<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Pimpin 5 Pertemuan Puncak KTT ASEAN Besok</title><description>Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811106/presiden-jokowi-pimpin-5-pertemuan-puncak-ktt-asean-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811106/presiden-jokowi-pimpin-5-pertemuan-puncak-ktt-asean-besok"/><item><title>Presiden Jokowi Pimpin 5 Pertemuan Puncak KTT ASEAN Besok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811106/presiden-jokowi-pimpin-5-pertemuan-puncak-ktt-asean-besok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811106/presiden-jokowi-pimpin-5-pertemuan-puncak-ktt-asean-besok</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/337/2811106/presiden-jokowi-pimpin-5-pertemuan-puncak-ktt-asean-besok-IqCspSNA3N.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/337/2811106/presiden-jokowi-pimpin-5-pertemuan-puncak-ktt-asean-besok-IqCspSNA3N.jpeg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOS8xMC8xNjU5ODgvNS94OGtzaHI2&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin seluruh pertemuan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN yang digelar di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (10/5/2023) besok.&amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya di Hotel Meruorah.

&amp;ldquo;Besok akan ada lima pertemuan yang semuanya akan dipimpin oleh Bapak Presiden, yaitu pertemuan KTT dalam format pleno dan kemudian ada empat pertemuan interface masing-masing dengan parlemen, dengan youth, dengan ABAC (ASEAN Business Advisory Council) yaitu dengan bisnis, juga dengan high level task force,&amp;rdquo; ujar Retno, Selasa (9/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KTT Asean, RI-Vietnam Targetkan Perdagangan Rp221 Triliun hingga 2028

Sementara pada tanggal 11 Mei 2023, Menlu mengatakan, akan ada tiga pertemuan dalam bentuk retreat dan pertemuan subregional. Menurut Retno, dua dari tiga pertemuan tersebut akan dipimpin oleh Presiden Jokowi, yakni Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

&amp;ldquo;Besoknya pada tanggal 11 Mei akan ada tiga pertemuan kembali yaitu pertemuan KTT dalam bentuk retreat dan dua pertemuan subregional yaitu IMT-GT dan BIMP-EAGA,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sambut KTT ASEAN, Pemprov DKI Kebut Perbaiki 14 Ruas Jalan

Lebih lanjut, Menlu menjelaskan bahwa para Menteri Luar Negeri negara ASEAN telah melakukan pertemuan untuk merampungkan sejumlah dokumen yang akan dibahas pada pertemuan besok. Selain itu, sejumlah isu yang sedang terjadi di kawasan ASEAN turut menjadi pembahasan para Menlu.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Para Menteri Luar Negeri banyak sekali membahas mengenai upaya untuk memerangi trafficking in persons terutama kejahatan di bidang online scamming. Para Menteri Luar Negeri juga banyak sekali membahas isu mengenai masalah Myanmar, termasuk isu serangan yang baru-baru ini terjadi pada saat AHA Centre dan tim monitoring ASEAN hendak menyampaikan bantuan kemanusiaan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOS8xMC8xNjU5ODgvNS94OGtzaHI2&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin seluruh pertemuan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN yang digelar di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (10/5/2023) besok.&amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya di Hotel Meruorah.

&amp;ldquo;Besok akan ada lima pertemuan yang semuanya akan dipimpin oleh Bapak Presiden, yaitu pertemuan KTT dalam format pleno dan kemudian ada empat pertemuan interface masing-masing dengan parlemen, dengan youth, dengan ABAC (ASEAN Business Advisory Council) yaitu dengan bisnis, juga dengan high level task force,&amp;rdquo; ujar Retno, Selasa (9/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KTT Asean, RI-Vietnam Targetkan Perdagangan Rp221 Triliun hingga 2028

Sementara pada tanggal 11 Mei 2023, Menlu mengatakan, akan ada tiga pertemuan dalam bentuk retreat dan pertemuan subregional. Menurut Retno, dua dari tiga pertemuan tersebut akan dipimpin oleh Presiden Jokowi, yakni Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

&amp;ldquo;Besoknya pada tanggal 11 Mei akan ada tiga pertemuan kembali yaitu pertemuan KTT dalam bentuk retreat dan dua pertemuan subregional yaitu IMT-GT dan BIMP-EAGA,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sambut KTT ASEAN, Pemprov DKI Kebut Perbaiki 14 Ruas Jalan

Lebih lanjut, Menlu menjelaskan bahwa para Menteri Luar Negeri negara ASEAN telah melakukan pertemuan untuk merampungkan sejumlah dokumen yang akan dibahas pada pertemuan besok. Selain itu, sejumlah isu yang sedang terjadi di kawasan ASEAN turut menjadi pembahasan para Menlu.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Para Menteri Luar Negeri banyak sekali membahas mengenai upaya untuk memerangi trafficking in persons terutama kejahatan di bidang online scamming. Para Menteri Luar Negeri juga banyak sekali membahas isu mengenai masalah Myanmar, termasuk isu serangan yang baru-baru ini terjadi pada saat AHA Centre dan tim monitoring ASEAN hendak menyampaikan bantuan kemanusiaan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
