<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,6 Guncang Wilayah Kepulauan Sangihe</title><description>Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807356/gempa-m5-6-guncang-wilayah-kepulauan-sangihe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807356/gempa-m5-6-guncang-wilayah-kepulauan-sangihe"/><item><title>Gempa M5,6 Guncang Wilayah Kepulauan Sangihe</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807356/gempa-m5-6-guncang-wilayah-kepulauan-sangihe</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807356/gempa-m5-6-guncang-wilayah-kepulauan-sangihe</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 10:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/340/2807356/gempa-m5-6-guncang-wilayah-kepulauan-sangihe-OHaF1DTL37.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/340/2807356/gempa-m5-6-guncang-wilayah-kepulauan-sangihe-OHaF1DTL37.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNS8xLzE2NTU0NC81L3g4a2RxMGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah pantai timur Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
 Gempa M4,7 Guncang Wilayah Tambrauw Papua Barat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa episenter gempa bumi itu berada di laut pada kedalaman 79 km di koordinat 3,38 Lintang Utara dan 126,04 Bujur Timur, sekira 37 km arah timur Kepulauan Sangihe.
&quot;Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Sangihe,&quot; ujarnya dilansir Antara.

BACA JUGA:
91 Gempa Bumi Terjadi di Jabar, Tiga Diantaranya Aktivitas Megathrust Laut Selatan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik.
&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi (menimbulkan) tsunami,&quot; katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, gempa bumi dirasakan di daerah Naha pada skala intensitas III Modified Mercally Intensity (MMI), getarannya dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan ada truk berlalu.
Selain itu, gempa dirasakan di daerah Talaud dan Sitaro pada skala intensitas II MMI, getarannya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.Menurut pantauan BMKG, hingga pukul 08.34 WIB tidak ada aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa dengan magnitudo 5,6 yang terjadi pukul 08.23 WIB.
Dia mengimbau masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yNS8xLzE2NTU0NC81L3g4a2RxMGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah pantai timur Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
 Gempa M4,7 Guncang Wilayah Tambrauw Papua Barat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa episenter gempa bumi itu berada di laut pada kedalaman 79 km di koordinat 3,38 Lintang Utara dan 126,04 Bujur Timur, sekira 37 km arah timur Kepulauan Sangihe.
&quot;Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Sangihe,&quot; ujarnya dilansir Antara.

BACA JUGA:
91 Gempa Bumi Terjadi di Jabar, Tiga Diantaranya Aktivitas Megathrust Laut Selatan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik.
&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi (menimbulkan) tsunami,&quot; katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, gempa bumi dirasakan di daerah Naha pada skala intensitas III Modified Mercally Intensity (MMI), getarannya dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan ada truk berlalu.
Selain itu, gempa dirasakan di daerah Talaud dan Sitaro pada skala intensitas II MMI, getarannya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.Menurut pantauan BMKG, hingga pukul 08.34 WIB tidak ada aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa dengan magnitudo 5,6 yang terjadi pukul 08.23 WIB.
Dia mengimbau masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.</content:encoded></item></channel></rss>
