<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan Hari Raya Waisak di Bulan Mei Atau Juni?</title><description>Penjelasan yang disampaikan Dirjen Bimas Buddha Supriyadi ini lantas menimbulkan perdebatan di masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2808854/peringatan-hari-raya-waisak-di-bulan-mei-atau-juni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2808854/peringatan-hari-raya-waisak-di-bulan-mei-atau-juni"/><item><title>Peringatan Hari Raya Waisak di Bulan Mei Atau Juni?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2808854/peringatan-hari-raya-waisak-di-bulan-mei-atau-juni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2808854/peringatan-hari-raya-waisak-di-bulan-mei-atau-juni</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Amelia Hermawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/337/2808854/peringatan-hari-raya-waisak-di-bulan-mei-atau-juni-FpvLKDYS1k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/337/2808854/peringatan-hari-raya-waisak-di-bulan-mei-atau-juni-FpvLKDYS1k.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Peringatan Hari Raya Waisak di Bulan Mei atau Juni akan dibahas lengkap dalam artikel ini. Waisak merupakan salah satu hari besar umat agama  Buddha.

BACA JUGA:
Menparekraf Sandiaga Uno: Perayaan Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Destinasi Super Prioritas Borobudur

Kata Waisak sendiri diambil dari bahasa sansekerta 'Waishaka, pali veshaka'. Saat hari raya Waisak, umat beragama Buddha akan memperingati kelahiran, pencerahan dan kematian Sang Buddha, Siddhartha Gautama.
Baru-baru ini Kementerian Agama menjelaskan bahwa hari raya Waisak jatuh pada tanggal 4 Juni 2023. Penjelasan yang disampaikan Dirjen Bimas Buddha Supriyadi ini lantas menimbulkan perdebatan di masyarakat.
Pasalnya dalam kalender tahun 2023, diketahui Hari Raya Waisak jatuh pada tanggal 6 Mei 2023.


Perayaan Waisak Bangkitkan Gairah Pariwisata Borobudur, Sandiaga Janjikan Event Kelas Dunia

&quot;Waisak 2567 BE bertepatan 4 Juni 2023. Ini juga sudah terakomodir dalam Surat Keputusan Bersama antara Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Tenaga Kerja,&quot; kata Dirjen Bimas Buddha Supriyadi dikutip dari keterangan resmi Kemenag.
Dia juga menjelaskan bahwa perdebatan mengenai kemunduran hari Waisak tahun ini disebabkan oleh perhitungan kalender matahari dan bulan.



Dengan adanya penegasan ini, Supriyadi berharap masyarakat beragama Buddha tidak bingung lagi dengan perayaan Hari Waisak.

</description><content:encoded>JAKARTA - Peringatan Hari Raya Waisak di Bulan Mei atau Juni akan dibahas lengkap dalam artikel ini. Waisak merupakan salah satu hari besar umat agama  Buddha.

BACA JUGA:
Menparekraf Sandiaga Uno: Perayaan Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Destinasi Super Prioritas Borobudur

Kata Waisak sendiri diambil dari bahasa sansekerta 'Waishaka, pali veshaka'. Saat hari raya Waisak, umat beragama Buddha akan memperingati kelahiran, pencerahan dan kematian Sang Buddha, Siddhartha Gautama.
Baru-baru ini Kementerian Agama menjelaskan bahwa hari raya Waisak jatuh pada tanggal 4 Juni 2023. Penjelasan yang disampaikan Dirjen Bimas Buddha Supriyadi ini lantas menimbulkan perdebatan di masyarakat.
Pasalnya dalam kalender tahun 2023, diketahui Hari Raya Waisak jatuh pada tanggal 6 Mei 2023.


Perayaan Waisak Bangkitkan Gairah Pariwisata Borobudur, Sandiaga Janjikan Event Kelas Dunia

&quot;Waisak 2567 BE bertepatan 4 Juni 2023. Ini juga sudah terakomodir dalam Surat Keputusan Bersama antara Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Tenaga Kerja,&quot; kata Dirjen Bimas Buddha Supriyadi dikutip dari keterangan resmi Kemenag.
Dia juga menjelaskan bahwa perdebatan mengenai kemunduran hari Waisak tahun ini disebabkan oleh perhitungan kalender matahari dan bulan.



Dengan adanya penegasan ini, Supriyadi berharap masyarakat beragama Buddha tidak bingung lagi dengan perayaan Hari Waisak.

</content:encoded></item></channel></rss>
