. Namun, semakin malam semakin banyak warga yang datang dengan mengeluhkan hal yang sama.
Sementara itu, Kapolsek Sambirejo Iptu Zubaidi mengaku pihaknya saat ini sudah mengambil sampel makanan hajatan yang terdiri dari nasi, sayur oseng, hingga daging. Makanan itu diteliti untuk mengetahui kandungan di dalamnya.</description><content:encoded>


SRAGEN - Setidaknya 280 orang di dua desa di Sragen, Jawa Tengah keracunan. Mereka keracunan diduga karena makanan dari hajatan resepsi pernikahan salah seorang warga.
Salah satu korban Ari Setyantini mengatakan merasakan mual setelah makan daging sapi di nasi kotak hantaran hajatan tersebut. Setelah merasa mual, ia mengaku kondisinya semakin memburuk.
Tak tahan dengan kondisi tubuhnya. Ia kemudian pergi ke bidan desa sekitar pukul 21.30 WIB.
&amp;ldquo;Minum obat malah muntah-muntah. Akhirnya ke puskesmas,&amp;rdquo; ujar Ari di lokasi.

BACA JUGA:
 Ngeri! 280 Orang Keracunan Massal di Sragen, Diduga karena Makanan Resepsi Pernikahan

&amp;ldquo;Makan daging sapi dari orang hajatan itu. Makannya hanya sedikit, tapi perut itu rasanya seperti kayak diaduk-aduk,&amp;rdquo; imbuhnya.
Sebelumnya, ratusan warga keracunan makanan di Sragen, Jawa Tengah. Mereka keracunan usai menyantap makanan hantaran dari salah seorang warga yang sedang menggelar resepsi pernikahan.

BACA JUGA:
Setidaknya 11 Orang Tewas Akibat Kebocoran Gas di India

Setidaknya 280 warga di dua desa, Desa Jambeyan dan Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo itu harus dilarikan puskesmas. Mereka dilarikan ke fasilitas kesehatan karena mengalami mual, muntah hingga pusing.
Warga di dua desa itu mengeluhkan mual, muntah hingga diare sejak Jumat (28/4/2023) malam. Dari 280 korban keracunan, saat ini 10 korban dirawat di Puskesmas Sambirejo dan satu korban dirawat di Rumah Sakit Sarila.Camat Sambirejo, Didik purwanto mengatakan dugaan sementara para warga keracunan karena menyantap nasi boks dari hajatan. Dugaan itu semakin kuat karena dari situasi pasien yang berobat, kebanyakan yang mengkonsumsi sajian hantaran.
Menurut didik awalnya hanya ada 1 warga yang mengeluhkan mual dan datang ke bidan desa. Namun, semakin malam semakin banyak warga yang datang dengan mengeluhkan hal yang sama.
Sementara itu, Kapolsek Sambirejo Iptu Zubaidi mengaku pihaknya saat ini sudah mengambil sampel makanan hajatan yang terdiri dari nasi, sayur oseng, hingga daging. Makanan itu diteliti untuk mengetahui kandungan di dalamnya.</content:encoded></item></channel></rss>
