<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,3 Guncang Wilayah Ambon   </title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 5,3 di wilayah Ambon&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807517/gempa-m5-3-guncang-wilayah-ambon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807517/gempa-m5-3-guncang-wilayah-ambon"/><item><title>Gempa M5,3 Guncang Wilayah Ambon   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807517/gempa-m5-3-guncang-wilayah-ambon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807517/gempa-m5-3-guncang-wilayah-ambon</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/337/2807517/gempa-m5-3-guncang-wilayah-ambon-Chq6riISJB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/337/2807517/gempa-m5-3-guncang-wilayah-ambon-Chq6riISJB.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
MALUKU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 5,3 di wilayah Ambon, Maluku, pada Rabu (3/5/2023) pukul 13.15.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,58&amp;deg; LS ; 128,74&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut 40 km wilayah Maluku Tengah, Maluku pada kedalaman 93 kilometer.

BACA JUGA:
 Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda.

&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal),&quot; kata Daryono dalam keterangannya.

BACA JUGA:
91 Gempa Bumi Terjadi di Jabar, Tiga Diantaranya Aktivitas Megathrust Laut Selatan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Saparua dan Kairatu dengan skala intensitas III MMI, dan di daerah Ambon dan Masohi dengan skala intensitas II MMI.

&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; kata dia.



Hingga pukul 13.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Meski demikian, BMKG mengimbau warga setempat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.





&quot;Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
MALUKU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 5,3 di wilayah Ambon, Maluku, pada Rabu (3/5/2023) pukul 13.15.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,58&amp;deg; LS ; 128,74&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut 40 km wilayah Maluku Tengah, Maluku pada kedalaman 93 kilometer.

BACA JUGA:
 Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda.

&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal),&quot; kata Daryono dalam keterangannya.

BACA JUGA:
91 Gempa Bumi Terjadi di Jabar, Tiga Diantaranya Aktivitas Megathrust Laut Selatan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Saparua dan Kairatu dengan skala intensitas III MMI, dan di daerah Ambon dan Masohi dengan skala intensitas II MMI.

&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; kata dia.



Hingga pukul 13.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Meski demikian, BMKG mengimbau warga setempat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.





&quot;Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
