<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Amankan Penobatan Raja Charles III, Inggris Kerahkan 29.000 Polisi</title><description>Massa besar berbaris di sepanjang rute ke dan dari Istana Buckingham.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/04/18/2808162/amankan-penobatan-raja-charles-iii-inggris-kerahkan-29-000-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/04/18/2808162/amankan-penobatan-raja-charles-iii-inggris-kerahkan-29-000-polisi"/><item><title>Amankan Penobatan Raja Charles III, Inggris Kerahkan 29.000 Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/04/18/2808162/amankan-penobatan-raja-charles-iii-inggris-kerahkan-29-000-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/04/18/2808162/amankan-penobatan-raja-charles-iii-inggris-kerahkan-29-000-polisi</guid><pubDate>Kamis 04 Mei 2023 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/04/18/2808162/amankan-penobatan-raja-charles-iii-inggris-kerahkan-29-000-polisi-o5eVheXgB6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inggris kerahkan 29.000 polisi untuk mengamankan Penobatan Raja Charles III (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/04/18/2808162/amankan-penobatan-raja-charles-iii-inggris-kerahkan-29-000-polisi-o5eVheXgB6.jpg</image><title>Inggris kerahkan 29.000 polisi untuk mengamankan Penobatan Raja Charles III (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON - Lebih dari 29.000 petugas polisi akan dikerahkan dalam salah satu operasi keamanan &quot;paling signifikan&quot; di Inggris di momen penting dan bersejarah penobatan Raja Charles III pada akhir pekan ini.
Sekitar 2.000 tamu, termasuk keluarga dari berbagai kerajaan dan pemimpin dunia, akan hadir pada Sabtu (6/5/2023) di pusat kota London. Massa besar berbaris di sepanjang rute ke dan dari Istana Buckingham.
Pemerintah sebelumnya bersikeras bahwa dinas keamanan &quot;siap menghadapi&quot; tantangan ketika seorang laki-laki ditangkap karena dicurigai melemparkan selongsong peluru ke halaman Istana Buckingham. Polisi, pada Selasa (2/5/2023), menahan orang itu, yang diduga bersenjata pisau, sekitar pukul 7 malam. Ini menuai kekhawatiran hanya beberapa hari sebelum acara bersejarah, yang merupakan penobatan pertama di Inggris sejak 1953.

BACA JUGA:
Berapa Biaya Penobatan Mewah Raja Charles III? Ini Perkiraannya

Menteri Keamanan Tom Tugendhat mengatakan kepada Times Radio bahwa polisi &quot;siap menghadapi&quot; tantangan terkait acara penobatan tersebut.

BACA JUGA:
Hidup Semakin Susah, Warga Inggris Pertanyakan Banyaknya Uang yang Dihabiskan untuk Penobatan Mewah Raja Charles

&quot;Agen-agen intelijen dan pasukan keamanan kami lainnya sangat menyadari tantangan yang kami hadapi dan siap menghadapinya seperti yang dilakukan polisi dengan cukup cemerlang kemarin,&quot; katanya, dikutip VOA.Insiden terungkap setelah laki-laki itu mendekati gerbang istana dan melempar beberapa barang ke halaman. Diduga barang-barang itu adalah selongsong peluru, kata Polisi Metropolitan. Semua barang diambil dan dibawa untuk diperiksa spesialis.
Polisi mengatakan pria itu ditangkap karena dicurigai memiliki senjata penyerang setelah digeledah dan ditemukan sebilah pisau. Namun, mereka tidak menganggap insiden itu terkait terorisme.
Media Inggris melaporkan baik Charles, 74, maupun istrinya, Camilla, 75, tidak berada di istana pada saat itu.</description><content:encoded>LONDON - Lebih dari 29.000 petugas polisi akan dikerahkan dalam salah satu operasi keamanan &quot;paling signifikan&quot; di Inggris di momen penting dan bersejarah penobatan Raja Charles III pada akhir pekan ini.
Sekitar 2.000 tamu, termasuk keluarga dari berbagai kerajaan dan pemimpin dunia, akan hadir pada Sabtu (6/5/2023) di pusat kota London. Massa besar berbaris di sepanjang rute ke dan dari Istana Buckingham.
Pemerintah sebelumnya bersikeras bahwa dinas keamanan &quot;siap menghadapi&quot; tantangan ketika seorang laki-laki ditangkap karena dicurigai melemparkan selongsong peluru ke halaman Istana Buckingham. Polisi, pada Selasa (2/5/2023), menahan orang itu, yang diduga bersenjata pisau, sekitar pukul 7 malam. Ini menuai kekhawatiran hanya beberapa hari sebelum acara bersejarah, yang merupakan penobatan pertama di Inggris sejak 1953.

BACA JUGA:
Berapa Biaya Penobatan Mewah Raja Charles III? Ini Perkiraannya

Menteri Keamanan Tom Tugendhat mengatakan kepada Times Radio bahwa polisi &quot;siap menghadapi&quot; tantangan terkait acara penobatan tersebut.

BACA JUGA:
Hidup Semakin Susah, Warga Inggris Pertanyakan Banyaknya Uang yang Dihabiskan untuk Penobatan Mewah Raja Charles

&quot;Agen-agen intelijen dan pasukan keamanan kami lainnya sangat menyadari tantangan yang kami hadapi dan siap menghadapinya seperti yang dilakukan polisi dengan cukup cemerlang kemarin,&quot; katanya, dikutip VOA.Insiden terungkap setelah laki-laki itu mendekati gerbang istana dan melempar beberapa barang ke halaman. Diduga barang-barang itu adalah selongsong peluru, kata Polisi Metropolitan. Semua barang diambil dan dibawa untuk diperiksa spesialis.
Polisi mengatakan pria itu ditangkap karena dicurigai memiliki senjata penyerang setelah digeledah dan ditemukan sebilah pisau. Namun, mereka tidak menganggap insiden itu terkait terorisme.
Media Inggris melaporkan baik Charles, 74, maupun istrinya, Camilla, 75, tidak berada di istana pada saat itu.</content:encoded></item></channel></rss>
