<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selama Libur Lebaran, Kualitas Udara di Kawasan Puncak Bogor Menurun</title><description>Kualitas udara di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor menurun. Hal itu terjadi selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1444 H.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807709/selama-libur-lebaran-kualitas-udara-di-kawasan-puncak-bogor-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807709/selama-libur-lebaran-kualitas-udara-di-kawasan-puncak-bogor-menurun"/><item><title>Selama Libur Lebaran, Kualitas Udara di Kawasan Puncak Bogor Menurun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807709/selama-libur-lebaran-kualitas-udara-di-kawasan-puncak-bogor-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807709/selama-libur-lebaran-kualitas-udara-di-kawasan-puncak-bogor-menurun</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/338/2807709/selama-libur-lebaran-kualitas-udara-di-kawasan-puncak-bogor-menurun-NiVWtKROKl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puncak, Bogor (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/338/2807709/selama-libur-lebaran-kualitas-udara-di-kawasan-puncak-bogor-menurun-NiVWtKROKl.jpg</image><title>Puncak, Bogor (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>BOGOR - Kualitas udara di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor menurun. Hal itu terjadi selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1444 H beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Kualitas Udara Cibeureum Cisarua (Puncak)-Stasiun Meteorologi Citeko Bogor kualitas udara di kawasan Puncak masih baik sebelum momen libur panjang Idul Fitri. Lantaran aktivitas manusia masih dalam kondisi normal atau belum meningkat.

&quot;Namun, pada saat menyambut Hari Raya Idul Fitri kualitas udara mulai menurun akibat meningkatkan aktivitas transportasi seperti kendaraan pribadi atau umum untuk keperluan mudik atau lainnya,&quot; kata Kepala BMKG Citeko Fatuhri Syabani dalam keterangannya, Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
Kapolri ke Jajaran: Terima Kasih Telah Bekerja Keras Amankan Arus Mudik-Balik Lebaran&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain itu, banyak yang membakar sampah atau menyalakan kembang api juga berdampak pada kualitas udara di kawasan Puncak. Kondisi tersebut masih terjadi sesaat setelah Hari Raya Idul Fitri.

&quot;Sesaat setelah Idul Fitri, kualitas udara cenderung menurun. Disebabkan peningkatan arus kendaraan dan jumlah sampah yang dihasilkan. Banyak masyarakat yang masih melakukan aktivitas outdoor yang berdampak pada kualitas udara,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Ditinggal Mudik Lebaran, Rumah Warga Jebol Dibobol Maling


Namun, beberapa waktu setelah Hari Raya Idul Fitri kualitas udara di kawasan Puncak kembali berangsur normal. Sebab, aktivitas masyarakat sudah kembali normal dan upaya membersihkan lingkungan.

&quot;Dalam kesimpulannya perayaan Idul Fitri memiliki dampak pada kualitas udara dimana sebelum perayaan cenderung baik, sementara sesaat dan setelah perayaan cenderung menurun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Kualitas udara di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor menurun. Hal itu terjadi selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1444 H beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Kualitas Udara Cibeureum Cisarua (Puncak)-Stasiun Meteorologi Citeko Bogor kualitas udara di kawasan Puncak masih baik sebelum momen libur panjang Idul Fitri. Lantaran aktivitas manusia masih dalam kondisi normal atau belum meningkat.

&quot;Namun, pada saat menyambut Hari Raya Idul Fitri kualitas udara mulai menurun akibat meningkatkan aktivitas transportasi seperti kendaraan pribadi atau umum untuk keperluan mudik atau lainnya,&quot; kata Kepala BMKG Citeko Fatuhri Syabani dalam keterangannya, Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
Kapolri ke Jajaran: Terima Kasih Telah Bekerja Keras Amankan Arus Mudik-Balik Lebaran&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain itu, banyak yang membakar sampah atau menyalakan kembang api juga berdampak pada kualitas udara di kawasan Puncak. Kondisi tersebut masih terjadi sesaat setelah Hari Raya Idul Fitri.

&quot;Sesaat setelah Idul Fitri, kualitas udara cenderung menurun. Disebabkan peningkatan arus kendaraan dan jumlah sampah yang dihasilkan. Banyak masyarakat yang masih melakukan aktivitas outdoor yang berdampak pada kualitas udara,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Ditinggal Mudik Lebaran, Rumah Warga Jebol Dibobol Maling


Namun, beberapa waktu setelah Hari Raya Idul Fitri kualitas udara di kawasan Puncak kembali berangsur normal. Sebab, aktivitas masyarakat sudah kembali normal dan upaya membersihkan lingkungan.

&quot;Dalam kesimpulannya perayaan Idul Fitri memiliki dampak pada kualitas udara dimana sebelum perayaan cenderung baik, sementara sesaat dan setelah perayaan cenderung menurun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
