<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Rudal Skala Besar Rusia Hantam Fasilitas Militer Ukraina, Hancurkan Persediaan Bahan Bakar dan Amunisi</title><description>Meski militer Rusia tidak merinci lokasi mana yang menjadi sasaran secara tepat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/02/18/2806802/serangan-rudal-skala-besar-rusia-hantam-fasilitas-militer-ukraina-hancurkan-persediaan-bahan-bakar-dan-amunisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/02/18/2806802/serangan-rudal-skala-besar-rusia-hantam-fasilitas-militer-ukraina-hancurkan-persediaan-bahan-bakar-dan-amunisi"/><item><title>Serangan Rudal Skala Besar Rusia Hantam Fasilitas Militer Ukraina, Hancurkan Persediaan Bahan Bakar dan Amunisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/02/18/2806802/serangan-rudal-skala-besar-rusia-hantam-fasilitas-militer-ukraina-hancurkan-persediaan-bahan-bakar-dan-amunisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/02/18/2806802/serangan-rudal-skala-besar-rusia-hantam-fasilitas-militer-ukraina-hancurkan-persediaan-bahan-bakar-dan-amunisi</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/18/2806802/serangan-rudal-skala-besar-rusia-hantam-fasilitas-militer-ukraina-hancurkan-persediaan-bahan-bakar-dan-amunisi-XhgqyMSVng.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rusia kerahkan serangan rudal skala besar ke fasilitas militer Ukraina (Foto: Sputnik/ Kementerian Pertahanan Rusia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/18/2806802/serangan-rudal-skala-besar-rusia-hantam-fasilitas-militer-ukraina-hancurkan-persediaan-bahan-bakar-dan-amunisi-XhgqyMSVng.jpg</image><title>Rusia kerahkan serangan rudal skala besar ke fasilitas militer Ukraina (Foto: Sputnik/ Kementerian Pertahanan Rusia)</title></images><description>UKRAINA &amp;ndash; Militer Rusia telah meluncurkan serangan rudal skala besar terhadap industri militer Ukraina, mengganggu produksi persenjataan dan amunisi.

&quot;... Angkatan Bersenjata Rusia dari Federasi Rusia meluncurkan serangan rudal kelompok dengan senjata presisi jarak jauh, berbasis udara dan laut, di kompleks industri militer Ukraina,&quot; terang  Kementerian Pertahanan pada Senin (1/5/2023) dalam pengarahan media hariannya, dikutip RT. Pernyataan itu menambahkan bahwa &quot;semua target yang ditugaskan tercapai.&quot;


BACA JUGA:
Amankan Wilayah, Jet Tempur Jerman dan Inggris Cegat 3 Pesawat Militer Rusia di Atas Laut Baltik

Meski militer Rusia tidak merinci lokasi mana yang menjadi sasaran secara tepat, namun media Ukraina melaporkan serangan di wilayah Kiev, Sumy, dan Dnepropetrovsk. Yang terakhir tampaknya mengalami yang terburuk, dengan ledakan besar dilaporkan di pinggiran kota Pavlograd.


BACA JUGA:
Majelis Umum PBB Sahkan Resolusi Kutuk Invasi Militer Rusia ke Ukraina

Rekaman yang belum diverifikasi beredar secara online menunjukkan akibat dari serangan di dekat kota. Serangan itu rupanya juga menyebabkan ledakan sekunder yang masif, diikuti oleh beberapa ledakan kecil. Rekaman yang tersedia menunjukkan banyak kolom asap putih di lokasi tersebut, biasanya disebabkan oleh ledakan proyektil berbahan bakar padat seperti rudal antipesawat.

Vladimir Rogov, seorang pejabat senior Rusia di Wilayah Zaporozhye, mengutip laporan penduduk setempat, mengatakan serangan Pavlograd menghancurkan persediaan bahan bakar dan amunisi Brigade Lintas Udara ke-46 Ukraina, yang telah mempersiapkan diri untuk serangan balasan Ukraina yang sangat dinanti-nantikan.Pejabat itu mengatakan kepada kantor berita TASS, serangan itu juga menghancurkan dua baterai anti-pesawat S-300 yang ditempatkan di daerah itu.



Menurut layanan darurat Ukraina, ledakan di Pavlograd merusak dan menghancurkan hingga 80 rumah tempat tinggal dan sekitar dua lusin bangunan bertingkat. Layanan darurat juga telah mengakui kerusakan pada &quot;fasilitas industri&quot; yang tidak ditentukan di daerah tersebut tanpa mengungkapkan sifat pastinya.



