<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Yamitema Tirtajaya Laoly, Anak Menkumham Yasona Laoly yang Jadi Sorotan Publik   </title><description>Tema merupakan putera ketiga Menkumham Yasonna Laoly.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807673/profil-yamitema-tirtajaya-laoly-anak-menkumham-yasona-laoly-yang-jadi-sorotan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807673/profil-yamitema-tirtajaya-laoly-anak-menkumham-yasona-laoly-yang-jadi-sorotan-publik"/><item><title>Profil Yamitema Tirtajaya Laoly, Anak Menkumham Yasona Laoly yang Jadi Sorotan Publik   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807673/profil-yamitema-tirtajaya-laoly-anak-menkumham-yasona-laoly-yang-jadi-sorotan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/03/337/2807673/profil-yamitema-tirtajaya-laoly-anak-menkumham-yasona-laoly-yang-jadi-sorotan-publik</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/337/2807673/profil-yamitema-tirtajaya-laoly-anak-menkumham-yasona-laoly-yang-jadi-sorotan-publik-oBSY7dYyl1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yatimema Tirtajaya Laoly/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/337/2807673/profil-yamitema-tirtajaya-laoly-anak-menkumham-yasona-laoly-yang-jadi-sorotan-publik-oBSY7dYyl1.jpg</image><title>Yatimema Tirtajaya Laoly/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMi8xLzE2NTc2My81L3g4a2w3ZmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Profil Yamitema Tirtajaya Laoly, Anak Menkumham Yasona Laoly menarik untuk dibahas dalam artikel kali ini.  Pria yang akrab disapa Tema ini menjadi sorotan publik pada beberapa hari belakangan ini karena diduga terlibat dalam monopoli bisnis di dalam Lapas.

BACA JUGA:
Yasonna Laoly Tepis Tuduhan Tio Pakusadewo Soal Monopoli Bisnis di Lapas: Sakit Hati Kali Dia

Tema merupakan putera ketiga Menkumham Yasonna Laoly dari pernikahannya dengan Elisye Widya Ketaren. Tema menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
Dia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Sebelumnya, dia juga  pernah terseret kasus yang menyeret namanya.
Pada 2019, ia ikut masuk ke dalam dugaan kasus suap bersama Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin. Ia sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dicecar mengenai proyek-proyek Dinas PUPR Medan yang diduga dikerjakan oleh perusahaan miliknya.

BACA JUGA:
Detik-Detik Penangkapan Anggota TNI yang Simpan 50 Kg Ganja

Dalam pemeriksaan tersebut, Yamitema menyandang status sebagai Direktur PT Kani Jaya Sentosa, perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan jalan dan bertempat di Kota Medan, Sumatra Utara. Namun ia lepas dari jerat kasus dugaan korupsi tersebut dan tidak menjadi salah satu tersangka.

Disisi lain, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menepis tudingan aktor Tio Pakusadewo terkait monopoli bisnis di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Yasonna menduga Tio Pakusadewo sakit hati. Yasonna mengungkap ada program pembinaan narapidana yang diinisiasi Jeera Foundation.
Saat itu, Tio Pakusadewo pernah direkrut oleh Jeera Foundation untuk membantu melatih para napi melukis. Namun, Tio diberhentikan karena melakukan pelanggaran berat.&quot;Tapi karena dia melakukan pelanggaran berat, diberhentikan, bahkan dihukum di-strafell. Sakit hati kali dia. Sudah dua kali dia masuk penjara karena narkoba,&quot; ungkap Yasonna kepada MNC Portal Indonesia.

Yasonna mengungkap Tio sempat dipilih untuk membantu Jeera Foundation untuk melatih para napi. Sebab, Tio memang memiliki bakat melukis.



&quot;Jeera Foundation itu, program pembinaan napi. Mengajar Barista, kerajinan kulit, melatih melukis. Tio Pakusadewo pernah direkrut Jeera Foundation untuk melatih napi melukis,&quot; terangnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMi8xLzE2NTc2My81L3g4a2w3ZmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Profil Yamitema Tirtajaya Laoly, Anak Menkumham Yasona Laoly menarik untuk dibahas dalam artikel kali ini.  Pria yang akrab disapa Tema ini menjadi sorotan publik pada beberapa hari belakangan ini karena diduga terlibat dalam monopoli bisnis di dalam Lapas.

BACA JUGA:
Yasonna Laoly Tepis Tuduhan Tio Pakusadewo Soal Monopoli Bisnis di Lapas: Sakit Hati Kali Dia

Tema merupakan putera ketiga Menkumham Yasonna Laoly dari pernikahannya dengan Elisye Widya Ketaren. Tema menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
Dia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Sebelumnya, dia juga  pernah terseret kasus yang menyeret namanya.
Pada 2019, ia ikut masuk ke dalam dugaan kasus suap bersama Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin. Ia sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dicecar mengenai proyek-proyek Dinas PUPR Medan yang diduga dikerjakan oleh perusahaan miliknya.

BACA JUGA:
Detik-Detik Penangkapan Anggota TNI yang Simpan 50 Kg Ganja

Dalam pemeriksaan tersebut, Yamitema menyandang status sebagai Direktur PT Kani Jaya Sentosa, perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan jalan dan bertempat di Kota Medan, Sumatra Utara. Namun ia lepas dari jerat kasus dugaan korupsi tersebut dan tidak menjadi salah satu tersangka.

Disisi lain, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menepis tudingan aktor Tio Pakusadewo terkait monopoli bisnis di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Yasonna menduga Tio Pakusadewo sakit hati. Yasonna mengungkap ada program pembinaan narapidana yang diinisiasi Jeera Foundation.
Saat itu, Tio Pakusadewo pernah direkrut oleh Jeera Foundation untuk membantu melatih para napi melukis. Namun, Tio diberhentikan karena melakukan pelanggaran berat.&quot;Tapi karena dia melakukan pelanggaran berat, diberhentikan, bahkan dihukum di-strafell. Sakit hati kali dia. Sudah dua kali dia masuk penjara karena narkoba,&quot; ungkap Yasonna kepada MNC Portal Indonesia.

Yasonna mengungkap Tio sempat dipilih untuk membantu Jeera Foundation untuk melatih para napi. Sebab, Tio memang memiliki bakat melukis.



&quot;Jeera Foundation itu, program pembinaan napi. Mengajar Barista, kerajinan kulit, melatih melukis. Tio Pakusadewo pernah direkrut Jeera Foundation untuk melatih napi melukis,&quot; terangnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
