<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes DKI: BOR RS Sepekan Terakhir Meningkat Jadi 16%   </title><description>Keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 meningkat menjadi 16%&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/01/338/2806479/kasus-covid-19-melonjak-dinkes-dki-bor-rs-sepekan-terakhir-meningkat-jadi-16</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/01/338/2806479/kasus-covid-19-melonjak-dinkes-dki-bor-rs-sepekan-terakhir-meningkat-jadi-16"/><item><title>Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes DKI: BOR RS Sepekan Terakhir Meningkat Jadi 16%   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/01/338/2806479/kasus-covid-19-melonjak-dinkes-dki-bor-rs-sepekan-terakhir-meningkat-jadi-16</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/01/338/2806479/kasus-covid-19-melonjak-dinkes-dki-bor-rs-sepekan-terakhir-meningkat-jadi-16</guid><pubDate>Senin 01 Mei 2023 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/01/338/2806479/kasus-covid-19-melonjak-dinkes-dki-bor-rs-sepekan-terakhir-meningkat-jadi-16-EYAUb6TlRi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/01/338/2806479/kasus-covid-19-melonjak-dinkes-dki-bor-rs-sepekan-terakhir-meningkat-jadi-16-EYAUb6TlRi.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebut, keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 meningkat menjadi 16% selama sepekan terakhir.

&quot;BOR RS naik seminggu terakhir menjadi 16 persen, kematian 16 orang. Semua 30 tahun ke atas, belum dosis 4. Bahkan 10 diantaranya belum vaksinasi sama sekali. Puncak kematian akan terjadi 7-14 hari dari puncak kasus. Trend masih naik, prediksi puncak minggu depan (6 minggu dari 23 Maret arcturus pertama kali terdeteksi),&quot; kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya, Senin (1/5/2023).

BACA JUGA:
Waspada! Infeksi Covid-19 Tembus Angka 2.074 Kasus, Tertinggi Sejak Desember 2022

Ngabila menambahkan, meski kasus positif dan angka kematian meningkat situasi Covid-19 di Ibu Kota masih sangat terkendali.

&quot;Situasi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali walau jumlah kasus positif dan kematian meningkat, positivity rate meningkat tajam tanda banyak kasus tidak terdiagnosis di lapangan,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Ngabila mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menghindari orang yang sedang sakit.

BACA JUGA:
Kemenkes RI Sebut Kasus Covid-19 di Jakarta Meningkat Imbas Varian Baru Arcturus

&quot;Apa pun variannya, cegah sakit dengan memakai masker di keramaian, transportasi publik, hindari orang yang sedang sakit. Masker dapat melindungi dari berbagai penyakit menular seperti batuk pilek oleh virus / bakteri lainnya, campak, rubella, TBC, difteri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebut, keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 meningkat menjadi 16% selama sepekan terakhir.

&quot;BOR RS naik seminggu terakhir menjadi 16 persen, kematian 16 orang. Semua 30 tahun ke atas, belum dosis 4. Bahkan 10 diantaranya belum vaksinasi sama sekali. Puncak kematian akan terjadi 7-14 hari dari puncak kasus. Trend masih naik, prediksi puncak minggu depan (6 minggu dari 23 Maret arcturus pertama kali terdeteksi),&quot; kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya, Senin (1/5/2023).

BACA JUGA:
Waspada! Infeksi Covid-19 Tembus Angka 2.074 Kasus, Tertinggi Sejak Desember 2022

Ngabila menambahkan, meski kasus positif dan angka kematian meningkat situasi Covid-19 di Ibu Kota masih sangat terkendali.

&quot;Situasi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali walau jumlah kasus positif dan kematian meningkat, positivity rate meningkat tajam tanda banyak kasus tidak terdiagnosis di lapangan,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Ngabila mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menghindari orang yang sedang sakit.

BACA JUGA:
Kemenkes RI Sebut Kasus Covid-19 di Jakarta Meningkat Imbas Varian Baru Arcturus

&quot;Apa pun variannya, cegah sakit dengan memakai masker di keramaian, transportasi publik, hindari orang yang sedang sakit. Masker dapat melindungi dari berbagai penyakit menular seperti batuk pilek oleh virus / bakteri lainnya, campak, rubella, TBC, difteri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
