<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngaku Mualaf, Bule Australia Keukeuh Tak Akui Ludahi Imam Masjid di Bandung</title><description>Polrestabes Bandung belum bisa memastikan motif WNA asal Australia, yang ludahi imam masjid</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/01/525/2806437/ngaku-mualaf-bule-australia-keukeuh-tak-akui-ludahi-imam-masjid-di-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/01/525/2806437/ngaku-mualaf-bule-australia-keukeuh-tak-akui-ludahi-imam-masjid-di-bandung"/><item><title>Ngaku Mualaf, Bule Australia Keukeuh Tak Akui Ludahi Imam Masjid di Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/01/525/2806437/ngaku-mualaf-bule-australia-keukeuh-tak-akui-ludahi-imam-masjid-di-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/01/525/2806437/ngaku-mualaf-bule-australia-keukeuh-tak-akui-ludahi-imam-masjid-di-bandung</guid><pubDate>Senin 01 Mei 2023 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/01/525/2806437/ngaku-mualaf-bule-australia-keukeuh-tak-akui-ludahi-imam-masjid-di-bandung-5PtKKak5wa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono (foto: MPI/Agung)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/01/525/2806437/ngaku-mualaf-bule-australia-keukeuh-tak-akui-ludahi-imam-masjid-di-bandung-5PtKKak5wa.jpg</image><title>Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono (foto: MPI/Agung)</title></images><description>
BANDUNG - Polrestabes Bandung belum bisa memastikan motif Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Brenton Craig Abbas Abdullah (43) meludahi Imam Masjid Al-Muhajir, Kota Bandung, M. Basri Anwar.

Pasalnya, Brenton hingga kini tidak kunjung mengakui perbuatannya. Kendati demikian, bule Australia tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan barang bukti.

&quot;Yang bersangkutan sekarang masih belum mengakui apa yang menjadi perbuatannya,&quot; kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, Senin (1/5/2023).

BACA JUGA:
Bule Australia yang Ludahi Imam Masjid Ternyata Pernah Tersandung Kasus Hukum

Kemudian, lanjut Budi, Brenton juga kini telah ditahan. Akan tetapi, belum diketahui sampai kapan pelaku akan ditahan di Satreskrim Polrestabes Bandung.

&quot;Nanti kita lihat seperti apa, sementara kita masih melakukan penahanan di Polrestabes, nanti kita lihat perkembangan kasusnya nanti apakah dilanjutkan ataukah memang ada seperti apa,&quot; jelas Budi.

Informasi terbaru, Brenton mengaku kepada polisi bahwa dirinya merupakan seorang mualaf.

&quot;Kalau pengakuannya yang bersangkutan Islam, mualaf,&quot; ucap Budi.

BACA JUGA:
Bule yang Ludahi Imam Masjid Ditangkap di Bandara Soetta, Polisi Hubungi Kedutaan Australia

Sebelumnya diberitakan, Brenton diamankan oleh polisi di Bandara Soekarno Hatta ketika hendak pulang ke negaranya. Akibat perbuatannya, Brenton disangkakan Pasal 335 dan 315 KUHPidana yang mengatur tentang perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan. Dia diancam pidana kurungan selama 1 tahun 2 bulan.
</description><content:encoded>
BANDUNG - Polrestabes Bandung belum bisa memastikan motif Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Brenton Craig Abbas Abdullah (43) meludahi Imam Masjid Al-Muhajir, Kota Bandung, M. Basri Anwar.

Pasalnya, Brenton hingga kini tidak kunjung mengakui perbuatannya. Kendati demikian, bule Australia tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan barang bukti.

&quot;Yang bersangkutan sekarang masih belum mengakui apa yang menjadi perbuatannya,&quot; kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, Senin (1/5/2023).

BACA JUGA:
Bule Australia yang Ludahi Imam Masjid Ternyata Pernah Tersandung Kasus Hukum

Kemudian, lanjut Budi, Brenton juga kini telah ditahan. Akan tetapi, belum diketahui sampai kapan pelaku akan ditahan di Satreskrim Polrestabes Bandung.

&quot;Nanti kita lihat seperti apa, sementara kita masih melakukan penahanan di Polrestabes, nanti kita lihat perkembangan kasusnya nanti apakah dilanjutkan ataukah memang ada seperti apa,&quot; jelas Budi.

Informasi terbaru, Brenton mengaku kepada polisi bahwa dirinya merupakan seorang mualaf.

&quot;Kalau pengakuannya yang bersangkutan Islam, mualaf,&quot; ucap Budi.

BACA JUGA:
Bule yang Ludahi Imam Masjid Ditangkap di Bandara Soetta, Polisi Hubungi Kedutaan Australia

Sebelumnya diberitakan, Brenton diamankan oleh polisi di Bandara Soekarno Hatta ketika hendak pulang ke negaranya. Akibat perbuatannya, Brenton disangkakan Pasal 335 dan 315 KUHPidana yang mengatur tentang perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan. Dia diancam pidana kurungan selama 1 tahun 2 bulan.
</content:encoded></item></channel></rss>
