<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Angin, 6 Kejadian Bencana Landa Kota Bogor</title><description>Sebanyak 6 titik bencana melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2809903/hujan-angin-6-kejadian-bencana-landa-kota-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2809903/hujan-angin-6-kejadian-bencana-landa-kota-bogor"/><item><title>Hujan Angin, 6 Kejadian Bencana Landa Kota Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2809903/hujan-angin-6-kejadian-bencana-landa-kota-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2809903/hujan-angin-6-kejadian-bencana-landa-kota-bogor</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/338/2809903/hujan-angin-6-kejadian-bencana-landa-kota-bogor-q43AsgNr85.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pohon tumbang di Bogor (Foto: Ist/Putra R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/338/2809903/hujan-angin-6-kejadian-bencana-landa-kota-bogor-q43AsgNr85.jpg</image><title>Pohon tumbang di Bogor (Foto: Ist/Putra R)</title></images><description>BOGOR - Sebanyak 6 titik bencana melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Bencana tersebut disebabkan hujan deras yang disertai angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, bencana yang terjadi terdiri dari pohon tumbang, rumah ambruk dan atap rumah terbawa angin. Tersebar di wilayah Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Bogor Utara.

&quot;Terbanyak pohon tumbang ada 4 kejadian,&quot; kata Teo dalam keteranganya, Minggu (7/5/2023).

BACA JUGA:
 Ramalan Jayabaya: Datangnya Bencana Besar hingga Satria Piningit&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Untuk kejadian rumah ambruk terjadi di Jalan Kedondong Raya, Kampung Ceger, RT 01 RW 05, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara. Penyebab ambruknya rumah itu disebabkan kondisi kontruksi rumah yang sudah rapuh alias masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

&quot;Kondisi ambruk terjadi pada bagian dapur dan kamar, serta tembok retak-retak hampir di seluruh bagian rumah terdampak. Kebutuhan yang mendesak huntara (hunian sementara),&quot; ujar Teo.

BACA JUGA:
 9 Bencana Landa Kabupaten Bogor Dalam Sehari, 728 Jiwa Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, untuk kejadian atap rumah terbawa angin terjadi di Kampung Situ Pete Pulo, RT 05 RW 10, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal. Kejadian ini terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

&quot;Atap rumah berbahan asbes di bagian ruangan tamu dan dapur pada rumah milik Bapak Romi Januar itu, terangkat oleh angin kencang sehingga mengakibatkan seluruh ruangan terdampak menjadi basah tertimpa hujan,&quot; ujarnya.
Selanjutnya, pohon tumbang terjadi di halaman Kantor Kelurahan Cibadak yang berlokasi di Perumahan Taman Sari Persada, RT 01 RW 15, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal. Di mana, pohon jenis ketapang dengan panjang 12 meter dan diameter 20 sentimeter itu tumbang akibat hujan deras dan akar pohon yang sudah keropos.



Ada juga pohon tumbang di Jalan Amarilis 2, No 9, Perumahan Taman Cimanggu, Kelurahan Kedungwaringin, Kecamatan Tanah Sareal. Pohon jenis mangga dengan panjang sekitar 12 meter dan diameter 30 cm itu tumbang hingga meninpa pagar serta menutup akses jalan warga.



Lalu, pohon tumbang terjadi di Jalan Cendana, Kampung Budi Agung, RT 02 RW 03, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal. Pohon jenis rambutan dengan panjang 10 meter dan diamter 20 cm itu tumbang akibat hujan deras dan kondisi batang pohon yang sudah keropos, hingga menimpa tembok pagar samping SMAN 2 Kota Bogor.



&quot;Terakhir rumpun bambu di Kedung Halang dampaknya menghalangi akses jalan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>BOGOR - Sebanyak 6 titik bencana melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Bencana tersebut disebabkan hujan deras yang disertai angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, bencana yang terjadi terdiri dari pohon tumbang, rumah ambruk dan atap rumah terbawa angin. Tersebar di wilayah Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Bogor Utara.

&quot;Terbanyak pohon tumbang ada 4 kejadian,&quot; kata Teo dalam keteranganya, Minggu (7/5/2023).

BACA JUGA:
 Ramalan Jayabaya: Datangnya Bencana Besar hingga Satria Piningit&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Untuk kejadian rumah ambruk terjadi di Jalan Kedondong Raya, Kampung Ceger, RT 01 RW 05, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara. Penyebab ambruknya rumah itu disebabkan kondisi kontruksi rumah yang sudah rapuh alias masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

&quot;Kondisi ambruk terjadi pada bagian dapur dan kamar, serta tembok retak-retak hampir di seluruh bagian rumah terdampak. Kebutuhan yang mendesak huntara (hunian sementara),&quot; ujar Teo.

BACA JUGA:
 9 Bencana Landa Kabupaten Bogor Dalam Sehari, 728 Jiwa Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, untuk kejadian atap rumah terbawa angin terjadi di Kampung Situ Pete Pulo, RT 05 RW 10, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal. Kejadian ini terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

&quot;Atap rumah berbahan asbes di bagian ruangan tamu dan dapur pada rumah milik Bapak Romi Januar itu, terangkat oleh angin kencang sehingga mengakibatkan seluruh ruangan terdampak menjadi basah tertimpa hujan,&quot; ujarnya.
Selanjutnya, pohon tumbang terjadi di halaman Kantor Kelurahan Cibadak yang berlokasi di Perumahan Taman Sari Persada, RT 01 RW 15, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal. Di mana, pohon jenis ketapang dengan panjang 12 meter dan diameter 20 sentimeter itu tumbang akibat hujan deras dan akar pohon yang sudah keropos.



Ada juga pohon tumbang di Jalan Amarilis 2, No 9, Perumahan Taman Cimanggu, Kelurahan Kedungwaringin, Kecamatan Tanah Sareal. Pohon jenis mangga dengan panjang sekitar 12 meter dan diameter 30 cm itu tumbang hingga meninpa pagar serta menutup akses jalan warga.



Lalu, pohon tumbang terjadi di Jalan Cendana, Kampung Budi Agung, RT 02 RW 03, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal. Pohon jenis rambutan dengan panjang 10 meter dan diamter 20 cm itu tumbang akibat hujan deras dan kondisi batang pohon yang sudah keropos, hingga menimpa tembok pagar samping SMAN 2 Kota Bogor.



&quot;Terakhir rumpun bambu di Kedung Halang dampaknya menghalangi akses jalan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
