<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangkai Bus Wisata yang Jatuh ke Sungai Belum Dievakuasi, Tim Alami Kesulitan</title><description>Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan pihaknya mengalami kesulitan untuk mengevakuasi bus&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810129/bangkai-bus-wisata-yang-jatuh-ke-sungai-belum-dievakuasi-tim-alami-kesulitan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810129/bangkai-bus-wisata-yang-jatuh-ke-sungai-belum-dievakuasi-tim-alami-kesulitan"/><item><title>Bangkai Bus Wisata yang Jatuh ke Sungai Belum Dievakuasi, Tim Alami Kesulitan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810129/bangkai-bus-wisata-yang-jatuh-ke-sungai-belum-dievakuasi-tim-alami-kesulitan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810129/bangkai-bus-wisata-yang-jatuh-ke-sungai-belum-dievakuasi-tim-alami-kesulitan</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/338/2810129/bangkai-bus-wisata-yang-jatuh-ke-sungai-belum-dievakuasi-tim-alami-kesulitan-6O9Al89IzD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus wisata terjun ke sungai/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/338/2810129/bangkai-bus-wisata-yang-jatuh-ke-sungai-belum-dievakuasi-tim-alami-kesulitan-6O9Al89IzD.jpg</image><title>Bus wisata terjun ke sungai/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkyOC81L3g4a3I4YjU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGERANG - Bangkai bus pengangkut jamaah majelis taklim peziarah asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalami kecelakaan terjatuh ke jurang Kawasan Wisata Guci Tegal, Jawa Tengah belum dapat dievakuasi.

Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan pihaknya mengalami kesulitan untuk mengevakuasi bus yang mengangkut 39 majelis taklim untuk berziarah tersebut.

BACA JUGA:
Jet Tempur Rusia Hampir Bertabrakan dengan Pesawat Penjaga Perbatasan Polandia&amp;nbsp;

&quot;Belum dapat dievakuasi karena tadi malam sudah larut malam dan cuaca hujan dan pagi hari ini kita masih menunggu alat beratnya yang digunakan untuk ngangkat bus tersebut,&quot; ujarnya kepada wartawan, Senin (8/5/2023).

Menurutnya, untuk medannya kata dia tidak curam. Namun yang menjadi masalah adalah aksesnya. Sajarod menuturkan lantaran alat berat sulit mengakses lokasi untuk evakuasi.

BACA JUGA:
Segini Besaran Santunan Keluarga Korban Akibat Bus Wisata Masuk Sungai di Tegal

&quot;Kalo untuk evakuasi kira-kira tidak sulit di medannya cuma alat berat yang menuju ke lokasi itu yang begitu sulit karena kapasitasnya besar untuk cranenya,&quot; katanya.

Dia khawatir apabila dipaksakan akan terjadi hal yang membahayakan. Oleh sebab itu, pihaknya masih berupaya melakukan evakuasi.

&quot;Sehingga dikhawatirkan nanti akan membahayakan ataupun menganggu daripada lalu lintas sehingga kita mencari alat berat yang sesuai dan pas sesuai dengan ukuran beban yang akan diangkat oleh alat berat tersebut,&quot; jelasnya.







Sekadar informasi, bus pariwisata yang mengangkut puluhan jamaah majelis taklim Kayu Gede, Pakujaya, Serpong, Tangerang Selatan, masuk ke sungai di daerah wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu, (7/5/2023).



Akibat kecelakaan tunggal tersebut, dua warga Paku Jaya bernama Maja (58) dan Iben meninggal dunia. Sementara 35 lainnya mengalami luka-luka ada puluhan orang.



Saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan juga sopir bus. &quot;Untuk sementara ini ada 1 supir, kenek dan beberapa saksi yang ada didalam,&quot; pungkas Kapolres.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkyOC81L3g4a3I4YjU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGERANG - Bangkai bus pengangkut jamaah majelis taklim peziarah asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalami kecelakaan terjatuh ke jurang Kawasan Wisata Guci Tegal, Jawa Tengah belum dapat dievakuasi.

Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan pihaknya mengalami kesulitan untuk mengevakuasi bus yang mengangkut 39 majelis taklim untuk berziarah tersebut.

BACA JUGA:
Jet Tempur Rusia Hampir Bertabrakan dengan Pesawat Penjaga Perbatasan Polandia&amp;nbsp;

&quot;Belum dapat dievakuasi karena tadi malam sudah larut malam dan cuaca hujan dan pagi hari ini kita masih menunggu alat beratnya yang digunakan untuk ngangkat bus tersebut,&quot; ujarnya kepada wartawan, Senin (8/5/2023).

Menurutnya, untuk medannya kata dia tidak curam. Namun yang menjadi masalah adalah aksesnya. Sajarod menuturkan lantaran alat berat sulit mengakses lokasi untuk evakuasi.

BACA JUGA:
Segini Besaran Santunan Keluarga Korban Akibat Bus Wisata Masuk Sungai di Tegal

&quot;Kalo untuk evakuasi kira-kira tidak sulit di medannya cuma alat berat yang menuju ke lokasi itu yang begitu sulit karena kapasitasnya besar untuk cranenya,&quot; katanya.

Dia khawatir apabila dipaksakan akan terjadi hal yang membahayakan. Oleh sebab itu, pihaknya masih berupaya melakukan evakuasi.

&quot;Sehingga dikhawatirkan nanti akan membahayakan ataupun menganggu daripada lalu lintas sehingga kita mencari alat berat yang sesuai dan pas sesuai dengan ukuran beban yang akan diangkat oleh alat berat tersebut,&quot; jelasnya.







Sekadar informasi, bus pariwisata yang mengangkut puluhan jamaah majelis taklim Kayu Gede, Pakujaya, Serpong, Tangerang Selatan, masuk ke sungai di daerah wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu, (7/5/2023).



Akibat kecelakaan tunggal tersebut, dua warga Paku Jaya bernama Maja (58) dan Iben meninggal dunia. Sementara 35 lainnya mengalami luka-luka ada puluhan orang.



Saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan juga sopir bus. &quot;Untuk sementara ini ada 1 supir, kenek dan beberapa saksi yang ada didalam,&quot; pungkas Kapolres.

</content:encoded></item></channel></rss>
