<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Bantah Bus Masuk Sungai di Tegal karena Tuas Rem Ditarik Bocah</title><description>Polisi pun menampik bahwa bus terperosok ke jurang lantaran ada anak yang menarik tuas rem tangan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/512/2810158/polisi-bantah-bus-masuk-sungai-di-tegal-karena-tuas-rem-ditarik-bocah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/08/512/2810158/polisi-bantah-bus-masuk-sungai-di-tegal-karena-tuas-rem-ditarik-bocah"/><item><title>Polisi Bantah Bus Masuk Sungai di Tegal karena Tuas Rem Ditarik Bocah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/08/512/2810158/polisi-bantah-bus-masuk-sungai-di-tegal-karena-tuas-rem-ditarik-bocah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/08/512/2810158/polisi-bantah-bus-masuk-sungai-di-tegal-karena-tuas-rem-ditarik-bocah</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/512/2810158/polisi-bantah-bus-masuk-sungai-di-tegal-karena-tuas-rem-ditarik-bocah-YAiz2EKqQ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus wisata masuk sungai/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/512/2810158/polisi-bantah-bus-masuk-sungai-di-tegal-karena-tuas-rem-ditarik-bocah-YAiz2EKqQ1.jpg</image><title>Bus wisata masuk sungai/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkyNy81L3g4a3I3enM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TEGAL - Penyebab bus pengangkut peziarah asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjatuh ke jurang di kawasan wisata Guci Tegal, Jawa Tengah masih dalam penyelidikan. Polisi pun menampik bahwa bus terperosok ke jurang lantaran ada anak yang menarik tuas rem tangan.

&quot;Ya jadi ini masih tanda tanya sehingga kami masih selidiki penyebab kendaraan tersebut berjalan,&quot; ujar Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun, Senin, (8/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Diklarifikasi KPK, Bupati Bolaang Mongondow Utara Punya Harta Nyaris Rp4 Miliar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia menegaskan bahwa tidak benar kalau bisa tersebut mengalami kecelakaan karena rem tangan yang ditarik.

&quot;Jadi itu tidak benar karena berdasarkan keterangan para saksi yang saat itu ada didalam bis atau menjadi korban menerangkan bahwa tidak ada orang maupun anak yang memainkan daripada rem tangan tersebut,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KKB Teroris Pamer Foto Puluhan Senjata TNI, Jenderal Kopasus Ungkap Faktanya

Sebelumnya diberitakan saksi mata mengatakan bus Duta Wisata dari Tangerang tengah parkir dalam kondisi mesin menyala. Namun, pengemudi bus meninggalkan bus saat sedang memanaskan mesin.

Tiba-tiba bus terjun ke sungai yang berada tepat di bawah areal parkir hingga posisi akhir terguling di sungai. Diduga rem tangan bus tidak berfungsi sehingga bus meluncur ke sungai.

Kecelakaan tunggal ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Tegal.

Sekadar informasi, bus pariwisata yang mengangkut puluhan jamaah majelis taklim Kayu Gede, Pakujaya, Serpong, Tangerang Selatan, masuk ke sungai di daerah wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu, (7/5/2023).

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, dua warga Paku Jaya bernama Maja (58) dan Iben meninggal dunia. Sementara 35 lainnya mengalami luka-luka ada puluhan orang.



Saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan juga sopir bus.



&quot;Untuk sementara ini ada 1 supir, kenek dan beberapa saksi yang ada didalam,&quot; pungkas Kapolres.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkyNy81L3g4a3I3enM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TEGAL - Penyebab bus pengangkut peziarah asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjatuh ke jurang di kawasan wisata Guci Tegal, Jawa Tengah masih dalam penyelidikan. Polisi pun menampik bahwa bus terperosok ke jurang lantaran ada anak yang menarik tuas rem tangan.

&quot;Ya jadi ini masih tanda tanya sehingga kami masih selidiki penyebab kendaraan tersebut berjalan,&quot; ujar Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun, Senin, (8/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Diklarifikasi KPK, Bupati Bolaang Mongondow Utara Punya Harta Nyaris Rp4 Miliar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia menegaskan bahwa tidak benar kalau bisa tersebut mengalami kecelakaan karena rem tangan yang ditarik.

&quot;Jadi itu tidak benar karena berdasarkan keterangan para saksi yang saat itu ada didalam bis atau menjadi korban menerangkan bahwa tidak ada orang maupun anak yang memainkan daripada rem tangan tersebut,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KKB Teroris Pamer Foto Puluhan Senjata TNI, Jenderal Kopasus Ungkap Faktanya

Sebelumnya diberitakan saksi mata mengatakan bus Duta Wisata dari Tangerang tengah parkir dalam kondisi mesin menyala. Namun, pengemudi bus meninggalkan bus saat sedang memanaskan mesin.

Tiba-tiba bus terjun ke sungai yang berada tepat di bawah areal parkir hingga posisi akhir terguling di sungai. Diduga rem tangan bus tidak berfungsi sehingga bus meluncur ke sungai.

Kecelakaan tunggal ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Tegal.

Sekadar informasi, bus pariwisata yang mengangkut puluhan jamaah majelis taklim Kayu Gede, Pakujaya, Serpong, Tangerang Selatan, masuk ke sungai di daerah wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu, (7/5/2023).

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, dua warga Paku Jaya bernama Maja (58) dan Iben meninggal dunia. Sementara 35 lainnya mengalami luka-luka ada puluhan orang.



Saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan juga sopir bus.



&quot;Untuk sementara ini ada 1 supir, kenek dan beberapa saksi yang ada didalam,&quot; pungkas Kapolres.</content:encoded></item></channel></rss>
