<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu RI: Dalam 3 Tahun Terakhir, 1.841 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia</title><description>Retno menegaskan pelindungan WNI menjadi prioritas pelaksanaan politik luar negeri Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808812/menlu-ri-dalam-3-tahun-terakhir-1-841-wni-jadi-korban-perdagangan-manusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808812/menlu-ri-dalam-3-tahun-terakhir-1-841-wni-jadi-korban-perdagangan-manusia"/><item><title>Menlu RI: Dalam 3 Tahun Terakhir, 1.841 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808812/menlu-ri-dalam-3-tahun-terakhir-1-841-wni-jadi-korban-perdagangan-manusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808812/menlu-ri-dalam-3-tahun-terakhir-1-841-wni-jadi-korban-perdagangan-manusia</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/18/2808812/menlu-ri-dalam-3-tahun-terakhir-1-841-wni-jadi-korban-perdagangan-manusia-J9fMR0y30v.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. (Foto: Dok. Kemlu RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/18/2808812/menlu-ri-dalam-3-tahun-terakhir-1-841-wni-jadi-korban-perdagangan-manusia-J9fMR0y30v.jpeg</image><title>Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. (Foto: Dok. Kemlu RI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 1.841 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban perdagangan manusia, terkait penipuan daring (online scam) dalam tiga tahun terakhir, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno Marsudi. Beliau menegaskan bahwa pelindungan WNI selalu menjadi salah satu prioritas pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia.

BACA JUGA:
 1.138 WNI Korban Online Scam di Kamboja Berhasil Dipulangkan ke Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dalam tiga tahun terakhir, kita telah menangani dan menyelesaikan 1.841 kasus online scam. Dari jumlah ini teman-teman melihat besarnya magnitude dari perdagangan manusia di bidang online scam ini,&quot; kata Menlu Retno dalam pengarahan pers di kantor Kemlu, Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Menlu menjelaskan beberapa kasus perdagangan manusia di bidang online scam salah satunya terjadi di Kamboja beberapa waktu lalu. Retno mengaku langsung terjun dan melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak dengan berbagai otoritas di Kamboja dalam upaya melindungi WNI yang menjadi korban.

BACA JUGA:
20 WNI Disekap di Wilayah Konflik Bersenjata Myanmar, Kemlu RI Ambil Langkah Pelindungan

&quot;Dengan kerja sama dan hubungan yang baik dari otoritas di Kamboja. Indonesia berhasil memulangkan 1.138 WNI korban perdagangan manusia yang diperkerjakan di online scam dari Kamboja,&quot; katanya.
Terkait kasus online scam di Myawaddy, Myanmar yang dilaporkan baru-baru ini, Menlu RI mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan komunikasi baik dengan otoritas Thailand, otoritas lokal di Myawadi dan juga organisasi lain seperti Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM) dan regional support office dari Bali Process yang ada di Bangkok.
&quot;Jadi kita melakukan komunikasi dengan seluruh pihak dengan tujuan yaitu memberikan perlindungan kepada WNI dan dapat mengeluarkan WNI dengan dari wilayah tersebut dengan selamat,&quot; jelas Retno.
Dia juga mengungkapkan bahwa pagi ini telah mendapatkan laporan dari KBRI Manila, bahwa otoritas penegak hukum Philipina bekerja dengan perwakilan negara asing di Manila telah melakukan operasi penyelamatan korban online scam.
Operasi tersebut berhasil menyelamatkan total 1.048 orang yang berasal dari 10 negara termasuk dari Indonesia.
&quot;Korban WNI yang berhasil diselamatkan berjumlah 143 orang. KBRI Manila saat ini sedang melakukan pendataan dan akan memfasilitasi repratriasi para korban ke Indonesia,&quot;kata dia.


Terakhir dia turut menggarisbawahi Perdagangan manusia khusus online scam sudah menjadi maslah regional masalah kawasan dengan korban berasal dari berbagai negara.
Untuk Korban Indonesia tercatat berada di Myanmar, Kamboja, Thailand, Vietnam, Laos dan Filipina.
&quot;Korban perdagangan manusia yang dilakukan melalui online scam semakin marak di Asia tenggara dan oleh karena itu Indonesia sebagai ketua ASEAN berusaha untuk mengangkat isu ini di dalam KTT ke 42 ASEAN nanti,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 1.841 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban perdagangan manusia, terkait penipuan daring (online scam) dalam tiga tahun terakhir, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno Marsudi. Beliau menegaskan bahwa pelindungan WNI selalu menjadi salah satu prioritas pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia.

BACA JUGA:
 1.138 WNI Korban Online Scam di Kamboja Berhasil Dipulangkan ke Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dalam tiga tahun terakhir, kita telah menangani dan menyelesaikan 1.841 kasus online scam. Dari jumlah ini teman-teman melihat besarnya magnitude dari perdagangan manusia di bidang online scam ini,&quot; kata Menlu Retno dalam pengarahan pers di kantor Kemlu, Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Menlu menjelaskan beberapa kasus perdagangan manusia di bidang online scam salah satunya terjadi di Kamboja beberapa waktu lalu. Retno mengaku langsung terjun dan melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak dengan berbagai otoritas di Kamboja dalam upaya melindungi WNI yang menjadi korban.

BACA JUGA:
20 WNI Disekap di Wilayah Konflik Bersenjata Myanmar, Kemlu RI Ambil Langkah Pelindungan

&quot;Dengan kerja sama dan hubungan yang baik dari otoritas di Kamboja. Indonesia berhasil memulangkan 1.138 WNI korban perdagangan manusia yang diperkerjakan di online scam dari Kamboja,&quot; katanya.
Terkait kasus online scam di Myawaddy, Myanmar yang dilaporkan baru-baru ini, Menlu RI mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan komunikasi baik dengan otoritas Thailand, otoritas lokal di Myawadi dan juga organisasi lain seperti Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM) dan regional support office dari Bali Process yang ada di Bangkok.
&quot;Jadi kita melakukan komunikasi dengan seluruh pihak dengan tujuan yaitu memberikan perlindungan kepada WNI dan dapat mengeluarkan WNI dengan dari wilayah tersebut dengan selamat,&quot; jelas Retno.
Dia juga mengungkapkan bahwa pagi ini telah mendapatkan laporan dari KBRI Manila, bahwa otoritas penegak hukum Philipina bekerja dengan perwakilan negara asing di Manila telah melakukan operasi penyelamatan korban online scam.
Operasi tersebut berhasil menyelamatkan total 1.048 orang yang berasal dari 10 negara termasuk dari Indonesia.
&quot;Korban WNI yang berhasil diselamatkan berjumlah 143 orang. KBRI Manila saat ini sedang melakukan pendataan dan akan memfasilitasi repratriasi para korban ke Indonesia,&quot;kata dia.


Terakhir dia turut menggarisbawahi Perdagangan manusia khusus online scam sudah menjadi maslah regional masalah kawasan dengan korban berasal dari berbagai negara.
Untuk Korban Indonesia tercatat berada di Myanmar, Kamboja, Thailand, Vietnam, Laos dan Filipina.
&quot;Korban perdagangan manusia yang dilakukan melalui online scam semakin marak di Asia tenggara dan oleh karena itu Indonesia sebagai ketua ASEAN berusaha untuk mengangkat isu ini di dalam KTT ke 42 ASEAN nanti,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
