<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Pelaku Penembakan Gedung MUI Tewas karena Serangan Jantung</title><description>Kesimpulan tersebut setelah dokter melakukan pemeriksaan dalam dan luar pada tubuh pria berusia 60 tahun itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2809031/terungkap-pelaku-penembakan-gedung-mui-tewas-karena-serangan-jantung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2809031/terungkap-pelaku-penembakan-gedung-mui-tewas-karena-serangan-jantung"/><item><title>Terungkap! Pelaku Penembakan Gedung MUI Tewas karena Serangan Jantung</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2809031/terungkap-pelaku-penembakan-gedung-mui-tewas-karena-serangan-jantung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/05/337/2809031/terungkap-pelaku-penembakan-gedung-mui-tewas-karena-serangan-jantung</guid><pubDate>Jum'at 05 Mei 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/05/337/2809031/terungkap-pelaku-penembakan-gedung-mui-tewas-karena-serangan-jantung-kzk5SGUyIw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mustofa/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/05/337/2809031/terungkap-pelaku-penembakan-gedung-mui-tewas-karena-serangan-jantung-kzk5SGUyIw.jpg</image><title>Mustofa/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNC8xLzE2NTg0OC81L3g4a250OW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik menegaskan bahwa Mustopa NR, pelaku penembakan gedung MUI Pusat,  meninggal karena serangan jantung.
Kesimpulan itu setelah dokter melakukan pemeriksaan dalam dan luar pada tubuh pria berusia 60 tahun tersebut.

BACA JUGA:
Pertanyakan Kematian Mustofa, MUI Tidak Lakukan Kekerasan ke Pelaku Penembakan

&quot;Jadi kami dokter forensik menyimpulkan korban mati karena serangan jantung yang diperberat oleh infeksi di paru,&quot; kata Arfiani dokter forensik Polri di Polda Metro Jaya, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:
PPATK Ungkap Transaksi hingga Rp800 Juta pada Rekening Penembak Kantor MUI

Lebih lanjut Arfiani mengatakan, bahwa pemeriksaan tersebut setelah dokter melakukan pemeriksaan tubuh bagian luar dan luar dalam. Dari hari pemeriksaan tubuh bagian luar ditemukan luka benda tumpul.
Dia mengatakan, bahwa temuan luar yang diakibatkan karena benda tumpul tidak dapat membuat seorang meninggal.&quot;Luka-luka luar tapi tidak mengakibatkan meninggal. Pemeriksaan dalam ada infeksi paru dan ada gambaran serangan jantung,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Brigadir Jenderal Polisi Hariyanto mengatakan autopsi jasad Mustopa NR, pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), telah rampung.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNC8xLzE2NTg0OC81L3g4a250OW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik menegaskan bahwa Mustopa NR, pelaku penembakan gedung MUI Pusat,  meninggal karena serangan jantung.
Kesimpulan itu setelah dokter melakukan pemeriksaan dalam dan luar pada tubuh pria berusia 60 tahun tersebut.

BACA JUGA:
Pertanyakan Kematian Mustofa, MUI Tidak Lakukan Kekerasan ke Pelaku Penembakan

&quot;Jadi kami dokter forensik menyimpulkan korban mati karena serangan jantung yang diperberat oleh infeksi di paru,&quot; kata Arfiani dokter forensik Polri di Polda Metro Jaya, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:
PPATK Ungkap Transaksi hingga Rp800 Juta pada Rekening Penembak Kantor MUI

Lebih lanjut Arfiani mengatakan, bahwa pemeriksaan tersebut setelah dokter melakukan pemeriksaan tubuh bagian luar dan luar dalam. Dari hari pemeriksaan tubuh bagian luar ditemukan luka benda tumpul.
Dia mengatakan, bahwa temuan luar yang diakibatkan karena benda tumpul tidak dapat membuat seorang meninggal.&quot;Luka-luka luar tapi tidak mengakibatkan meninggal. Pemeriksaan dalam ada infeksi paru dan ada gambaran serangan jantung,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Brigadir Jenderal Polisi Hariyanto mengatakan autopsi jasad Mustopa NR, pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), telah rampung.
</content:encoded></item></channel></rss>
