<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabligh Akbar di Lombok Barat, TGB: Kita Semua Akan Meninggal, Tak Ada Guna Bermusuhan   </title><description>TGB juga menyinggung mengenai pondok pesantren (ponpes). Batu uji bagi ponpes itu kepada alumninya yang membawa kemanfaatan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807597/tabligh-akbar-di-lombok-barat-tgb-kita-semua-akan-meninggal-tak-ada-guna-bermusuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807597/tabligh-akbar-di-lombok-barat-tgb-kita-semua-akan-meninggal-tak-ada-guna-bermusuhan"/><item><title>Tabligh Akbar di Lombok Barat, TGB: Kita Semua Akan Meninggal, Tak Ada Guna Bermusuhan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807597/tabligh-akbar-di-lombok-barat-tgb-kita-semua-akan-meninggal-tak-ada-guna-bermusuhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/03/340/2807597/tabligh-akbar-di-lombok-barat-tgb-kita-semua-akan-meninggal-tak-ada-guna-bermusuhan</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/340/2807597/tabligh-akbar-di-lombok-barat-tgb-kita-semua-akan-meninggal-tak-ada-guna-bermusuhan-Sewy4VDfSF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TGB di Lombok Barat.Foto: MNC Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/340/2807597/tabligh-akbar-di-lombok-barat-tgb-kita-semua-akan-meninggal-tak-ada-guna-bermusuhan-Sewy4VDfSF.jpg</image><title>TGB di Lombok Barat.Foto: MNC Media</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODgwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LOMBOK BARAT-&amp;nbsp;Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi mengingatkan tak ada guna antar sesama manusia bermusuhan.
Hal itu diutarakannya saat menghadiri Tabligh Akbar di Yayasan Pondok Pesantren As-Sa'idiyah Tempos Daye, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
Untuk Kemajuan Ummat, TGB Tekankan Pentingnya Kuasai Tiga Hal Ini

&amp;ldquo;Hubungan manusia dengan manusia yang lain harus senantiasa dijaga. Allah memuji orang yang saling memaafkan, &quot; ujar TGB,
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo ini menambahkan,  pada kesempatan halal bi halal dia menghaturkan permohonan maaf. Dikatakan, permintaan maaf ini kaitan dengan habluminannas (hubungan sesama manusia).
&quot;Kita semua bakal meninggal, apa guna permusuhan. Kita tidak hidup selamanya,&quot; sambungnya.
TGB menyampaikan, di dalam Alquran, orang bertakwa adalah orang yang memaafkan. Untuk itu, di bulan Syawal jadi kesempatan saling memaafkan.
&quot;Di antara kesempatannya melalui silaturahim halal bi halal,&quot; ujarnya.
Doktor Ahli Tafsir Alquran ini juga mengingatkan untuk selalu menjaga hubungan dengan Allah (Habluminallah), menjalankan perintah Allah untuk beribadah.


Alumni AL-Azhar Sebut TGB Sosok yang Memotivasi di Bidang Dakwah

&quot;Sholat itu bukan untuk Allah, tapi untuk kita,&quot; ujarnya.

TGB menambahkan, ibadah lain adalah puasa. Bila ada yang memiliki utang puasa Ramadan, ada kesempatan di bulan Syawal.

&quot;Satu ibadah dua macam pahala. Bayar kekosongan puasa Ramadan sekaligus puasa Syawal,&quot; ujar TGB.

Kepada seluruh jamaah yang hadir, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini mengajak untuk senantiasa bersyukur menjadi bangsa Indonesia. Tinggal di tempat yang indah.




&quot;Dapat menikmati karunia Allah yang terbatas di antaranya silaturahim,&quot; imbuhnya.

TGB juga menyinggung mengenai pondok pesantren (ponpes). Batu uji bagi ponpes itu kepada alumninya yang membawa kemanfaatan.



&quot;Anak-anak manfaat ilmunya, ada imannya, dan cukup akhlaknya itu akan jadi keberkahan bagi orang tuanya,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODgwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LOMBOK BARAT-&amp;nbsp;Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi mengingatkan tak ada guna antar sesama manusia bermusuhan.
Hal itu diutarakannya saat menghadiri Tabligh Akbar di Yayasan Pondok Pesantren As-Sa'idiyah Tempos Daye, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
Untuk Kemajuan Ummat, TGB Tekankan Pentingnya Kuasai Tiga Hal Ini

&amp;ldquo;Hubungan manusia dengan manusia yang lain harus senantiasa dijaga. Allah memuji orang yang saling memaafkan, &quot; ujar TGB,
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo ini menambahkan,  pada kesempatan halal bi halal dia menghaturkan permohonan maaf. Dikatakan, permintaan maaf ini kaitan dengan habluminannas (hubungan sesama manusia).
&quot;Kita semua bakal meninggal, apa guna permusuhan. Kita tidak hidup selamanya,&quot; sambungnya.
TGB menyampaikan, di dalam Alquran, orang bertakwa adalah orang yang memaafkan. Untuk itu, di bulan Syawal jadi kesempatan saling memaafkan.
&quot;Di antara kesempatannya melalui silaturahim halal bi halal,&quot; ujarnya.
Doktor Ahli Tafsir Alquran ini juga mengingatkan untuk selalu menjaga hubungan dengan Allah (Habluminallah), menjalankan perintah Allah untuk beribadah.


Alumni AL-Azhar Sebut TGB Sosok yang Memotivasi di Bidang Dakwah

&quot;Sholat itu bukan untuk Allah, tapi untuk kita,&quot; ujarnya.

TGB menambahkan, ibadah lain adalah puasa. Bila ada yang memiliki utang puasa Ramadan, ada kesempatan di bulan Syawal.

&quot;Satu ibadah dua macam pahala. Bayar kekosongan puasa Ramadan sekaligus puasa Syawal,&quot; ujar TGB.

Kepada seluruh jamaah yang hadir, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini mengajak untuk senantiasa bersyukur menjadi bangsa Indonesia. Tinggal di tempat yang indah.




&quot;Dapat menikmati karunia Allah yang terbatas di antaranya silaturahim,&quot; imbuhnya.

TGB juga menyinggung mengenai pondok pesantren (ponpes). Batu uji bagi ponpes itu kepada alumninya yang membawa kemanfaatan.



&quot;Anak-anak manfaat ilmunya, ada imannya, dan cukup akhlaknya itu akan jadi keberkahan bagi orang tuanya,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
