<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi: Pelaku Penembakan Kantor MUI Bukan Termasuk Jaringan Teroris</title><description>M (60) pelaku penembakan Kantor MUI tidak tergabung dengan jaringan terorisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/02/338/2807164/polisi-pelaku-penembakan-kantor-mui-bukan-termasuk-jaringan-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/02/338/2807164/polisi-pelaku-penembakan-kantor-mui-bukan-termasuk-jaringan-teroris"/><item><title>Polisi: Pelaku Penembakan Kantor MUI Bukan Termasuk Jaringan Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/02/338/2807164/polisi-pelaku-penembakan-kantor-mui-bukan-termasuk-jaringan-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/02/338/2807164/polisi-pelaku-penembakan-kantor-mui-bukan-termasuk-jaringan-teroris</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/338/2807164/polisi-pelaku-penembakan-kantor-mui-bukan-termasuk-jaringan-teroris-11qCTKJeIG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/338/2807164/polisi-pelaku-penembakan-kantor-mui-bukan-termasuk-jaringan-teroris-11qCTKJeIG.jpg</image><title>Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menyebutkan M (60) pelaku penembakan Kantor MUI tidak tergabung dengan jaringan terorisme.

Hal tersebut diungkapkan Hengki usai pihaknya menjalin koordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.


BACA JUGA:
Penembakan di Kantor MUI, Pelaku Lepaskan Tembakan Secara Acak


&amp;ldquo;Kami sudah koordinasi dengan Detasemen Khusus 88, hasil penyelidikan Densus 88 bahwa tersangka ini tidak termasuk jaringan teror,&amp;rdquo; kata Hengki saat konferensi pers di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023).

Selain itu, Hengki juga menyebutkan bahwa berdasarkan koordinasinya dengan Densus 88, pelaku penembakan juga bukan merupakan wujud dari teror lone wolf.


BACA JUGA:
Penembakan Brutal Mustofa, MUI: Lampung Jadi Tempat Pelarian Teroris!


&amp;ldquo;Bukan merupakan wujud dari teror lone wolf dan juga tidak terafiliasi dengan ideologi agama yang ekstrem,&amp;rdquo; ujarnya.

Lebih lanjut, berdasarkan koordinasinya dengan Polda Lampung, mantan Kapolres Jakarta Pusat itu menuturkan bahwa pelaku pernah menjadi residivis pada tahun 2016.&amp;ldquo;Berdasarkan koordinasi dengan Polda Lampung dan juga kami meminta data pelaku ternyata yang bersangkutan ini juga residivis. Pada tahun 2016, yang bersangkutan pernah divonis terkait pengerusakan, divonis 3 bulan,&amp;rdquo; tuturnya.

Untuk diketahui, orang tak dikenal melakukan penembakan massal di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang. Peristiwa itu menimbulkan 2 korban dan pelaku tewas.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menyebutkan M (60) pelaku penembakan Kantor MUI tidak tergabung dengan jaringan terorisme.

Hal tersebut diungkapkan Hengki usai pihaknya menjalin koordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.


BACA JUGA:
Penembakan di Kantor MUI, Pelaku Lepaskan Tembakan Secara Acak


&amp;ldquo;Kami sudah koordinasi dengan Detasemen Khusus 88, hasil penyelidikan Densus 88 bahwa tersangka ini tidak termasuk jaringan teror,&amp;rdquo; kata Hengki saat konferensi pers di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023).

Selain itu, Hengki juga menyebutkan bahwa berdasarkan koordinasinya dengan Densus 88, pelaku penembakan juga bukan merupakan wujud dari teror lone wolf.


BACA JUGA:
Penembakan Brutal Mustofa, MUI: Lampung Jadi Tempat Pelarian Teroris!


&amp;ldquo;Bukan merupakan wujud dari teror lone wolf dan juga tidak terafiliasi dengan ideologi agama yang ekstrem,&amp;rdquo; ujarnya.

Lebih lanjut, berdasarkan koordinasinya dengan Polda Lampung, mantan Kapolres Jakarta Pusat itu menuturkan bahwa pelaku pernah menjadi residivis pada tahun 2016.&amp;ldquo;Berdasarkan koordinasi dengan Polda Lampung dan juga kami meminta data pelaku ternyata yang bersangkutan ini juga residivis. Pada tahun 2016, yang bersangkutan pernah divonis terkait pengerusakan, divonis 3 bulan,&amp;rdquo; tuturnya.

Untuk diketahui, orang tak dikenal melakukan penembakan massal di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang. Peristiwa itu menimbulkan 2 korban dan pelaku tewas.</content:encoded></item></channel></rss>