Dalam beberapa hari terakhir, Rusia dan Ukraina tampaknya telah meningkatkan serangan jarak jauh terhadap satu sama lain, dengan peningkatan aktivitas militer menjelang serangan balasan Ukraina yang telah lama diiklankan. Moskow telah mengklaim penghancuran beberapa pos komando yang digunakan oleh militer Ukraina, dan telah melaporkan pengelompokan pasukan cadangan Ukraina yang menyerang. Kiev pada bagiannya, telah menggenjot penembakan di daerah pemukiman kota Donetsk Rusia, serta daerah perbatasan lainnya, yang menimbulkan banyak korban sipil.



Pasukan Ukraina juga melakukan serangan terhadap deportasi minyak di Krimea. Juru bicara komando selatan militer Ukraina, Natalya Gumenyuk, membenarkan bahwa serangan itu dilakukan sebagai persiapan untuk serangan balasan Kiev.



</description><content:encoded>UKRAINA &amp;ndash; Militer Rusia telah meluncurkan serangan rudal skala besar terhadap industri militer Ukraina, mengganggu produksi persenjataan dan amunisi.

&quot;... Angkatan Bersenjata Rusia dari Federasi Rusia meluncurkan serangan rudal kelompok dengan senjata presisi jarak jauh, berbasis udara dan laut, di kompleks industri militer Ukraina,&quot; terang  Kementerian Pertahanan pada Senin (1/5/2023) dalam pengarahan media hariannya, dikutip RT. Pernyataan itu menambahkan bahwa &quot;semua target yang ditugaskan tercapai.&quot;


BACA JUGA:
Amankan Wilayah, Jet Tempur Jerman dan Inggris Cegat 3 Pesawat Militer Rusia di Atas Laut Baltik

Meski militer Rusia tidak merinci lokasi mana yang menjadi sasaran secara tepat, namun media Ukraina melaporkan serangan di wilayah Kiev, Sumy, dan Dnepropetrovsk. Yang terakhir tampaknya mengalami yang terburuk, dengan ledakan besar dilaporkan di pinggiran kota Pavlograd.


BACA JUGA:
Majelis Umum PBB Sahkan Resolusi Kutuk Invasi Militer Rusia ke Ukraina

Rekaman yang belum diverifikasi beredar secara online menunjukkan akibat dari serangan di dekat kota. Serangan itu rupanya juga menyebabkan ledakan sekunder yang masif, diikuti oleh beberapa ledakan kecil. Rekaman yang tersedia menunjukkan banyak kolom asap putih di lokasi tersebut, biasanya disebabkan oleh ledakan proyektil berbahan bakar padat seperti rudal antipesawat.

Vladimir Rogov, seorang pejabat senior Rusia di Wilayah Zaporozhye, mengutip laporan penduduk setempat, mengatakan serangan Pavlograd menghancurkan persediaan bahan bakar dan amunisi Brigade Lintas Udara ke-46 Ukraina, yang telah mempersiapkan diri untuk serangan balasan Ukraina yang sangat dinanti-nantikan.Pejabat itu mengatakan kepada kantor berita TASS, serangan itu juga menghancurkan dua baterai anti-pesawat S-300 yang ditempatkan di daerah itu.



Menurut layanan darurat Ukraina, ledakan di Pavlograd merusak dan menghancurkan hingga 80 rumah tempat tinggal dan sekitar dua lusin bangunan bertingkat. Layanan darurat juga telah mengakui kerusakan pada &quot;fasilitas industri&quot; yang tidak ditentukan di daerah tersebut tanpa mengungkapkan sifat pastinya.



Dalam beberapa hari terakhir, Rusia dan Ukraina tampaknya telah meningkatkan serangan jarak jauh terhadap satu sama lain, dengan peningkatan aktivitas militer menjelang serangan balasan Ukraina yang telah lama diiklankan. Moskow telah mengklaim penghancuran beberapa pos komando yang digunakan oleh militer Ukraina, dan telah melaporkan pengelompokan pasukan cadangan Ukraina yang menyerang. Kiev pada bagiannya, telah menggenjot penembakan di daerah pemukiman kota Donetsk Rusia, serta daerah perbatasan lainnya, yang menimbulkan banyak korban sipil.



Pasukan Ukraina juga melakukan serangan terhadap deportasi minyak di Krimea. Juru bicara komando selatan militer Ukraina, Natalya Gumenyuk, membenarkan bahwa serangan itu dilakukan sebagai persiapan untuk serangan balasan Kiev.



</content:encoded></item></channel></rss>
