<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brutal, Satpol PP Banting Pedagang di Pasar Anyar Kota Tangerang saat Penertiban</title><description>Diketahui, peristiwa itu terjadi pasar Anyar Kota Tangerang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807779/brutal-satpol-pp-banting-pedagang-di-pasar-anyar-kota-tangerang-saat-penertiban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807779/brutal-satpol-pp-banting-pedagang-di-pasar-anyar-kota-tangerang-saat-penertiban"/><item><title>Brutal, Satpol PP Banting Pedagang di Pasar Anyar Kota Tangerang saat Penertiban</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807779/brutal-satpol-pp-banting-pedagang-di-pasar-anyar-kota-tangerang-saat-penertiban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/03/338/2807779/brutal-satpol-pp-banting-pedagang-di-pasar-anyar-kota-tangerang-saat-penertiban</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/338/2807779/brutal-satpol-pp-banting-pedagang-di-pasar-anyar-kota-tangerang-saat-penertiban-aeUUbsP08B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satpol PP terekam membanting pedagang ke aspal saat lakukan penertiban/Foto: Tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/338/2807779/brutal-satpol-pp-banting-pedagang-di-pasar-anyar-kota-tangerang-saat-penertiban-aeUUbsP08B.jpg</image><title>Satpol PP terekam membanting pedagang ke aspal saat lakukan penertiban/Foto: Tangkapan layar</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMy8xLzE2NTIwNS81L3g4azFuZDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Beredar video pasukan Satpol PP bertindak anarkis bahkan sampai melakukan aksi kekerasan terhadap sejumlah pedagang saat melakukan penertiban. Diketahui, peristiwa itu terjadi pasar Anyar Kota Tangerang.

Dalam video 1 menit 34 detik yang diperoleh MNC Portal Indonesia, Rabu, (3/5/2023) terlihat kerusuhan antara Satpol PP dengan pedagang. Nampak suasana di lokasi memanas, terdengar teriak-teriakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Instruksi Kapolri ke Jajaran: Pertahankan dan Perkuat Sinergisitas TNI-Polri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Tak hanya rusuh, Satpol PP juga nampak membanting seorang pedagang. Sementara, pedagang tersebut tak melakukan perlawanan saat dibanting.

Salah satu pedagang berinisial A mengatakan, peristiwa itu dilatarbelakangi Satpol PP yang hendak menertibkan barang-barang pada pedagang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini Blusukan ke Rumah Warga Miskin Ekstrem

&quot;Pedangan bukan menolak (ditertibkan), kalau ditertibkan ya tertibkan saja kan gitu, yang bikin kesel ya meja diangkut,&quot; ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi, Rabu, (3/5/2023).

Saat itu, kata A para pedangan hanya mencoba mempertahankan barang-barang yang hendak diangkut oleh Satpol PP. Namun, bukannya humanis Satpol PP malah bertindak anarkis.

&quot;Seharusnya kan diturunkan (barang-barang pedagang yang diangkut Satpol PP) ini enggak. Kita coba pertahankan barang. Makannya emosi Satpol PP,&quot; ucapnya.

A mengatakan banyak pedagang menjadi korban. Seperti temannya yang dibanting. &quot;Teman saya itu yang dibanting,&quot; katanya.

Bahkan, A mengaku menjadi korban dari kerusuhan tersebut. Kata A saat itu dia hendak meredam kerusuhan. Namun yang terjadi dirinya malah dipukul dari belakang oleh Satpol PP.

&quot;Saya mau misahin. Malah kena tonjok dari belakang,&quot; ungkapnya.

Dalam kerusuhan itu juga terlihat ada aparat kepolisian dan TNI. Namun tak bisa berbuat banyak.



A pun heran dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pemerintah Kota Tangerang dengan para pedagang untuk bisa menggelar lapak di lokasi.



&quot;Tadinya kan sepakat dua meter setengah atau tiga meter setengah kita ambil. Disana kan digaris, ya kok kenapa tadinya disetujui malah terjadi kayak gini (penertiban),&quot; ujarnya.



Pemkot Tangerang kata A juga pernah menawarkan lokasi baru. Namun, menurut A lokasi yang ditawarkan oleh Pemerintah tidak strategis.



&quot;Tapi Tempatnya gak memadai. Kebanyakan modal kebuang dagangan abis (sepi pembeli). Akhirnya minjem ke rentenir,&quot; katanya.



MNC Portal Indonesia telah mengkonfirmasi Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi. Saat dihubungi lewat telepon dan pesan singkat dia belum merespon.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMy8xLzE2NTIwNS81L3g4azFuZDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Beredar video pasukan Satpol PP bertindak anarkis bahkan sampai melakukan aksi kekerasan terhadap sejumlah pedagang saat melakukan penertiban. Diketahui, peristiwa itu terjadi pasar Anyar Kota Tangerang.

Dalam video 1 menit 34 detik yang diperoleh MNC Portal Indonesia, Rabu, (3/5/2023) terlihat kerusuhan antara Satpol PP dengan pedagang. Nampak suasana di lokasi memanas, terdengar teriak-teriakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Instruksi Kapolri ke Jajaran: Pertahankan dan Perkuat Sinergisitas TNI-Polri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Tak hanya rusuh, Satpol PP juga nampak membanting seorang pedagang. Sementara, pedagang tersebut tak melakukan perlawanan saat dibanting.

Salah satu pedagang berinisial A mengatakan, peristiwa itu dilatarbelakangi Satpol PP yang hendak menertibkan barang-barang pada pedagang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini Blusukan ke Rumah Warga Miskin Ekstrem

&quot;Pedangan bukan menolak (ditertibkan), kalau ditertibkan ya tertibkan saja kan gitu, yang bikin kesel ya meja diangkut,&quot; ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi, Rabu, (3/5/2023).

Saat itu, kata A para pedangan hanya mencoba mempertahankan barang-barang yang hendak diangkut oleh Satpol PP. Namun, bukannya humanis Satpol PP malah bertindak anarkis.

&quot;Seharusnya kan diturunkan (barang-barang pedagang yang diangkut Satpol PP) ini enggak. Kita coba pertahankan barang. Makannya emosi Satpol PP,&quot; ucapnya.

A mengatakan banyak pedagang menjadi korban. Seperti temannya yang dibanting. &quot;Teman saya itu yang dibanting,&quot; katanya.

Bahkan, A mengaku menjadi korban dari kerusuhan tersebut. Kata A saat itu dia hendak meredam kerusuhan. Namun yang terjadi dirinya malah dipukul dari belakang oleh Satpol PP.

&quot;Saya mau misahin. Malah kena tonjok dari belakang,&quot; ungkapnya.

Dalam kerusuhan itu juga terlihat ada aparat kepolisian dan TNI. Namun tak bisa berbuat banyak.



A pun heran dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pemerintah Kota Tangerang dengan para pedagang untuk bisa menggelar lapak di lokasi.



&quot;Tadinya kan sepakat dua meter setengah atau tiga meter setengah kita ambil. Disana kan digaris, ya kok kenapa tadinya disetujui malah terjadi kayak gini (penertiban),&quot; ujarnya.



Pemkot Tangerang kata A juga pernah menawarkan lokasi baru. Namun, menurut A lokasi yang ditawarkan oleh Pemerintah tidak strategis.



&quot;Tapi Tempatnya gak memadai. Kebanyakan modal kebuang dagangan abis (sepi pembeli). Akhirnya minjem ke rentenir,&quot; katanya.



MNC Portal Indonesia telah mengkonfirmasi Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi. Saat dihubungi lewat telepon dan pesan singkat dia belum merespon.</content:encoded></item></channel></rss>
