<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu dan Anak Warga Cianjur yang Terseret Arus Sungai Cibuni Ditemukan</title><description>Jasad dua korban terseret arus Sungai Cibuni berhasil dievakuasi pada dua tempat berbeda di wilayah Kabupaten Sukabumi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/30/525/2805812/ibu-dan-anak-warga-cianjur-yang-terseret-arus-sungai-cibuni-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/30/525/2805812/ibu-dan-anak-warga-cianjur-yang-terseret-arus-sungai-cibuni-ditemukan"/><item><title>Ibu dan Anak Warga Cianjur yang Terseret Arus Sungai Cibuni Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/30/525/2805812/ibu-dan-anak-warga-cianjur-yang-terseret-arus-sungai-cibuni-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/30/525/2805812/ibu-dan-anak-warga-cianjur-yang-terseret-arus-sungai-cibuni-ditemukan</guid><pubDate>Minggu 30 April 2023 04:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/30/525/2805812/ibu-dan-anak-warga-cianjur-yang-terseret-arus-sungai-cibuni-ditemukan-j7il0wxqEs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Dharmawan Hadi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/30/525/2805812/ibu-dan-anak-warga-cianjur-yang-terseret-arus-sungai-cibuni-ditemukan-j7il0wxqEs.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Dharmawan Hadi</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yOS8xLzE2NTY4MC81L3g4a2l5Z3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SUKABUMI - Jasad dua korban terseret arus Sungai Cibuni berhasil dievakuasi pada dua tempat berbeda di wilayah Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (29/4/2023).

Korban yang merupakan Ibu dan anak tersebut, merupakan warga Kampung Begod RT 001/005, Desa Sukaraja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jasamarga Catat 459 Kendaraan Telah Kembali Ke Jakarta

Kapolsek Sagaranten, AKP Deni Miharja mengatakan, tim SAR gabungan dari Polri, TNI, BPBD Kabupaten Sukabumi, Relawan RAPI, dan Karang Taruna Kecamatan Cidadap telah berhasil evakuasi dua jenazah korban tenggelam di aliran sungai Cibuni dari dua lokasi berbeda.

&quot;Evakuasi korban yang pertama adalah atas nama Saripah (40) yang ditemukan kemarin sekira pada pukul 21.40 WIB di aliran sungai Cibuni, Leuwi Leueur. Korban merupakan ibu kandung dari korban kedua yang ditemukan selanjutnya. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Cianjur,&quot; ujar Deni kepada MNC Portal Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usai Silaturahmi, Pedagang di Pasar Bogor Ditemukan Tewas di Kiosnya

Selanjutnya penemuan jasad korban kedua, lanjut Deni, yakni Sarah (18) yang merupakan anak Saripah, ditemukan di aliran sungai Cibuni, tepatnya di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Kemudian setelah evakuasi langsung, korban dibawa oleh ambulans Puskesmas Kadupandak pada Sabtu (29/3/2023) pukul 10.20 WIB menuju ke rumah duka di Cianjur.

Informasi yang dihimpun sebelumnya, pada Kamis (27/4/2023) pukul 14.00 WIB, Suami dan ayah korban, Dadam (58) beserta kedua korban ingin melakukan wudlu di Muara Sungai Cibuni. Setelah itu korban Sarah ingin melakukan foto di batu pinggir muara sungai, namun keadaan batu licin yang mengakibatkan Sarah terpeleset dan jatuh ke dalam sungai.




Melihat kejadian tersebut, Saripah melakukan upaya untuk menyelamatkan anaknya dengan menarik tangan korban dan terjun ke sungai untuk memeluk anaknya. Dadam selaku bapak korban pun lari untuk menyelamatkan korban dengan menarik kedua korban akan tetapi arus yang cukup deras mengakibatkan korban terseret arus sungai.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yOS8xLzE2NTY4MC81L3g4a2l5Z3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SUKABUMI - Jasad dua korban terseret arus Sungai Cibuni berhasil dievakuasi pada dua tempat berbeda di wilayah Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (29/4/2023).

Korban yang merupakan Ibu dan anak tersebut, merupakan warga Kampung Begod RT 001/005, Desa Sukaraja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jasamarga Catat 459 Kendaraan Telah Kembali Ke Jakarta

Kapolsek Sagaranten, AKP Deni Miharja mengatakan, tim SAR gabungan dari Polri, TNI, BPBD Kabupaten Sukabumi, Relawan RAPI, dan Karang Taruna Kecamatan Cidadap telah berhasil evakuasi dua jenazah korban tenggelam di aliran sungai Cibuni dari dua lokasi berbeda.

&quot;Evakuasi korban yang pertama adalah atas nama Saripah (40) yang ditemukan kemarin sekira pada pukul 21.40 WIB di aliran sungai Cibuni, Leuwi Leueur. Korban merupakan ibu kandung dari korban kedua yang ditemukan selanjutnya. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Cianjur,&quot; ujar Deni kepada MNC Portal Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usai Silaturahmi, Pedagang di Pasar Bogor Ditemukan Tewas di Kiosnya

Selanjutnya penemuan jasad korban kedua, lanjut Deni, yakni Sarah (18) yang merupakan anak Saripah, ditemukan di aliran sungai Cibuni, tepatnya di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Kemudian setelah evakuasi langsung, korban dibawa oleh ambulans Puskesmas Kadupandak pada Sabtu (29/3/2023) pukul 10.20 WIB menuju ke rumah duka di Cianjur.

Informasi yang dihimpun sebelumnya, pada Kamis (27/4/2023) pukul 14.00 WIB, Suami dan ayah korban, Dadam (58) beserta kedua korban ingin melakukan wudlu di Muara Sungai Cibuni. Setelah itu korban Sarah ingin melakukan foto di batu pinggir muara sungai, namun keadaan batu licin yang mengakibatkan Sarah terpeleset dan jatuh ke dalam sungai.




Melihat kejadian tersebut, Saripah melakukan upaya untuk menyelamatkan anaknya dengan menarik tangan korban dan terjun ke sungai untuk memeluk anaknya. Dadam selaku bapak korban pun lari untuk menyelamatkan korban dengan menarik kedua korban akan tetapi arus yang cukup deras mengakibatkan korban terseret arus sungai.

</content:encoded></item></channel></rss>
