<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Insiden Pengusiran Berakhir Takut Kualat</title><description>Kelompok yang melakukan pengusiran tersebut merasa terancam dan melapor ke polisi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/02/337/2806483/humor-gus-dur-insiden-pengusiran-berakhir-takut-kualat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/02/337/2806483/humor-gus-dur-insiden-pengusiran-berakhir-takut-kualat"/><item><title>Humor Gus Dur: Insiden Pengusiran Berakhir Takut Kualat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/02/337/2806483/humor-gus-dur-insiden-pengusiran-berakhir-takut-kualat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/02/337/2806483/humor-gus-dur-insiden-pengusiran-berakhir-takut-kualat</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/01/337/2806483/humor-gus-dur-insiden-pengusiran-berakhir-takut-kualat-o7khhDBESZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/01/337/2806483/humor-gus-dur-insiden-pengusiran-berakhir-takut-kualat-o7khhDBESZ.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang dikutip dari NU Online. Alkisah  beberapa waktu silam, terdapat sebuah kelompok berjargon pembela Islam yang kerap bikin rusuh dan gaduh di tengah masyarakat. Mereka juga sering main hakim sendiri melangkahi tugas kepolisian.
Menurut cerita, Gus Dur pernah mendapat undangan ceramah di Purwakarta, Jawa Barat dan mendapat insiden pengusiran dari kelompok tersebut. Peristiwa itu membuat para pecinta Gus Dur, termasuk Banser geram.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ketika Rahasia Juara Pelari Suriah Terungkap

Kelompok yang melakukan pengusiran tersebut merasa terancam dan melapor ke polisi.
&amp;ldquo;Jadi kalian takut sama pendukung Gus Dur?&amp;rdquo; tanya polisi.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Peran NU dalam Sepakbola Korea Selatan
&amp;ldquo;Tidak, kami tidak takut mereka. Kami kan lebih militan. Kami bisa menghadapi centeng-centeng pub dan diskotik,&amp;rdquo; jawab salah satu pimpinan kelompok tersebut.



&amp;ldquo;Apa kalian juga takut sama Banser?&amp;rdquo; tanya polisi lagi.



&amp;ldquo;Tidak juga,&amp;rdquo; jawabnya lagi.



&amp;ldquo;Terus apa yang kalian takutkan?&amp;rdquo;



&amp;ldquo;Kami takut kualat sama Gus Dur,&amp;rdquo; jawab mereka.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang dikutip dari NU Online. Alkisah  beberapa waktu silam, terdapat sebuah kelompok berjargon pembela Islam yang kerap bikin rusuh dan gaduh di tengah masyarakat. Mereka juga sering main hakim sendiri melangkahi tugas kepolisian.
Menurut cerita, Gus Dur pernah mendapat undangan ceramah di Purwakarta, Jawa Barat dan mendapat insiden pengusiran dari kelompok tersebut. Peristiwa itu membuat para pecinta Gus Dur, termasuk Banser geram.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ketika Rahasia Juara Pelari Suriah Terungkap

Kelompok yang melakukan pengusiran tersebut merasa terancam dan melapor ke polisi.
&amp;ldquo;Jadi kalian takut sama pendukung Gus Dur?&amp;rdquo; tanya polisi.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Peran NU dalam Sepakbola Korea Selatan
&amp;ldquo;Tidak, kami tidak takut mereka. Kami kan lebih militan. Kami bisa menghadapi centeng-centeng pub dan diskotik,&amp;rdquo; jawab salah satu pimpinan kelompok tersebut.



&amp;ldquo;Apa kalian juga takut sama Banser?&amp;rdquo; tanya polisi lagi.



&amp;ldquo;Tidak juga,&amp;rdquo; jawabnya lagi.



&amp;ldquo;Terus apa yang kalian takutkan?&amp;rdquo;



&amp;ldquo;Kami takut kualat sama Gus Dur,&amp;rdquo; jawab mereka.

</content:encoded></item></channel></rss>
