<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Pabrik Cat di Penjaringan Tak Kunjung Padam, Ini Penjelasan Gulkarmat</title><description>Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810453/kebakaran-pabrik-cat-di-penjaringan-tak-kunjung-padam-ini-penjelasan-gulkarmat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810453/kebakaran-pabrik-cat-di-penjaringan-tak-kunjung-padam-ini-penjelasan-gulkarmat"/><item><title>Kebakaran Pabrik Cat di Penjaringan Tak Kunjung Padam, Ini Penjelasan Gulkarmat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810453/kebakaran-pabrik-cat-di-penjaringan-tak-kunjung-padam-ini-penjelasan-gulkarmat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/08/338/2810453/kebakaran-pabrik-cat-di-penjaringan-tak-kunjung-padam-ini-penjelasan-gulkarmat</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/338/2810453/kebakaran-pabrik-cat-di-penjaringan-tak-kunjung-padam-ini-penjelasan-gulkarmat-z7ymFUtrxx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadis Gulkarmat Satriadi Gunawan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/338/2810453/kebakaran-pabrik-cat-di-penjaringan-tak-kunjung-padam-ini-penjelasan-gulkarmat-z7ymFUtrxx.jpg</image><title>Kadis Gulkarmat Satriadi Gunawan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTk0NS81L3g4a3JpbXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kebakaran pabrik pembuatan cat Trico Paint (Kuda Terbang) di Jalan Bandengan Terusan, Penjaringan, Jakarta Utara, tak kunjung padam setelah petugas berjibaku berjam-jam dalam memadamkan api, Senin (8/5/2023) siang.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyebutkan bahwa terdapat bahan kimia yang menjadi penyebab sulitnya si jago merah dijinakkan.
&quot;Jadi bahan materialnya yang terbakar ini sulit dipadamkan, karena kan kita ketahui bahwa kalau material cat itu kan banyak bahan kimia seperti thinner dan bahan cat,&quot; kata Satriadi di lokasi.

BACA JUGA:
Jokowi Bereskan 156 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp1.000 Triliun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dijelaskan Satriadi, luas gudang cat yang terbakar sekitar 2.100 meter persegi. Untuk memadamkan api yang berkobar sejak sekitar pukul 14.00 WIB itu, sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran  dikerahkan.

BACA JUGA:
Bahagianya Mulan Jameela Terlibat di Konser Ari Lasso 30 Tahun Berkarya
Hingga berita ini diturunkan, petugas Gulkarmat Jakarta Utara masih terus melakukan penyisiran pabrik untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan busa yang di semprotkan melalui stick fire.

&quot;Jadi sekarang pola penyerangannya sudah karena sudah kami lokalisir, hanya tinggal sebelah Sisi setengah dari bangunan yang kita coba padamkan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTk0NS81L3g4a3JpbXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kebakaran pabrik pembuatan cat Trico Paint (Kuda Terbang) di Jalan Bandengan Terusan, Penjaringan, Jakarta Utara, tak kunjung padam setelah petugas berjibaku berjam-jam dalam memadamkan api, Senin (8/5/2023) siang.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyebutkan bahwa terdapat bahan kimia yang menjadi penyebab sulitnya si jago merah dijinakkan.
&quot;Jadi bahan materialnya yang terbakar ini sulit dipadamkan, karena kan kita ketahui bahwa kalau material cat itu kan banyak bahan kimia seperti thinner dan bahan cat,&quot; kata Satriadi di lokasi.

BACA JUGA:
Jokowi Bereskan 156 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp1.000 Triliun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dijelaskan Satriadi, luas gudang cat yang terbakar sekitar 2.100 meter persegi. Untuk memadamkan api yang berkobar sejak sekitar pukul 14.00 WIB itu, sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran  dikerahkan.

BACA JUGA:
Bahagianya Mulan Jameela Terlibat di Konser Ari Lasso 30 Tahun Berkarya
Hingga berita ini diturunkan, petugas Gulkarmat Jakarta Utara masih terus melakukan penyisiran pabrik untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan busa yang di semprotkan melalui stick fire.

&quot;Jadi sekarang pola penyerangannya sudah karena sudah kami lokalisir, hanya tinggal sebelah Sisi setengah dari bangunan yang kita coba padamkan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
