<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala Distrik Kiwirok Dianiaya KKB Papua!</title><description>Kepala Distrik Kiwirok Abedeus Tepmul yang diduga dianiaya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/01/340/2806388/kepala-distrik-kiwirok-dianiaya-kkb-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/01/340/2806388/kepala-distrik-kiwirok-dianiaya-kkb-papua"/><item><title>Kepala Distrik Kiwirok Dianiaya KKB Papua!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/01/340/2806388/kepala-distrik-kiwirok-dianiaya-kkb-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/01/340/2806388/kepala-distrik-kiwirok-dianiaya-kkb-papua</guid><pubDate>Senin 01 Mei 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/01/340/2806388/kepala-distrik-kiwirok-dianiaya-kkb-papua-K7kzbq5BVG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/01/340/2806388/kepala-distrik-kiwirok-dianiaya-kkb-papua-K7kzbq5BVG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAYAPURA - Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri menerima laporan terkait penganiayaan terhadap Kepala Distrik Kiwirok Abedeus Tepmul yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Mathius mengatakan insiden itu terjadi Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Minggu (30/4), yang diduga dilakukan anggota KKB Ngalum Kupel.


BACA JUGA:
Sepak Terjang Joni Botak, Teroris Pembunuh WNA dan Pembakar Gereja yang Dibantai KKB Lewis Kogoya&amp;nbsp;


&quot;Kepala Distrik Kiwirok dan sanak keluarganya untuk sementara diamankan di rumah warga; dan anggota TNI dan Polri bersiaga,&quot; kata Mathius Fakhiri dilansir dari Antara, Senin (1/5/2023).

Berdasarkan laporan yang diterima, saat insiden terjadi korban sedang bersama beberapa orang keluarganya sedang mencari kayu.


BACA JUGA:
Kapolda Papua Bidik Pejabat-Warga yang Bantu KKB Egianus Kogoya Sembunyikan Pilot Susi Air


Tiba-tiba datang anggota KKB yang menghadang dan menodong korban dengan senjata.

Korban juga dilaporkan dianiaya dengan popor senjata hingga mengalami lebam serta diancam agar masyarakat tidak ke Kampung Delpem, Kiwi, Pelbib, dan Kampung Lolim.Sebelumnya, anggota TNI dan Polri sempat mendengar tembakan dari arah Kampung Mongoldoki yang berjarak 300 meter dari Pos Damai Cartenz Kiwirok.

Prajurit melihat 15 orang yang membawa panah dan sepucuk senjata laras panjang. Anggota TNI dan Polri terus melakukan pemantauan hingga kemudian ada laporan penganiayaan.</description><content:encoded>JAYAPURA - Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri menerima laporan terkait penganiayaan terhadap Kepala Distrik Kiwirok Abedeus Tepmul yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Mathius mengatakan insiden itu terjadi Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Minggu (30/4), yang diduga dilakukan anggota KKB Ngalum Kupel.


BACA JUGA:
Sepak Terjang Joni Botak, Teroris Pembunuh WNA dan Pembakar Gereja yang Dibantai KKB Lewis Kogoya&amp;nbsp;


&quot;Kepala Distrik Kiwirok dan sanak keluarganya untuk sementara diamankan di rumah warga; dan anggota TNI dan Polri bersiaga,&quot; kata Mathius Fakhiri dilansir dari Antara, Senin (1/5/2023).

Berdasarkan laporan yang diterima, saat insiden terjadi korban sedang bersama beberapa orang keluarganya sedang mencari kayu.


BACA JUGA:
Kapolda Papua Bidik Pejabat-Warga yang Bantu KKB Egianus Kogoya Sembunyikan Pilot Susi Air


Tiba-tiba datang anggota KKB yang menghadang dan menodong korban dengan senjata.

Korban juga dilaporkan dianiaya dengan popor senjata hingga mengalami lebam serta diancam agar masyarakat tidak ke Kampung Delpem, Kiwi, Pelbib, dan Kampung Lolim.Sebelumnya, anggota TNI dan Polri sempat mendengar tembakan dari arah Kampung Mongoldoki yang berjarak 300 meter dari Pos Damai Cartenz Kiwirok.

Prajurit melihat 15 orang yang membawa panah dan sepucuk senjata laras panjang. Anggota TNI dan Polri terus melakukan pemantauan hingga kemudian ada laporan penganiayaan.</content:encoded></item></channel></rss>
