<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UNICEF: Perang Mematikan Sudan Tewaskan 190 Anak-Anak dan 1.700 Terluka</title><description>Seranganitu disebutkan telah mengganggu kemampuan organisasi untuk menjangkau anak-anak di seluruh negeri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808957/unicef-perang-mematikan-sudan-tewaskan-190-anak-anak-dan-1-700-terluka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808957/unicef-perang-mematikan-sudan-tewaskan-190-anak-anak-dan-1-700-terluka"/><item><title>UNICEF: Perang Mematikan Sudan Tewaskan 190 Anak-Anak dan 1.700 Terluka</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808957/unicef-perang-mematikan-sudan-tewaskan-190-anak-anak-dan-1-700-terluka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808957/unicef-perang-mematikan-sudan-tewaskan-190-anak-anak-dan-1-700-terluka</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/18/2808957/unicef-perang-mematikan-sudan-tewaskan-190-anak-anak-dan-1-700-terluka-ul927rs4O3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perang di Sudan kian memanas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/18/2808957/unicef-perang-mematikan-sudan-tewaskan-190-anak-anak-dan-1-700-terluka-ul927rs4O3.jpg</image><title>Perang di Sudan kian memanas (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF)&amp;nbsp;mengatakan perang Sudan telah menewaskan 190 anak-anak dan membuat 1.700 lainnya terluka.
Seperti diketahui, negara Afrika yang mengalami konflik itu telah dilanda kekerasan selama berminggu-minggu karena pertempuran antara tentara dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

&quot;Situasi di Sudan pelan-pelan menuju bencana, dan anak-anak semakin terperangkap dalam baku tembak,&quot; menurut pernyataan UNICEF, dikutip Antara.


BACA JUGA:
Kekerasan Berada di Titik Kritis, PBB: Jenderal Sudan Tak Punya Niat Baik Akhiri Perang Berdarah

&quot;Anak-anak tinggal di tengah kekerasan yang menakutkan selama hampir tiga minggu, dan tak terhitung keluarga yang saat ini mengungsi ke tempat yang aman di Sudan dan di luar perbatasan,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Pertempuran Sengit Kembali Pecah di Ibu Kota Sudan, Penduduk Alami Teror Permanen

Petugas kemanusiaan juga diserang, sementara fasilitas kemanusiaan, kendaraan dan pasokan --termasuk milik UNICEF-- telah dijarah atau dihancurkan, menurut pernyataan itu.

Serangan-serangan itu disebutkan telah mengganggu kemampuan organisasi untuk menjangkau anak-anak di seluruh negeri dalam rangka memberikan layanan kesehatan yang menyelamatkan nyawa, nutrisi, air dan sanitasi.
Organisasi PBB tersebut meminta pihak-pihak yang bertikai di Sudan untuk mematuhi hukum internasional dengan memastikan kalangan petugas kemanusiaan dapat beroperasi di lapangan untuk memberikan bantuan bagi warga sipil yang membutuhkan.



Pertempuran baru-baru ini menewaskan sedikitnya 550 jiwa dan melukai lebih dari lima ribu lainnya. Perang itu juga membuat 100 ribu warga mengungsi ke negara-negara tetangga.

</description><content:encoded>NEW YORK - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF)&amp;nbsp;mengatakan perang Sudan telah menewaskan 190 anak-anak dan membuat 1.700 lainnya terluka.
Seperti diketahui, negara Afrika yang mengalami konflik itu telah dilanda kekerasan selama berminggu-minggu karena pertempuran antara tentara dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

&quot;Situasi di Sudan pelan-pelan menuju bencana, dan anak-anak semakin terperangkap dalam baku tembak,&quot; menurut pernyataan UNICEF, dikutip Antara.


BACA JUGA:
Kekerasan Berada di Titik Kritis, PBB: Jenderal Sudan Tak Punya Niat Baik Akhiri Perang Berdarah

&quot;Anak-anak tinggal di tengah kekerasan yang menakutkan selama hampir tiga minggu, dan tak terhitung keluarga yang saat ini mengungsi ke tempat yang aman di Sudan dan di luar perbatasan,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Pertempuran Sengit Kembali Pecah di Ibu Kota Sudan, Penduduk Alami Teror Permanen

Petugas kemanusiaan juga diserang, sementara fasilitas kemanusiaan, kendaraan dan pasokan --termasuk milik UNICEF-- telah dijarah atau dihancurkan, menurut pernyataan itu.

Serangan-serangan itu disebutkan telah mengganggu kemampuan organisasi untuk menjangkau anak-anak di seluruh negeri dalam rangka memberikan layanan kesehatan yang menyelamatkan nyawa, nutrisi, air dan sanitasi.
Organisasi PBB tersebut meminta pihak-pihak yang bertikai di Sudan untuk mematuhi hukum internasional dengan memastikan kalangan petugas kemanusiaan dapat beroperasi di lapangan untuk memberikan bantuan bagi warga sipil yang membutuhkan.



Pertempuran baru-baru ini menewaskan sedikitnya 550 jiwa dan melukai lebih dari lima ribu lainnya. Perang itu juga membuat 100 ribu warga mengungsi ke negara-negara tetangga.

</content:encoded></item></channel></rss>
