<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirawat Pasca Kecelakaan Bus Evakuasi, 1 WNI Belum Bisa Dipulangkan dari Sudan</title><description>WNI tersebut kini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Port Sudan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808998/dirawat-pasca-kecelakaan-bus-evakuasi-1-wni-belum-bisa-dipulangkan-dari-sudan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808998/dirawat-pasca-kecelakaan-bus-evakuasi-1-wni-belum-bisa-dipulangkan-dari-sudan"/><item><title>Dirawat Pasca Kecelakaan Bus Evakuasi, 1 WNI Belum Bisa Dipulangkan dari Sudan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808998/dirawat-pasca-kecelakaan-bus-evakuasi-1-wni-belum-bisa-dipulangkan-dari-sudan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/05/18/2808998/dirawat-pasca-kecelakaan-bus-evakuasi-1-wni-belum-bisa-dipulangkan-dari-sudan</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/18/2808998/dirawat-pasca-kecelakaan-bus-evakuasi-1-wni-belum-bisa-dipulangkan-dari-sudan-cyupLA1xLL.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. (Foto: Dok. Kemlu RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/18/2808998/dirawat-pasca-kecelakaan-bus-evakuasi-1-wni-belum-bisa-dipulangkan-dari-sudan-cyupLA1xLL.JPG</image><title>Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. (Foto: Dok. Kemlu RI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMS8xLzE2NTcyNi81L3g4a2tiMHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang terluka dalam kecelakaan bus evakuasi masih belum dapat dipulangkan dari Sudan. WNI tersebut saat ini masih dirawat di rumah sakit di Sudan.

BACA JUGA:
Bus Evakuasi WNI di Sudan Alami Kecelakaan, Tiga Orang Luka-Luka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ada satu yang masih dirawat di rumah sakit di Port Sudan, dan kita terus memantau, mendampingi kondisi beliau selama perawatan di Kota Port Sudan. Kita doakan, saya mohon doanya untuk satu warga negara kita yang masih dirawat di rumah sakit di Port Sudan,&quot; kata Menteri Luar Negeri (Menlu RI) Retno Marsudi dalam pengarahan pers di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Diberitakan sebelumnya bahwa salah satu bus yang membawa WNI dalam evakuasi tahap kedua perang Sudan mengalami kecelakaan di dekat Kota Atbara. Kecelakaan tersebut terjadi karena kondisi jalan yang rusak berat serta kondisi supir bus mengalami kelelahan.

BACA JUGA:
Puluhan Mahasiswa Aceh di Sudan Berhasil Dievakuasi, Dinsos: Dipulangkan Secara Perlahan

Akibat kejadian itu,  tiga WNI mengalami luka-luka dan terpaksa dirawat.
&quot;Jadi pada saat kita melakukan evakuasi terhadap WNI tahap kedua melalui jalur darat ada rangkaian bus dari kedutaan. Namun satu bus yang mengalami kecelakaan tunggal karena kondisi jalan yang sangat rusak. Kejadian malam hari, suasana lalu lintas saat itu kondisi jalan rusak sehingga mobil terperosok,&quot; jelas Direktorat Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha.Lebih lanjut Judha menyampaikan bahwa dua dari tiga WNI mengalami patah tulang kaki namun masih dapat melanjutkan perjalanan evakuasi. Kedua orang itu kini tengah melakukan perawatan di RS Jeddah, Arab Saudi.
&amp;ldquo;Satu orang ini memang pada saat kita coba evakuasi menggunakan pesawat Boeing 737, dokter menyatakan masih belum fit karena masih menggunakan alat bantu pernapasan. Sehingga kita putuskan untuk tetap dirawat di Port Sudan sampai yang bersangkutan fit kembali,&amp;rdquo; kata Judha.
Selain satu orang WNI yang masih berada di Sudan, ada juga 64 orang WNI lainnya termasuk 13 staf KBRI. Sebagian besar dari 64 dikurangi dari KBRI, adalah warga negara yang memang memilih untuk tinggal karena alasan keluarga.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMS8xLzE2NTcyNi81L3g4a2tiMHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang terluka dalam kecelakaan bus evakuasi masih belum dapat dipulangkan dari Sudan. WNI tersebut saat ini masih dirawat di rumah sakit di Sudan.

BACA JUGA:
Bus Evakuasi WNI di Sudan Alami Kecelakaan, Tiga Orang Luka-Luka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ada satu yang masih dirawat di rumah sakit di Port Sudan, dan kita terus memantau, mendampingi kondisi beliau selama perawatan di Kota Port Sudan. Kita doakan, saya mohon doanya untuk satu warga negara kita yang masih dirawat di rumah sakit di Port Sudan,&quot; kata Menteri Luar Negeri (Menlu RI) Retno Marsudi dalam pengarahan pers di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Diberitakan sebelumnya bahwa salah satu bus yang membawa WNI dalam evakuasi tahap kedua perang Sudan mengalami kecelakaan di dekat Kota Atbara. Kecelakaan tersebut terjadi karena kondisi jalan yang rusak berat serta kondisi supir bus mengalami kelelahan.

BACA JUGA:
Puluhan Mahasiswa Aceh di Sudan Berhasil Dievakuasi, Dinsos: Dipulangkan Secara Perlahan

Akibat kejadian itu,  tiga WNI mengalami luka-luka dan terpaksa dirawat.
&quot;Jadi pada saat kita melakukan evakuasi terhadap WNI tahap kedua melalui jalur darat ada rangkaian bus dari kedutaan. Namun satu bus yang mengalami kecelakaan tunggal karena kondisi jalan yang sangat rusak. Kejadian malam hari, suasana lalu lintas saat itu kondisi jalan rusak sehingga mobil terperosok,&quot; jelas Direktorat Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha.Lebih lanjut Judha menyampaikan bahwa dua dari tiga WNI mengalami patah tulang kaki namun masih dapat melanjutkan perjalanan evakuasi. Kedua orang itu kini tengah melakukan perawatan di RS Jeddah, Arab Saudi.
&amp;ldquo;Satu orang ini memang pada saat kita coba evakuasi menggunakan pesawat Boeing 737, dokter menyatakan masih belum fit karena masih menggunakan alat bantu pernapasan. Sehingga kita putuskan untuk tetap dirawat di Port Sudan sampai yang bersangkutan fit kembali,&amp;rdquo; kata Judha.
Selain satu orang WNI yang masih berada di Sudan, ada juga 64 orang WNI lainnya termasuk 13 staf KBRI. Sebagian besar dari 64 dikurangi dari KBRI, adalah warga negara yang memang memilih untuk tinggal karena alasan keluarga.</content:encoded></item></channel></rss>
