<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi Sebanyak 22 Kali   </title><description>Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/340/2810202/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-sebanyak-22-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/08/340/2810202/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-sebanyak-22-kali"/><item><title> Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi Sebanyak 22 Kali   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/340/2810202/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-sebanyak-22-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/08/340/2810202/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-sebanyak-22-kali</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/340/2810202/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-sebanyak-22-kali-02W0qLJWiy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ile Lewotolok saat erupsi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/340/2810202/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-sebanyak-22-kali-02W0qLJWiy.jpg</image><title>Gunung Ile Lewotolok saat erupsi (foto: PVMBG)</title></images><description>
LEMBATA - Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus terjadi pada Minggu 7 Mei 2023, periode pengamatan pukul 00:00-24:00 WITA.

KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok, Syawaludin melaporkan, terjadi 22 kali letusan dengan tinggi dengan tinggi 400-500 m dan warna asap putih dan kelabu.

Letusan disertai gemuruh dan dentuman lemah, sedang hingga kuat. Teramati lontaran lava pijar setinggi lk 500mdpck condong ke arah barat.

BACA JUGA:
Gunung Berapi Shiveluch Rusia Erupsi Muntahkan Abu Vulkanis, Picu Gempa Bumi M 5,8&amp;nbsp;

Visual, gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 100-500 m di atas puncak kawah, dan guguran terpantau masih dalam area kawah.

Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi.

BACA JUGA:
PVMBG: Aktivitas Karangetang Cenderung Tenang tapi Masih Fase Erupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
</description><content:encoded>
LEMBATA - Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus terjadi pada Minggu 7 Mei 2023, periode pengamatan pukul 00:00-24:00 WITA.

KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok, Syawaludin melaporkan, terjadi 22 kali letusan dengan tinggi dengan tinggi 400-500 m dan warna asap putih dan kelabu.

Letusan disertai gemuruh dan dentuman lemah, sedang hingga kuat. Teramati lontaran lava pijar setinggi lk 500mdpck condong ke arah barat.

BACA JUGA:
Gunung Berapi Shiveluch Rusia Erupsi Muntahkan Abu Vulkanis, Picu Gempa Bumi M 5,8&amp;nbsp;

Visual, gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 100-500 m di atas puncak kawah, dan guguran terpantau masih dalam area kawah.

Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi.

BACA JUGA:
PVMBG: Aktivitas Karangetang Cenderung Tenang tapi Masih Fase Erupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
</content:encoded></item></channel></rss>
